3 Hal Penting Sebelum Mengajukan KTA

Sebelum mengajukan KTA, ada 3 hal penting yang wajib dipenuhi oleh calon nasabah agar proses ke depannya lancar. Apa sajakah? Berikut adalah pemaparannya.

Persyaratan KTA

Kredit tanpa agunan atau KTA menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang sedang membutuhkan pinjaman dana tunai. Pinjaman tanpa agunan ini bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti renovasi rumah, biaya pendidikan, pengobatan, modal usaha, dan lain sebagainya.

Proses pengajuan KTA pun tergolong mudah dan cepat. Rata-rata bank memproses aplikasi pengajuan KTA dalam kurun waktu 1-14 hari kerja. Pencairan dana KTA bisa diberikan secara tunai ataupun transfer rekening dari pihak bank kepada pemohon kredit yang disetujui.

Keistimewaan dari KTA adalah tidak adanya syarat jaminan dalam proses pengajuannya. Hal ini tentu memberi kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan finansial.

Selain itu, bank memberikan syarat minimum gaji bagi calon nasabah KTA. Meski tiap bank berbeda-beda, namun ada baiknya jika Anda memiliki penghasilan minimum Rp 5 juta.

Apabila Anda memenuhi persyaratan dari kriteria yang telah ditentukan oleh pihak bank, maka KTA akan cepat dicairkan.

Inilah 3 Hal Penting Sebelum Mengajukan KTA

Dalam proses pengajuan KTA, pihak bank akan melakukan tahap-tahap verifikasi data dari para pemohon KTA sebelum dana berhasil dicairkan.

Nah sebelum mengajukan KTA, ada baiknya Anda mengetahui 3 hal penting yang harus dipenuhi agar proses pengajuannya berjalan lancar. Apa sajakah?

Memiliki Kartu Kredit

keuntungan punya banyak credit card

Hal pertama adalah calon debitur harus memiliki kartu kredit dengan status kepemilikan minimum satu tahun. Ini merupakan syarat mutlak dalam pengajuan KTA.

Pastikan pula bahwa pemakaian kartu kredit Anda dalam status lancar, tidak overlimit, dan tidak telat bayar (tidak melebihi jatuh tempo). Semakin disiplin dalam pembayaran tagihan kartu kredit, maka akan semakin baik.

Namun, jika memiliki catatan kredit buruk dan tunggakan pinjaman, kemungkinan bank akan menetapkan Anda sebagai nasabah yang berisiko buruk. Tentu ini akan sangat mempengaruhi pengajuan KTA. Kondisi terburuknya adalah pengajuan KTA Anda tidak disetujui.

Sebab, seluruh riwayat kredit Anda akan masuk dalam IDI historis.

IDI historis mencakup informasi mengenai seluruh riwayat kredit pemohon, mulai dari pinjaman dan pembiayaan dengan kondisi lancar maupun bermasalah hingga menampilkan informasi historis pembayaran yang dilakukan dalam kurun waktu 24 bulan terakhir.

Jadi, selain harus memiliki kartu kredit, cobalah untuk mengecek IDI historis Anda terlebih dahulu sebelum mengajukan pinjaman KTA.

Status Karyawan Tetap

business deal

Hal penting selanjutnya adalah berstatus karyawan tetap. Sebab, kebanyakan bank mensyaratkan status pekerjaan calon nasabah adalah karyawan tetap minimal selama 1 tahun di sebuah perusahaan.

Status karyawan berkaitan dengan kemampuan calon nasabah dalam membayar cicilan KTA.

Dengan berstatus karyawan tetap dan memiliki gaji rutin, bank akan lebih percaya memberikan pinjaman. Karena Anda dinilai lebih mampu membayar cicilan karena memiliki pendapatan tetap. Namun jika Anda seorang wiraswasta, bukan berarti tidak bisa mengajukan KTA.

Untuk calon nasabah berstatus wiraswasta, bank akan meminta dokumen seperti TDP (Tanda Daftar Perusahaan), SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), dan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) untuk mengecek catatan pendapatan dan masa kerja.

Dari dokumen-dokumen tersebut, seorang wiraswasta dapat diketahui tentang pendapatan dan masa kerjanya. Sebagai catatan, calon nasabah berstatus karyawan tetap juga harus melampirkan dokumen NPWP saat mengajukan KTA.

Selain itu, bank juga mensyaratkan usia pemohon KTA minimum 21 tahun dan maksimum 65 tahun.

Data Aplikasi Sesuai dan Valid

Pengajuan KTA Cepat Cair

Jika sudah memenuhi hal-hal di atas, maka ketika mengisi formulir aplikasi pengajuan KTA, pastikan data yang Anda tulis adalah sesuai dan valid. Nomor telepon, alamat rumah, hingga catatan rekening, harus diisi sebenar-sebenarnya dan tidak berbohong.

Sebab, jika ada salah satu data tidak sesuai ketika diverifikasi oleh pihak bank, maka pengajuan KTA Anda kemungkinan akan ditolak.

Misalnya nomor telepon. Pastikanlah Anda memberikan nomor telepon fixed line dan dalam keadaan selalu aktif. Jangan sampai melewatkan telepon dari pihak bank.

Bila bank sulit menghubungi nomor yang disertakan dalam formulir aplikasi, kemungkinan besar bank akan menolak pengajuan KTA Anda.

Itulah 3 hal penting yang harus dipenuhi sebelum dan saat mengajukan KTA. Dengan memenuhi hal-hal tersebut, maka proses pengajuan KTA pun menjadi lebih lancar.

Baca juga: 10 Pilihan KTA Cepat Cair

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama