Sekarang, Freelance Tanpa Hambatan Membeli Rumah

Membeli rumah bagi seorang pekerja freelance memang tidak semudah para pekerja kantoran. Persyaratanyalebih sulit, namun sekarang pemerintah memberikan bantuan melalui Tapera.

Memiliki sebuah rumah memang bukan hal yang mudah bagi warga kota besar seperti di Jabodetabek, terlebih lagi bagi seorang pekerja freelance. Lantaran harga rumah yang mahal kebanyakan pembelian dilakukan secara kredit dengan melengkapi persyaratan yang rumit.

Namun dengan KPR pun kadang syarat yang diajukan bank menyulitkan bagi mereka para pekerja tidak tetap alias freelancer. Para pekerja lepas ini pun sering menjadi tidak percaya diri saat ingin mengajukan kredit rumah.

Bantuan Perumahan Khusus Freelance

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini tengah menyiapkan skema Bantuan Pembiayaan Berdasarkan Tabungan untuk pekerja freelance.

Skema bantuan pembiayaan dilakukan berdasarkan tabungan, para pekerja freelance diharuskan untuk menabung terlebih dahulu selama 6 sampai 12 bulan. Sesudah menabung dengan jangka waktu yang ditetapkan, para pekerja freelance berhak mendapatkan bantuan pembiayaan untuk perumahan.

Bantuan yang akan diberikan oleh pemerintah adalah sebesar 20 persen berupa uang muka untuk perumahan dan sisanya dibayar oleh pekerja informal dengan suku bunga komersil.

Solusi Atas Berbelitnya Syarat Perbankan

Program bantuan perumahan ini atau Tapera untuk pekerja freelance, pelaku usaha kecil, hingga tukang bakso sekalipun akan mudah mengakses pengajuan pembiayaan tersebut. Bagi pekerja freelance dan ataupun seseorang yang tidak memiliki perkejaan tetap berbelitnya kredit rumah sering menjadi kendala.

Mereka tidak hanya menghadapi keterjangkauan harga rumah, juga menghadapi masalah aksesibilitas pembiayaan melalui perbankan. Perbankan sendiri sangat ketat dalam menyeleksi, mulai dari penghasilan sampai slip gaji.

Sehingga melalui program Tapera ini akan memberikan kemudahan pengajuan kredit perumahan ke perbankan, solusi untuk berbelitnya persyaratan kredit rumah. Anda tak lagi mimpi memiliki rumah walau pekerjaan tidak tetap.

Mensiasati Pembelian Rumah bagi Freelance

Selain program bantuan perumahan dari pemerintah ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyiasati keterbatasan bagi pekerja freelance dalam memiliki rumah. Berikut ini 5 tips yang bisa dilakukan pekerja lepas agar membisa beli rumah:

1. Menabung 30% dari Pendapatan

Apabila diasumsikan Anda berpenghasilan Rp 4 hingga Rp 5 juta per bulan, setidaknya uang yang harus ditabung mencapai 30% dari pendapatan minimal per bulan. Sehingga, dalam waktu dua tahun kamu akan memiliki tabungan sebesar Rp 36 juta.

Uang Rp 36 juta tersebut akan digunakan untuk pembayaran uang muka alias DP rumah seharga Rp 150 jutaan. Apalagi saat ini uang muka rumah turun, kebijakan pemerintah berubah dari awalnya 30% menjadi 15%, sehingga Rp36 juta sudah cukup bahkan lebih.

Anda bisa mencari dan melakukan riset di sejumlah situs jual beli rumah untuk memperoleh rumah dengan harga Rp150 juta. Sejumlah developer rumah tipe sangat sederhana di kawasan Depok, Jawa Barat, masih bisa diperoleh dengan harga Rp 150 jutaan.

2. Menyisihkan Uang

Ketika membeli rumah banyak biaya lain yang harus disiapkan seperti biaya notaris, balik nama kepemilikan rumah dan biaya administrasi lainnya, maka pintar-pintar lah untuk menabung dari sisa penghasilan.

Setidaknya alokasikan 10% penghasilan bulanan untuk biaya lain-lain. Dengan cara ini, dalam kurun waktu dua tahun kamu akan memiliki uang Rp 12 juta yang bisa digunakan untuk membayar biaya-biaya tersebut.

3. Alternatif Selain KPR Bank

Selain KPR Bank Anda bisa membeli rumah dengan kredit langsung ke pihak developer atau biasa disebut sistem kredit in house dimana pembeli langsung berutang kepada developer. Bottom of Form

Di sini developer akan berperan persis seperti bank. Namun, biasanya jangka waktu kredit yang ditawarkan tidak terlalu panjang. Berikan penjelasan dan skema pembayaran yang logis agar mereka percaya Anda akan melunasi pinjaman tersebut.

4. Manfaatkan Promo Kredit

Terkadang sejumlah bank melakukan promosi kredit dengan memberikan tenor atau jangka waktu kredit hingga 15 tahun. Pastikan angsuran rumahnya murah agar bisa sesuai dengan pendapatan yang kamu peroleh setiap bulan. Kesesuaian ini penting agar bank dapat menyetujui permohonan KPR yang kamu ajukan.

Temukan Produk KPR Terbaik

Untuk mempermudah Anda mencari produk KPR pilihan dari bank, situs pembanding memudahkan Anda untuk menemukan produk yang tepat. Temukan produk KPR terbaik dengan penawaran yang menguntungkan melalui KreditGoGo. 

Kunjungi juga KreditGoGo untuk mencari informasi perbandingan produk keuangan lainnya dan raih keuntungan lebih banyak apabila pengajuan Anda disetujui. Sejumlah bonus menarik tersedia untuk Anda!

Baca juga:
Berita baik! DP Turun, Waktunya Beli Rumah Impian Anda
Renovasi Rumah Tapi Tak Punya Dana, Inilah Solusinya

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama