Rumah Pertama: Sewa atau Beli? (2)

Bagi mereka dengan keterbatasan dana, menyewa rumah sepertinya menjadi pilihan yang lebih murah dibandingkan dengan membeli. Tapi, apa benar seperti itu?

Saat memutuskan untuk keluar dari rumah orang tua, Anda akan dihadapkan pada dua pilihan: sewa atau beli rumah. Setiap pilihan memiliki untung dan ruginya masing-masing.

Kami telah jabarkan pada artikel sebelumnya pro dan kontra membeli rumah sendiri .Bagaimana jika pilihannya adalah menyewa rumah saja?

Apa pro dan kontranya? Berikut ini ulasan kami!

Pro 1 - Lebih Fleksibel

Bayangkan jika harus tinggal di daerah rawan banjir atau lingkungan perumahan yang rawan maling. Seperti mimpi buruk, bukan?

Jika rumah tinggal sekarang merupakan properti milik pribadi, maka hanya sedikit hal yang bisa dilakukan. Pindah bukan opsi terbaik karena akan menambah masalah dan biaya.

Jika rumah tersebut adalah rumah sewa, maka Anda akan lebih memiliki fleksibilitas dan kebebasan untuk pindah. Tunggu periode kontrak berakhir dan cari lokasi yang lebih baik.

Pro 2 - Biaya Operasional Lebih Rendah

Saat memiliki rumah sendiri, bukan hanya cicilan KPR yang harus dibayar secara rutin, tapi juga pajak dan dana pemeliharaan.

Biaya sewa rumah memang terasa lebih besar karena dihitung tahunan. Untuk membandingkan, coba kalikan cicilan KPR bulanan dengan 12. Jumlah uang untuk kontrak ternyata akan jauh lebih sedikit dibandingkan dengan membeli.

Aturan praktisnya, jika Anda membayar 35% lebih sedikit untuk sewa rumah dibandingkan dengan beli rumah (termasuk hipotek bulanan, pajak properti, dan biaya perawatan), akan lebih cerdas untuk menyewa rumah saja.

Pro 3 - Pilihan Rumah untuk Disewa Lebih Variatif

Dengan jumlah dana yang sama untuk membeli rumah di pinggir kota atau di lingkungan biasa, Anda sudah bisa menyewa rumah yang lebih bagus di tengah kota.

Pembayaran sewa bulanan di tengah kota sering kali lebih murah daripada melakukan cicilan pinjaman di perumahan di pinggir kota (tergantung pada besar pinjaman dan tingkat suku bunga yang berlaku).

Lalu, apa saja kontra dari menyewa rumah?

Kontra 1 - Pemilik Rumah Tidak Ramah

Beberapa pemilik rumah dapat diibaratkan seperti tuan tanah yang jahat. Ada batasan-batasan yang kadang tidak masuk akal, seperti tidak boleh memelihara hewan, tidak boleh merubah bentuk bangunan, atau tidak boleh mengecat tanpa izin.

Kontra 2 - Tidak Ada Nilai Investasi

Dalam jangka panjang, semua pembayaran yang dilakukan pada sewa rumah tidak akan menghasilkan kepemilikan rumah itu. Sebaliknya, Anda akan membantu orang lain melunasi pinjaman mereka.

Kontra # 3 - Tidak Ada Jaminan

Penyewa bergantung pada keputusan pemilik untuk memperbaharui kontrak sewa setelah masanya berakhir. Pemilik berhak untuk menolak perpanjangan sewa rumah atau memberlakukan kenaikan harga saat ingin melanjutkan kontrak.

Mana Pilihan Terbaik?

Semua tergantung pada prioritas dan situasi keuangan saat ini.

1. Sewa rumah saja sudah cukup jika Anda adalah seseorang yang memiliki mobilitas tinggi, tidak bersedia atau belum memenuhi kualifikasi untuk mengambil pinjaman besar, dan sudah memiliki aset seperti rumah keluarga.

2. Sebaiknya Anda membeli rumah jika penghasilan sudah stabil, ingin mulai berinvestasi, dan ingin memiliki stabilitas. Oh ya, jangan lupa sediakan anggaran untuk pemeliharaan properti tersebut.

Nah, setelah mengetahui pro dan kontra masing-masing pilihan, sudah siapkah Anda mengambil keputusan?

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama