Rumah Pengantin Baru Kisaran Rp 100 Juta di Jabodetabek

Pasangan pengantin baru yang tak ingin tinggal di rumah mertua, wajib mengenali kendala yang sering dialami para pembeli pemula. Agar terwujud yuk baca dahulu artikel ini.

Kalau ditanya Siapa sih yang tak ingin punya rumah? Pastinya semua orang menjawab ingin, apalagi bagi sebagain pasangan baru yang beru saja menikah. Momen indah dalah hidup sudah diwujudkan namun akan lebih lengkap bila rumah impian sudah ada di depan mata.

Namun faktanya harga rumah tidaklah murah. Bahkan bagi banyak orang, membeli rumah ibarat mimpi yang tidak pernah terjangkau akibat uang yang dimiliki tidak pernah mampu mengejar laju harga rumah. Alhasil Anda setia tinggal di ‘perumahan mertua sejati’.

Pasangan pengantin baru jangan patah semangat, terutama bagi Anda sebagai seorang calon pembeli pemula. Agar impian membeli rumah idaman tercapai, ketahuilah hambatan-hambatan yang mungkin bisa jadi batu sandungan untuk memiliki rumah pertama Anda.

1. Kepercayaan Bank

Membeli rumah melalui fasilitas KPR dari bank memang membutuhkan proses dalam hal pengajuan. Poin penting yang harus Anda miliki adalah adanya kepercayaan bank terhadap kemampuan finansial Anda. Dan bank tentunya tidak sembarang menyetujui pengajuan KPR, terutama bagi Anda yang baru saja bekerja.

Anda juga harus pintar memilih produk KPR yang tepat, manakah yang memberikan keuntungan lebih misalnya bunga yang rendah, cicilan tetap, tenor yang panjang dan lain sebagainya. Untuk mendapatkan informasi jelas mengenaik produk KPR Anda bisa mengunjungi KreditGoGo.

Ada banyak pilihan produk KPR dari bank-bank terbaik di Indonesia, pilih dan temukan yang sesuai keinginan, lalu daftar secara online sekarang.

2. Gaji Terbatas

Pembeli pemula biasanya adalah fresh graduate yang baru bekerja sehingga kemampuan finansialnya belum terlalu kuat. Secara angsuran mereka mungkin mampu membayar, tapi untuk uang muka, bisa jadi belum sanggup.

Namun Anda juga jangan patah semangat karena penghasilan yang belum mencukupi. Cara lainnya adalah dengan memilih tipe rumah yang masih terjangkau dengan budget Anda. Saat ini banyak rumah - rumah yang menawrkan harag murah contohnya seperti rumah bersubsidi.

3. Perilaku Konsumtif

Poin ini mungkin terkesan sepele, tapi sikap konsumtif acapkali menjadi batu sandungan bagi banyak orang untuk membeli rumah. Alih-alih menabung untuk uang muka, yang ada malah terjerat utang kartu kredit akibat pola hidup yang kelewat konsumtif.

Untungnya kini pemerintah mengeluarkan kebijakan uang muka sepuluh persen sehingga tidak terlalu memberatkan dibanding regulasi sebelumnya. Jadi dana untuk uang muka mungkin bisa Anda pinjam dari kerabat atau orangtua.

Sebagai contoh Perumahan Baru Coco Garden Residence bisa jadi pilihan karena tengah promo DP Rp5 jutaan, free biaya-biaya, dengan angsuran mulai dari Rp1jutaan.

Anda juga bisa mengajukan pinjaman untuk uang muka ataupun membeli rumah secara tunai lewat bank. Namun, perhatikan komposisi total utang Anda tidak boleh lebih dari 30 persen dari total penghasilan tetap.

Langkah terbaik untuk mendapatkan uang muka adalah dengan menyisihkan sebagian dari penghasilan Anda secara berkala. Investasikan 10 persen rutin dari gaji Anda ke rekening tabungan yang terpisah dengan rekening yang biasanya Anda gunakan.

Ataupun bisa juga dengan membeli emas atau mendepositokan uang Anda. Ini jelas lebih baik ketimbang menghambur-hamburkan uang untuk membeli setiap ada gadget keluaran terbaru atau sekedar memuaskan gaya hidup.

Daftar Harga Rumah Kisaran Rp100 juta

Di tengah melangitnya harga-harga rumah ternyata masih ada perumahan di wilayah barat dan timur Jakarta. Selain dekat dengan Jakarta, juga mudah diakses dengan berbagai moda seperti commuter line atau bus Trans Jakarta. Berikut ini daftar perumahannya.

1. Bekasi

Buana Indah Garden

Satu unit rumah di Buana Indah Garden dengan tipe 36/60 dibandrol Rp133 juta. Dengan harga sebesar ini, konsumen bisa mengangsurnya sekitar Rp800.000 per bulan selama 20 tahun.

Buana Indah Garden hanya berjarak satu kilometer dari realisasi pembangunan pintu tol keluar Cikarang-Tanjung Priok dan 20 menit dari Stasiun Kereta Api Bekasi.

Grand Vista Cikarang

Grand Vista Cikarang diklaim sebagai perumahan subsidi paling murah se-Kabupaten Bekasi. Perumahan ini ditawarkan dengan harga Rp133,5 juta untuk tipe terkecil 29/60 dengan spesifikasi dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

Harga tersebut, sudah termasuk biaya sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB). Cicilan yang harus dibayar konsumen hanya sekitar Rp800.000 per bulan.Fasilitas yang melengkapi perumahan ini adalah sekolah, pasar, area pertokoan, sarana olahraga, dan sarana ibadah.

2. Tangerang

Ayana Village

Perumahan yang berlokasi di Tigaraksa, Tangerang ini hadir dengan konsep minimalis modern dan dibandrol mulai dari harga Rp130 juta untuk tipe 22/60 dengan spesifikasi satu kamar tidur dan satu kamar mandi.

Metode pembayaran yang ditawarkan mulai dari tunai keras hingga kredit pemilikan rumah (KPR) dengan masa angsuran hingga 15 tahun. Ayana Village ini adalah dekat dengan sarana transportasi umum, seperti Stasiun Kereta Api Tigaraksa yang hanya berjarak 100 meter.

Green Palme Residence

Green Palme Residence diklaim sebagai rumah subsidi sekelas real estat. Harganya dibanderol mulai Rp133 juta untuk rumah dengan luas bangunan 30 meter persegi dan dimensi tanah 60 meter persegi serta bisa dicicil hingga 20 tahun.

Uang muka mulai dari Rp15,5 juta pun bisa dicicil, sementara untuk angsuran per bulannya ditetapkan mulai dari Rp850.000 per bulan dengan bunga flat hingga lunas. Lokasinya berada di pusat Kota Tigaraksa dan berjarak 1,8 kilometer dari Stasiun Kereta Api Tigaraksa.

Baca juga:
Beli Rumah dengan KPR? Ini Rumus Lancar Bayar Cicilannya
Ini Lokasi Rumah Incaran untuk Pasangan Muda

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama