Mau Rumah Gratis? Ikuti Kompetisi Ini

Mau dapat rumah gratis? ayo ikuti kompetisi rumah sempit di Jakarta Property Week 2016. Dapatkan juga hunian-hunian dari 120 pengembang dengan harga menarik.

Dapat rumah gratis! Ini penawaran yang sangat menggiurkan. Jika Anda berminat ikut aja kompetisi Rumah Sempit dalam rangkaian Jakarta Property Week (JPW) 2016. Berbeda dengan pameran-pameran properti lainnya, Jakarta Property Week diramaikan dengan berbagai acara dan kompetisi.

Berbegai kompetisi ini menawarkan hadiah yang menarik, yang paling besar adalah hadiah rumah gratis. Apa saja acara dan kompetisi yang bisa diikuti oleh para pengunjung berikutnya daftarnya:

1. Kompetisi Rumah Sempit

Kompetisi ini akan berlangsung selama tiga hari. Nanti akan ada 20 peserta yang dimasukan ke dalam rumah buatan dengan ukuran sempit. Mereka harus bisa bertahan dengan berbagai tantangan selama tiga hari dua malam.

Tantangan yang disiapkan pun bermacam-macam, mulai dari suhu dingin, atap bocor, siraman air, panas terik, dan lain-lain. Kompetisi Rumah Sempit diadakan sebagai salah satu dorongan menarik masyarakat Indonesia untuk mulai memikirkan memiliki hunian pribadi.

Sebelum mengikuti kompetisi ini para peserta akan dicek terlebih dahulu kesehatan dan fisiknya oleh dokter yang disediakan pihak rumah123.com, jika sesuai dengan ketentuan maka peserta bisa mengikuti kompetisi ini.

Dan siapa yang bisa bertahan melewati tantangannya bisa langsung memiliki sebuah hunian rumah seharga Rp300 juta siap huni. Kapan lagi Anda bisa punya rumah tanpa harus membelinya, cukup dengan modal dengkul.

Jika Anda tertarik untuk dapat rumah gratis silahkan daftar langsung di situs Rumah123, pendaftarannya sudah dimulai dari sekarang.

2. Test Live

Acara ini serupa dengan test drive untuk menguji perform kendaraan. Test live dilaksanakan untuk masyarakat yang ingin membeli rumah. Uji kendaraan memiliki potensi perilaku pembelian sebesar 80-90 persen terhadap kendaraan yang diujicobakan.

Karena itu, dalam event Jakarta Property Week diharapkan hal yang sama terjadi dengan uji tinggal terhadap rumah yang diujicobakan. Jadi dalam test live, pembeli akan mencoba tinggal di rumah yang ingin diuji coba, masyarakat jadi tahu rumah yang mau mereka beli seperti apa dan lingkungannya bagaimana.

Selain itu, Jakarta Property Week 2016 juga akan menghadirkan lelang rumah bekerja sama dengan bank dan para pengembang. Nanti lelang rumah ini berasal dari bank yang kreditnya macet dan sisa proyek dari pengembang tapi dengan harga yang sudah didiskon.

Solusi Membeli Rumah Lebih Mudah

Sebagai kebutuhan primer, hunian tidaklah mudah terpenuhi seperti dua kebutuhan lainnya, yakni sandang dan pangan. Pasalnya, harga properti seringkali melambung tinggi setiap tahunnya. Industri property pun tidak bergairah karena perihal tersebut.

Namun saat ini pemerintah sudah mulai memberikan perhatian dengan menurunkan uang muka rumah untuk pengajuan KPR. Malah rencananya akan diusulkan uang muka 0% untuk rumah di bawah harga Rp 500 juta. Sebenarnya ada tidak solusi mudah untuk masyarakat yang ingin membeli rumah?

Sebenarnya sejalan dengan kebijakan pemerintah, salah satu yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat adalah dengan mengajukan KPR rumah ke bank-bank terkenal di Indonesia. KPR menjadi solusi memiliki rumah dengan mudah walaupun harga properti melonjak.

Tetapi Anda juga tidak perlu takut, saat ini harga properti sedang mengalami stagnasi, Anda malah bisa mendapat harga rumah lebih murah. Agar bisa mendapatkan referensi produk KPR terbaik kunjungilah KreditGoGo untuk menemukan produk yang paling cocok dengan kebutuhan Anda.

Selain produk KPR bank tebaik, untuk mendapatkan dana tambahan untuk renovasi rumah Anda bisa mengandalkan produk pinjaman pribadi. Dapatkan juga untung lebih banyak apabila pengajuan Anda disetujui, hadiah voucher belanja ada di depan mata. Ajukan sekarang dan raih untung lebih banyak!

Baca juga: 
Tawaran 5 Perumahan Syariah Murah di Jabodetabek, Ini Daftarnya
Cari Rumah Murah Rp200jutaan? Jajaki Tawaran di Sekitar Jakarta

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama