Mana yang Lebih Baik: Beli Rumah atau Apartemen?

Pertanyaan diatas sering muncul saat akan membeli tempat tinggal. Kita dihadapkan pada pertanyaan manakah yang lebih baik? Mari kita lihat perbandingannya.

ilustrasi property

Membeli tempat tinggal merupakan target hidup yang ingin dicapai bagi setiap orang. Ketika akan membeli tempat tinggal Anda akan dihadapkan pada berbagai macam pilihan diantara membeli rumah atau apartemen? Atau juga lebih baik sewa atau membeli? 

Pertanyaan-pertanyaan tersebut kerap kali muncul, dan sebagian orang masih terjebak pada pilihan-pilihan tersebut. Bagi masyarakat yang tinggal di Ibukota jarak dan lokasi menjadi pertimbangan untuk memilih tempat tinggal. Tetapi mungkin selain jarak ada banyak pertimbangan lainnya yang harus dipikirkan. 

Sebab tempat tinggal merupakan investasi jangka panjang yang tidak bisa ditentukan sembarangan. Maka dari itu sebelum Anda membeli hunian untuk tempat tinggal maupun investasi sebaiknya pertimbangkan dahulu hunian mana yang paling cocok. 

Jika Anda tidak cermat dalam menentukan mana yang ingin Anda beli, maka akan berujung pada kerugian. Misalnya seperti ketika Anda memilih membeli rumah tanpa melihat terlebih dahulu situasi dan kondisi lokasi, bisa jadi Anda menyesal ternyata rumah yang sudah ditempati berada dikawasan rawan banjir.

Kalau sudah begitu yang terjadi tentunya Anda akan rugi baik itu untuk dijadikan tempat tinggal maupun investasi. Nah, saat Anda memiliki dana, kemudian dihadapkan pada persoalan mana yang lebih baik antara membeli rumah atau apartemen, sebaiknya Anda cermati perbandingan berikut ini:

Alasan Mengapa Membeli Rumah

Investasi rumah

Rumah merupakan tempat tinggal paling umum di Indonesia. Berbeda dengan Negara lain rumah merupakan properti paling mahal jika dibandingkan dengan apartemen. Di Indonesia apartemen memiliki nilai prestis dan biasanya dimiliki orang-orang kaya.

Selain itu sebagian besar orang menganggap rumah merupakan tempat seharusnya keluarga tinggal dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Rumah juga dianggap lebih aman jika dibandingkan dengan bangunan apartemen yang bertingkat-tingkat.

Keuntungan dan Kerugian Memiliki Rumah

Risiko investasi rumah

1. Lahan. Jika Anda membeli rumah Anda memiliki lahan yang bisa dimanfaatkan untuk dijadikan spot-spot baru. Misalnya saja dibuat menjadi taman pekarangan, ruang bermain anak, dan lain sebagainya. Selain itu rumah tersebut bisa diubah bentuk sesuai dengan keinginan Anda.

2. Mudah dijual kembali. Sebagai investasi rumah jauh lebih mudah untuk dijual kembali jika dibandingkan dengan apartemen. Selain mudah untuk dijual kembali, sertifikat rumah juga bisa digadaikan saat Anda memiliki kebutuhan yang mendesak.

3. Legalitas serta dokumen lebih terjamin. Legalitas kepemilikan rumah dan tanah biasanya berbentuk sertifikat yang legal. Orang yang membeli rumah akan mendapat SHM (Surat Hak Milik). SHM adalah surat kepemilikan yang terkuat karena tidak ada batas waktu, bisa diwariskan turun temurun dan hanya bisa dimiliki oleh Warga Negara Indonesia.

Kerugiannya jika membeli rumah adalah biaya pengeluaran ekstra untuk biaya perawatan bangunan, pajak tanah, pajak bangunan, biaya kebersihan, telepon, listrik dan lain sebagainya.

Alasan Mengapa Membeli Apartemen

Investasi apartemen

Alasan umum orang membeli apartemen adalah agar lebih dekat antara tempat tinggal dengan tempat beraktivitas seperti kantor. Apartemen pada umumnya dibangun di pusat kota yang dekat dengan fasilitas-fasilitas umum. Tidak jarang pula ada yang dibangun di kawasan superblok yang terdiri dari apartemen, pusat perbelanjaan, kantor dan lain-lain. Sehingga sangat mendukung untuk orang yang memiliki mobilitas tinggi.

Keuntungan dan Kerugian Memiliki Apartemen

Risiko investasi apartemen

Sama dengan rumah apartemen juga memiliki keuntungan dan kerugian, keuntungannya diantaranya adalah:

1. Lokasi, apartemen menjadi solusi hunian untuk orang dengan mobilitas tinggi. Lokasi apartemen biasanya berada dilokasi yang strategis yaitu di pusat-pusat kota sehingga dari segi akses akan jauh lebih cepat dan mudah.

2. Fasilitas, apartemen dibangun dengan banyak fasilitas dan lebih lengkap dibandingkan rumah. Fasilitas tersebut dibuat untuk memanjakan penghuni dan mereka dengan mudah mengaksesnya. Fasilitas standar yang biasanya diberikan oleh pengelola apartemen diantaranya seperti lapangan tenis, kolam renang, pusat kebugaran, tempat spa atau sauna dan lain sebagainya.

3. Praktis, Tinggal di apartemen tidak perlu pusing dengan masalah kebersihan dan pemeliharaan gedung karena hal tersebut menjadi tanggung jawab pihak pengelola. Anda hanya perlu membayar iuran rutin setiap bulannya.

Sedangkan kerugiannya adalah: lahannya sempit, berbeda dengan rumah, apartemen tidak didesain untuk memiliki halaman biasanya hanya cukup sebuah balkon saja. Selain itu Anda juga tidak bisa merenovasi bangunan tersebut karena renocasi adalah hak pengelola gedung.

Berbeda dengan rumah karena apartemen merupakan gedung bertingkat risiko kecelakaan sangat mudah terjadi seperti gempa atau kebakaran. Yang paling merugikan adalah legalitas bagunan, jika membeli apartemen Anda hanya mendapatkan sertifikat HGB (Hak Guna Bagunan) yang memiliki batasan waktu beda dengan rumah yang sertifikatnya tidak ada batas waktu.

Dari perbandingan diatas semoga Anda bisa menentukan manakah yang paling cocok dan sesuaikan kembali dengan kebutuhan Anda.

Baca juga: 5 Langkah Wujudkan Resolusi Memiliki Rumah di 2016

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama