Ayo, Ajukan Kredit KPR untuk Rumah Baru Anda!

Rumah memang kebutuhan utama setiap manusia. Bagi Anda yang baru menikah, memiliki rumah secara KPR cukup berliku. Namun, bukan berarti tidak bisa Anda miliki.

  1. KPR untuk rumah baru anda
  2. Poin layak atau tidaknya mendapatkan kpr dari bank
  3. Kredit Pemilikan Rumah
  4. Setiap manusia membutuhkan rumah

Anda baru saja menikah? Satu hal yang paling dipikirkan pasangan muda adalah mencari tempat tinggal baru. Anda tidak mungkin tinggal di suatu tempat terpencil, bukan? Mekanisme kredit kepemilikan rumah memungkinkan setiap orang layak memiliki tempat tinggal, entah itu rumah pertama, rumah kedua, atau bahkan apartemen/kondominium (flat).

Memiliki rumah pertama dengan cara KPR kadang melalui proses yang cukup berliku. Namun, bukan berarti tidak bisa Anda miliki. Proses yang cukup berliku itu umumnya dimulai dari DP awal, cicilan tiap bulan, atau bahkan penghasilan Anda tiap bulan. Itu semua menjadi tolak ukur sebuah bank ketika akan memberikan kredit pemilikan rumah (KPR). 

Tapi, tahukah Anda bahwa ada beberapa poin yang membuat Anda layak atau tidak mendapat KPR dari sebuah bank. 

1. Pertama, membayar biaya booking fee kurang-lebih (±) dari yang telah disepakati kedua belah pihak

Ini jelas berbeda dengan down payment. Booking fee sifatnya harus segera dilakukan dan mutlak dibayar kontan. Berbeda dengan dp yang bisa dicicil mencapai 24 bulan. Tenang saja, besaran untuk booking fee hanya Rp 5 juta saja, kok.   

2. Kedua, memberikan uang muka minimal 20% dari nilai rumah yang ingin Anda miliki

Misalkan rumah baru Anda bernilai Rp 180 juta, maka Anda diharuskan membayar 20% dari nilai tersebut, yaitu sebesar 20 juta. Jadi, Anda harus berhati-hati dalam memilih tipe KPR. Karena bisa jadi Anda malah keteteran dalam urusan pembiayaan.

3. Ketiga, membayar biaya realisasi KPR minimal 6,5% dari nominal jumlah kredit

Bagian terpenting untuk mewujudkan rumah pribadi KPR Anda. Anda diharuskan membayar biaya realisasi KPR minimal 6,5% dari nominal jumlah kredit. 

Setelah melakukan tiga hal tersebut, Anda kemudian harus merinci dan melaporkan besaran pengeluaran dan pemasukan Anda tiap bulan. Berkas yang diminta umumnya terdiri dari rekening bank, rekening koran, slip gaji, dan NPWP. Terkadang, Anda diwajibkan memiliki tabungan berkala dalam 3-7 bulan terakhir. 

Kemudian, pihak dari BI (Bank Indonesia) akan melakukan pengecekan terhadap nama Anda. Ini dilakukan agar pihak bank mengetahui apakah Anda mempunyai riwayat buruk dalam peminjaman bank atau kartu kredit. Jika Anda lolos dalam tahap ini, langkah selanjutnya adalah mengisi formulir persetujuan kredit, melakukan akad kredit, membayar angsuran bulan, dan Anda pun siap menghuni rumah baru. 

Sebelum memutuskan mencicil KPR pastikan Anda mempersiapkan keuangan dengan matang. Dan apabila Anda membutuhkan dana lebih, maka Kredit GoGo dapat memberikan kredit tanpa agunan untuk membantu mewujudkan rumah impian Anda.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama