5 Pertimbangan Sebelum Membeli Rumah Melalui KPR

Membeli rumah memalui fasilitas KPR memudahkan Anda, namun bukan berarti tanpa resiko. Untuk itu Anda harus mempertimbangkan dengan matang hal-hal berikut ini,

kpr

Saat ini permintaan akan hunian semakin tinggi, hal tersebut ditandai dengan semakin berkurangnya lahan mengingat pembangunan perumahan dan apartemen terus menggeliat. Masyarakat pun semakin dipermudah dalam membeli rumah dengan adanya fasilitas KPR dari bank.

Banyak masyarakat terbantu dengan fasilitas ini, dana yang terbatas tetapi tetap bisa memiliki rumah impian dengan sistem cicilan tersebut. Namun membeli rumah menjadi salah satu keputusan keuangan terbesar dalam hidup Anda. Untuk itu banyak yang harus dipertimbangkan.

Sama halnya juga dengan memutuskan membeli rumah dengan KPR. Fasilitas ini memang memudahkan Anda untuk mengatasi keterbatasan biaya namun pembelian rumah menjadi lebih panjang karena ada proses cicilan dalam jangka waktu tertentu.

Jadi sebelum Anda membeli rumah melalui KPR perlu dipikirkan dengan matang dan melihat banyak pertimbangan. Berikut ini lima pertimbangan yang mungkin bisa membantu Anda.

1. Pilih Lokasi yang Tepat

Maps Google

Faktor yang paling penting harus dipertimbangkan adalah lokasi. Sebelum Anda membeli lihatlah lokasi rumah yang Anda pilih. Lokasi rumah berkaitan dengan akses transportasi, fasilitas umum, bebas dari banjir dan sebagainya.

Lokasi rumah haruslah mudah terjangkau dari tempat aktivitas sehari hari seperti tempat kerja, sekolah, fasilitas umum seperti tempat belanja, rumah sakit dan transportasi umum. Selain itu harga suatu properti sangat ditentukan oleh lokasi rumah tersebut.

Jadi sebelum Anda mengajukan KPR lihatlah rumah yang ditawarkan, apakah berada dalam lokasi yang strategis dan lingkungan rumah yang baik sehingga Anda tidak menyesal ketika nantinya sudah membeli rumah tersebut.

2. Harga Pasar

Nah, setelah lokasi yang menjadi pertimbangan selanjutnya adalah harga rumah dipasaran.Harga tersebut akan menentukan seberapa besar biaya awal yang harus Anda persiapkan. Jangan langsung tergiur dan berpikir pendek untuk langsung mengambil properti yang pertama Anda lihat.

Carilah informasi terlebih dahulu harga pasaran rumah di daerah tersebut baik secara online ataupun langsung menanyakan ke beberapa sumber. Hal tersebut dimaksudkan agar Anda bisa mendapatkan harga terbaik dan tidak membebani keuangan Anda.

Baca juga: Perbandingan Harga Properti Di BODETABEK

3. Siapkan Dana

Dana KPR

Sebelum mengambil keputusan apapun, bahkan sebelum mulai mencari properti, pastikan dulu mengenal posisi dan kondisi finansial Anda. Selanjutnya ketika Anda sudah tahu harga pasaran rumah yang diincar hitunglah pendapatan Anda dengan harga rumah yang ingin dibeli.

Sesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan setelah itu siapkan dana untuk membeli rumah dengan KPR. Persiapkanlah dana 25% melebihi dana minimum pengajuan KPR, dana yang harus dipersiapkan jika Anda memilih menggunakan KPR adalah uang muka, dan beberapa biaya tambahan.

Bank biasanya akan menentukan besar uang muka yang perlu dibayarkan adalah berkisar antara 20 hingga 50 persen. Selain uang muka Anda juga harus mempersiapan biaya-biaya tambahan seperti biaya profisi, notaris asuransi dan pajak. Anda perlu ingat, pinjaman KPR bank tak boleh melebihi 70 persen dari harga rumah. Jadi perhitungkan dan persiapkan dengan baik.

4. Jangka Waktu Cicilan

Ketika Anda memilih membeli rumah dengan KPR, jangka waktu sangat berpengaruh terhadap besarnya cicilan yang dibayarkan setiap bulannya. Biasanya KPR memberikan beberapa pilihan jangka waktu Jangka waktu maksimal KPR yang ditawarkan bank biasanya 15 tahun.

Namun, kini ada juga bank yang menawarkan cicilan hingga 20 tahun. Pertimbangkanlah pilihan jangka waktu cicilan dengan kemampuan Anda membayar. Mengambil cicilan terlalu lama juga bukan hal yang barus sebab semakin lama jangka waktu kredit, semakin besar total bunga yang harus dibayar.

5. Bank Penyedia KPR

Bank Penyedia KPR

Kunci utama yang harus dipertimbangkan sebelum beli rumah melalui KPR adalah reputasi bank penyedia KPR. Pilihlah bank pemberi kredit yang dipercaya dan memilki jaringan yang luas di seluruh Indonesia agar lebih mudah dalam melakukan pembayaran di kemudian hari.

Selain reputasi bank selanjutnya yang harus dipertimbangkan adalah mengenai aturan dan syarat dari bank-bank penyedia KPR tersebut, seperti halnya tipe bunga dan minimum pembayaran tiap bulan. Anda perlu menanyakan suku bunganya tetap atau berubah-ubah.

Masing-masing bank memiliki program KPR tersendiri. Ada yang menawarkan bunga fix selama setahun atau dua tahun. Untuk mempermudah mendapat persetujuan KPR bisa menggunakan bank yang sudah bekerja sama dengan pengembang (developer).

Membeli rumah baru melalui KPR memang memberikan keuntungan tersendiri tetapi bukannya tanpa masalah dan konsekuensi tersendiri. Untuk itu mempertimbangkannya dengan matang dan teliti adalah pilihan terbaik.

Baca juga: 6 Kesalahan dalam Membeli Rumah Pertama

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama