Risiko Kredit Multiguna, Pahami dan Hindari

Apakah benar menggadaikan aset berharga demi mendapatkan pinjaman tunai cepat cair untuk modal usaha? Pahami caranya yang aman melalui Kredit Multiguna.

Modal memang menjadi salah satu elemen penting dalam dunia bisnis. Baik itu ketika memulai sebuah usaha, maupun saat ekspansi memperbesar skala usaha Anda.

Tetapi bukan berarti jika tidak punya modal cita-cita Anda menjadi wiraswasta pun berhenti di tengah jalan.

Sekarang banyak model pinjaman yang menawarkan dana tunai cair cepat. Salah satu alternatif pinjaman yang bisa Anda manfaatkan adalah fasilitas Kredit Multiguna.

Beda Kredit Multiguna dengan Pinjaman Lain

Berbeda dengan Kredit Tanpa Agunan (KTA), Kredit Multiguna memberikan syarat adanya jaminan dalam perjanjian pinjam modal. Jaminan ini diperlukan sebagai tanda saling percaya antara Anda dan instisusi keuangan.

Bentuk jaminannya berupa aset berharga seperti sertifikat tanah, rumah, akta pendirian perusahaan, dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Aset yang diagunkan akan dinilai untuk menentukan besaran pinjaman yang diberikan. Jadi, supaya proses kredit bisa cepat disetujui bank, pastikan Anda memberikan agunan yang tepat dan sesuai kebutuhan. Terkadang, jumlahnya bisa mencapai milyaran Rupiah.

Mengapa Pililh Kredit Multiguna?

Adanya agunan tentu membuat plafon Kredit Multiguna lebih besar ketimbang jenis pinjaman lain seperti KTA. Jumlahnya bisa dimulai dari Rp2 juta hingga Rp2 milyar. Bahkan, ada beberapa bank yang memberikan sampai Rp5 milyar.

Bunga yang ditawarkan pun lebih ringan. Terlebih lagi dengan jangka waktu angsuran yang relatif lebih panjang, yakni bisa mencapai 15 hingga 20 tahun.

Jika Anda mencari pinjaman jumlah besar dengan bunga ringan dan waktu angsuran yang fleksibel, Kredit Multiguna sangat disarankan sebagai pilihan.

Berani Ambil Risiko

Penawaran Kredit Multiguna memang terdengar sangat menggiurkan. Tetapi segala sesuatu memiliki risiko yang sepadan. Sebelum mengajukan kreditnya, ketahui lebih dulu kasus terburuknya agar bisa terhindar.

1. Teliti Birokrasi

Butuh pemeriksaan yang teliti untuk menaksir nilai aset yang diagunkan. Oleh karena itu, proses pengajuan kredit Anda tidak bisa hanya sebentar. Setelah penilaian dasar harga aset, masuk ke proses selanjutnya untuk menentukan apakah agunan tersebut bisa dijaminkan atau tidak.

Jadi, sebaiknya ajukan Kredit Multiguna jauh-jauh hari, paling tidak dua minggu sebelumnya. Kalau terlalu mepet bakal terbentur waktu proses.

2. Besaran Aset = Jumlah Pinjaman

Yang harus diingat lagi, nilai aset yang diagunkan itu berbanding lurus dengan pinjaman yang diinginkan. Sehingga, tidak mungkin Anda mendapatkan kredit yang sesuai dengan jaminan rumah bila yang diagunkan adalah kendaraan.

3. Agunan Terpaksa Disita

Agunan yang dijaminkan memang memiliki risiko untuk disita, hanya apabila Anda lalai dalam mengembalikan kreditnya. Bank atau lembaga peminjam berhak menarik aset Anda sesuai dengan perjanjian yang disepakati.

Usahakan untuk bertanggung jawab penuh dengan pinjaman yang didapatkan agar aset tidak diambil alih oleh bank dan usaha Anda tetap berjalan lancar.

Langkah Tepat Maksimalkan Kredit Multiguna

Supaya tak sampai kena dampak merugikan dari pengajuan Kredit Multiguna, ikuti beberapa tips di bawah ini supaya terhindar dari kredit macet.

1. Pinjam Sesuai Kebutuhan

Kadang, mata jadi hijau kalau tahu ada uang yang bisa didapatkan dengan mudah hingga tidak perhitungan besaran pinjaman yang diperlukan dengan kemapuan mengembalikan.

Sebelum memulai Kredit Multiguna lakukan hitung-hitungan terlebih dahulu untuk jumlah modal yang diperlukan dan seberapa kuat nantinya dalam proses pelunasan kreditnya.

Jangan melebih-lebihkan pinjaman, karena hanya akan menambah beban di belakang. Pastikan juga Anda masih memiliki sisa pendapatan untuk kebutuhan lainnya.

2. Baca Syarat dan Ketentuan yang Berlaku

Jangan malas untuk membaca syarat dan ketentuan secara detail. Anda wajib paham setiap kalimat yang tertera dalam perjanjian.

Dengan begitu, Anda pun mengetahui risiko yang diterima dan serius dalam menjalankan pinjaman sebagai modal usaha.

3. Ubah Pinjaman Jadi Penghasilan

Yang paling penting, jangan jadikan Kredit Multiguna hanya sebagai beban utang. Jangan sampai Kredit Multiguna jadi hutang konsumtif di mana suntikan modal tersebut sirna habis tanpa menghasilkan apa-apa. 

Ada baiknya putar dana pinjaman Kredit Multiguna untuk bisnis yang menghasilkan keuntungan. Misalnya, Anda bisa menggadaikan rumah untuk membangun sewa kos-kosan atau menjadi rumah kontrakan beberapa pintu.

Nantinya uang sewa kos/kontrakan tersebut bisa digunakan untuk membantu mencicil pinjaman. Selain itu, Anda juga bisa mengambil kendaraan pribadi untuk digunakan sebagai usaha transportasi online.

4. Dilandasi Tanggung Jawab

Ingat, Kredit Multiguna adalah PINJAMAN, bukan pemberian secara cuma-cuma dari bank. Itu berarti ada kewajiban untuk mengembalikannya.

Sikapi Kredit Multiguna dengan dewasa. Bila tiba waktunya melunasi cicilan bulanan, bayarlah, jangan ditunda-tunda karena bisa kena denda dan merusak reputasi sendiri dalam daftar perbankan.

5. Pinjam Dari Institusi Terpercaya

Manusia berhak mendapatkan yang terbaik. Begitu pula dalam Kredit Multiguna, setiap nasabah berhak memiliki yang sesuai dengan keinginan dengan jaminan yang dimiliki. Punya rumah dan ingin mendapatkan pinjaman dengan plafon tinggi untuk keperluan finansial ataupun bisnis? Agunan sertifikat rumah/ruko dapat memenuhi persyaratan pinjaman lewat BFI Finance Kredit Multiguna Rumah.

Kredit Multiguna melalui perusahaan multifinance ini menghadirkan kredit multiguna dengan proses mudah dan suku bunga rendah. Mulai dari syarat yang mudah dan cepat, dan plafon yang diberikan berdasarkan persentase kelayakan nilai agunan (rumah). Bahkan, dengan BFI Finance Kredit Multiguna Rumah, Anda dapat mengajukan beberapa aset rumah untuk dijadikan Agunan sehingga jumlah yang akan didapatkan lebih besar.

Yang ingin mendirikan sebuah perusahaan, Standard Chartered Bank Kredit Multiguna menyediakan pinjaman hingga maksimal Rp8 milyar dan tenor yang lebih panjang, yaitu 20 tahun. Sementara untuk PNS atau karyawan swasta yang ingin punya bisnis kecil-menengah bisa mempertimbangkan untuk mendapatkan Bank DKI Kredit Multiguna dengan plafon dari Rp100 juta hingga Rp300 juta, periode kredit hingga 5 tahun dan suku bunga antara 12,5% sampai 13,5%.

Kredit multiguna dengan nominal pinjaman yang besar tentunya dapat memenuhi semua kebutuhan dana Anda, terlebih lagi untuk yang ingin mengembangkan usaha. Ini bisa menjadi solusi untuk memperluas bisnis Anda. Pilihlah produk yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Berikan pendapat anda!

  • moh ali

    Untuk pengajuan pinjaman harus pake bpkb mobil yaaa....

    Reply
    • Tati hernawati

      Saya mo pinjam 15jt dong buat modal usaha. Mohon du percepat yah

      Reply
      • Andrea

        Berapa lama ya kira-kira proses mengajukan kredit multiguna?

        Reply