Cara Kredit Multiguna Mudahkan Cicilan Mobil

Salah satu cara membeli mobil ialah mengajukan pinjaman dengan agunan untuk mencicil kendaraan idaman agar aktivitas semakin dinamis. Apakah perbedaannya dengan leasing?

Banyak orang yang masih salah pemahaman tentang pengajuan Kredit Multiguna di KreditGoGo sebagai alternatif untuk membeli mobil. Kredit Multiguna  yang merupakan jenis pinjaman agunan di KreditGoGo kerap dianggap sama dengan kredit leasing.

Ya, keduanya ini memang dapat memberikan pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan finansial Anda. Meski begitu, cara keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Kredit Multiguna KreditGoGo Bukan Leasing

Pemanfaatan Kredit Multiguna tidak akan membuat Anda khawatir perihal suku bunga yang tinggi, seperti leasing yang mencapai 30% per tahun. Sebab, bunga yang ditetapkan Kredit Multiguna di KreditGoGo lebih rendah. Misalnya, BFI Finance yang memberikan kisaran bunga 1% hingga 2% per bulan atau 12% - 29% per tahun.

Anda pun tidak diwajibkan membayar biaya fidusia, untuk proses pengalihan hak atas kepemilikan mobil yang dicicil yang menjadi syarat leasing. Fidusia ini untuk menjamin bahwa Anda tetap menjadi pemilik kendaraan tersebut, meski BPKB-nya ditahan oleh pihak leasing.

Anda juga tidak diharuskan membayar biaya asuransi untuk perlindungan kendaraan. Yang dibebankan kepada Anda hanya ada tanggungan 1% biaya provisi (administrasi) atas kredit yang diterimanya.

Baca juga: Risiko Kredit Multiguna, Pahami dan Hindari

Beberapa pihak yang memilih leasing mengatakan jika proses pengajuannya gampang dan cepat. Bahkan, Anda tidak perlu lagi bolak-balik ke dealer untuk mengurus semua persyaratan karena semuanya akan dikerjakan oleh petugas leasing. Dengan kata lain, Anda hanya tinggal terima jadi.

Padahal, proses pengajuan Kredit Multiguna di KreditGoGo lebih mudah. Cukup dengan cara online. KreditGoGo juga sudah banyak bekerja sama lembaga peminjam seperti BFI Finance.

Beli Mobil Baru dengan Pinjaman Agunan, Caranya

Untuk mengajukan pinjaman Kredit Multiguna memang diperlukan adanya agunan barang berharga. Bentuknya bisa berupa motor, mobil, rumah, maupun ruko.

Agunan ini menjadi jaminan sekaligus tolak ukur institusi keuangan dalam menentukan besaran jumlah dana yang akan Anda terima. Di luar itu, sekaligus menjadi ‘alarm’ yang mengingatkan Anda memenuhi tanggung jawab melunasi utang.

Sebelum mengajukan Kredit Multiguna, sebaiknya Anda sudah mengetahui harga mobil yang ingin Anda beli. Dengan begitu, Anda bisa mengira-ngira aset yang dimiliki untuk dijadikan agunan.

Misalnya, untuk membeli mobil baru seharga Rp100 juta, Anda berencana mengagunkan motor sebagai jaminan. Tentu bisa, jika 65% nilai motor Anda mencukupi dananya.

Jika tidak, Anda bisa mengagunkan mobil lama sebagai modal membeli yang baru. Yang penting, pastikan usia kendaraan mobil lama tidak lebih dari 15 tahun. Belum cukup juga, Anda bisa menjadikan sertifikat rumah sebagai agunan.

Apakah tidak berlebihan membeli mobil dengan mengagunkan rumah? Tidak juga. Nantinya, kelebihan dana yang diterima bisa Anda gunakan sebagai modal awal usaha.

Baca juga: 5 Hal yang Harus di Waspadai Ketika Mengadaikan BPKB

Selanjutnya, cukup daftarkan pengajuan melalui online. Dalam mengajukan BFI Finance, jangan lupa persiapkan dokumen administrasi dan menyertakan dokumen barang yang menjadi agunan, seperti BPKB asli mobil atau motor, fotokopi STNK & bukti pajak, fotokopi faktur legalisir dan 2 kuitansi blanko atas nama BPKB.

Setelah mendapatkan verifikasi pengajuan, dana sudah bisa Anda terima melalui transfer rekening maupun tunai yang bisa diambil langsung di tempat lembaga peminjam.

Mudah, bukan?

Kini, setelah memahami bahwa Kredit Multiguna bukan leasing, saatnya Anda membandingkan pilihan produk-produk Kredit Multiguna di sini.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama