8 Aset yang Sering Diagunkan untuk Kredit Multiguna

Cari Kredit Multiguna, siapkan dulu aset berharga untuk jadi jaminan kepada bank. Nah, barang apa saja] yang bisa diagunkan untuk memperoleh pinjaman?

Ingin menggunakan layanan Kredit Multiguna (KMG)? Silahkan saja, namun pertanyaannya, aset apa yang akan Anda jaminkan kepada pihak kreditur? Ingat, bank atau lembaga keuangan lain tidak akan sembarangan menerima sesuatu yang mau calon debitur jaminkan.

Di Indonesia sendiri, biasanya barang yang sering dijadikan jaminan utang adalah mobil, tanah, bangunan. Maklum, nilai kedua produk tersebut cukup besar sehingga bisa meyakinkan lembaga keuangan kalau si calon debitur pernah memiliki dana cukup untuk membelinya, meski sekarang mereka sedang membutuhkan dana.

Kriteria Agunan

Seperti yang sudah disebutkan di atas, tidak semua aset bisa diterima oleh bank untuk dijadikan agunan KMG. Mereka biasanya memiliki sejumlah kriteria sendiri mengenai produk apa yang bisa diterima, diantaranya :

  • Mempunyai nilai ekonomis, yaitu aset dapat dinilai dengan uang dan dapat dijadikan uang.
  • Marketable, yaitu kepemilikan barang dapat dipindahtangankan dari pemilik semula kepada pihak lain.
  • Mempunyai nilai yuridis, artinya dapat diikat secara sempurna berdasarkan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga kreditur memiliki hak yang didahulukan terhadap hasil likuidasi aset tersebut.

Aset Apa Saja yang bisa Diagunkan?

Di Indonesia sendiri, ada beberapa barang yang sering dijadikan agunan ketika debitur sedang membutuhkan dana:

1. Properti

Kalau sedang mencari dana pinjaman lewat Kredit Multiguna, Anda bisa menggunakan sertifikat tanah, rumah, ruko, gudang, bahkan gedung untuk ditawarkannya kepada pihak bank. Namun, tidak sembarangan properti yang mau kreditur ambil. Di samping itu, nilainya pun akan disesuaikan dengan kondisi aset saat ini dan situasi lingkungan yang ada di sekitarnya.

Sebagai contoh, Anda ingin mendapat dana KMG dengan menjaminkan rumah. Namun ternyata ketika di survei bank kondisinya sudah retak-retak dan kurang dapat diakses dengan kendaraan. Maka nilai taksir agunan yang ditawarkan akan turun.

Karena itu, Anda harus bisa meyakinkan kreditur bahwa properti yang mau dijaminkan memang bagus. Untuk barang tersebut, rata-rata plafon kredit yang ditawarkan sekitar Rp 100 juta sampai Rp 2,25 miliar dengan tenor bervariasi mulai dari 2 sampai 10 tahun.

2. Mobil

Di Indonesia, kendaraan roda empat ini sangat umum dijadikan agunan Kredit Multiguna. Biasanya, plafon tertinggi yang diberikan bank adalah Rp 100 juta dengan tenor maksimal 5 tahun, jarang ada yang melebihi angka tersebut. Maklum saja, mobil bukanlah barang investasi, karena itu nilainya akan terus turun dari tahun ke tahun.

Untuk persyaratannya, kreditur sering meminta jaminan BPKB asli, STNK, dan kunci kendaraan. Di samping itu, mobil yang bisa diagunkan biasanya yang berusia tidak lebih dari 10 tahun, itupun dengan kondisi yang masih baik. Hal ini bisa diketahui saat analis kredit datang memeriksa kondisi kendaraan Anda.

Itu sebabnya, sangat penting untuk menjaga kondisi mobil terus dalam kondisi terbaik. Beberapa lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman KDA ini adalah Bank Dinar, SMS Finance, dan lainnya.

3. Emas

Logam mulia ini adalah salah satu jenis agunan kredit paling populer di Indonesia. Rata-rata, masyarakat mencari pinjaman dari emas dengan menggadaikannya di pegadaian milik pemerintah. Pertimbangannya sederhana, karena taksiran nilainya bisa dilakukan dengan cepat.

Yang perlu dilakukan hanya membawa emas yang mau dijaminkan ke Pegadaian, kemudian menyerahkannya bersama formulir dan fotokopi KTP. Lalu, tidak sampai 30 menit, Anda akan memperoleh uang tunai.

Namun, jumlah yang diterima hanya 85 persen dari nilai emas yang digadaikan. Contoh, nilai yang ditawarkan sebesar Rp 2.000.000, maka uang yang diterima maksimal Rp 1,7 juta.

4. Kapal dan Pesawat

Penggunaan Kredit Multiguna yang menggunakan kapal dan pesawat sebagai agunan hanya terjadi untuk transaksi berskala besar. Sang debitur biasanya adalah perusahaan-perusahaan yang sedang membutuhkan dana segar untuk mengembangkan bisnis atau membayar utang.

Kapal dan pesawat terbang yang bisa dijadikan sebagai agunan kredit adalah yang bervolume bruto minimal 20 meter kubik dan berbobot bruto maksimal 20 meter kubik.

Mengingat ini kedua barang tersebut bernilai besar, pastikan Anda bisa melunasi cicilannya tepat waktu. Sebab, bila mengalami kredit macet, bank akan menyita dan melelang kapal atau pesawat tersebut. Kalau hasil penjualnya tidak mencukupi pelunasan sisa utang, debiturlah yang harus melunasi selisihnya.

5. Mesin Pabrik

Hampir sama dengan kapal dan pesawat, satu lagi aset yang sering dijadikan jaminan untuk meminjam dana adalah mesin pabrik. Beberapa aspek yang dilihat kreditur ketika ada calon debitur yang yang mengagunkan barang tersebut adalah umur dan kelayakan teknis lainnya.

Biasanya, debitur yang sering menjaminkan mesin pabrik ada perusahaan yang membutuhkan dana memperluas bisnisnya atau melunasi utang. Plafon tertinggi yang diberikan kreditur ketika ada pihak yang memberikan aset tersebut rata-rata di atas Rp 5 miliar, tergantung seberapa besar skala barang yang diberi.

6. Corporate/Personal Guarantee

Agunan tidak melulu berupa aset atau barang. Terkadang bisa juga berupa jaminan dari pihak lain. Namun, apabila bank akan menerima corporate guarantee dan atau personal guarantee, maka mereka harus melakukan evaluasi terhadap kelayakan dan bonafiditas dari penjamin (guarantor) serta memastikan bahwa perjanjian tersebut telah ditandatangani oleh pihak yang berwenang.

7. Biji Kopi

Terdengar aneh memang, namun, ternyata hasil perkebunan ternyata juga bisa dijadikan jaminan KMG lho! Suku bunganya juga kompetitif, Cuma 0,5 persen per bulan. Namun, yang diterima hanya yang berkualitas tinggi, seperti dari jenis Arabika Gayo yang sekarang telah menjadi salah satu jenis agunan kredit.

Bila berminat menggunakannya untuk sebagai jaminan kredit dari bank, Anda harus bisa menyerahkan resi gudang kopi senilai 70% dari total harga jualnya. Namun, masa penyimpanan sangat sebentar, maksimal hanya satu kuartal, tapi bisa diperpanjang kalau jumlah kopi mencapai 1 ton, dengan biaya Rp 250 per kilogram per bulan.

Plafon kredit yang bisa diperoleh kabarnya sebesar 70 persen dari harga kopi yang disimpan. Jadi, kalau Anda memiliki aset kopi senilai Rp 100.000.000, maka bank hanya memberi dana hingga Rp 70.000.000.

8. Hewan Ternak

Sama seperti biji kopi, hewan ternak ternyata juga bisa menjadi agunan KMG yang bisa diajukan ke bank. Namun, yang diterima biasanya hanya sapi betina produktif, tapi ada pula yang menerima sapi hamil dan sapi siap hamil.

Biasanya para debitur yang rata-rata peternak mencari pinjaman ini untuk memperoleh Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS). Lembaga keuangan yang menawarkan produk KMG dengan jaminan hewan ternak adalah Bank Jatim, Jateng, Mandiri, BRI, atau BNI.

KUPS hanya bisa diperoleh bila Anda masuk ke dalam kelompok pengusaha, koperasi, dan pemilik perusahaan. Bila berminat, ajukan saja proposal ke Dinas Peternakan, dengan sudah diisi dengan rincian biaya pembelian bibit, bantuan kandang, pakan, dan biaya inseminasi buatan.

Bila Dinas Peternakan sudah memberikan rekomendasi, maka Anda bisa ajukan permohonan kredit ke bank. Nanti mereka akan menilai jaminan yang diberikan. Namun, Beberapa kreditur hanya menerima sapi betina produktif, tapi ada pula yang menerima sapi bunting dan sapi siap bunting seperti BNI.

Pilih Produk KMG Terbaik

Nah,sekarang sudah tahu kan aset apa saja yang bisa dijadikan jaminan Kredit Multiguna? Kalau tertarik menggunakannya, yuk cek sekarang di KreditGoGo.com sekarang! Cek, bandingkan, dan daftar secara online.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama