Mana yang Lebih Untung, Beli Motor Kredit atau Tunai?

Tahukah Anda mengapa dealer-dealer lebih menawarkan kredit motor daripada tunai? Apa saja keuntungan dan kerugian dari kredit motor? Berikut ulasannya.

Motor adalah salah satu alat transportasi yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Selain harganya yang terjangkau, motor pun menjadi alat transportasi yang paling simple untuk digunakan beraktivitas sehari-hari.

Berbagai merek dan jenis-jenis motor yang sudah hadir di Indonesia. Bukan hanya keunggulan dari spesifikasi motor-motor tersebut itu saja yang menarik minat masyarakat, tapi juga kemudahan masyarakat untuk mengajukan kredit motor.

Saat ini, memang sudah semakin banyak dealer-dealer yang menghadirkan promo kendaraan roda dua ini untuk pembelian secara kredit. Tidak jarang mereka menawarkan memberikan persyaratan yang mudah dan cepat. Sebab, membeli motor secara tunai dan secara kredit tentu memiliki perbedaan dari segi harga maupun proses pembelian.

Sebelumnya, tahukah Anda mengapa dealer-dealer lebih menonjolkan pembelian motor secara kredit?

Alasannya, karena secara perhitungan bisnis, dealer motor akan mendapatkan subsidi dan insentif dari perusahaan pembiayaan (leasing). Oleh karena itu, menjamurlah agen-agen dealer yang menawarkan promo-promo kemudahan kepada masyarakat untuk dapat memiliki motor secara kredit.

Bagi masyarakat yang tidak memiliki dana mencukupi untuk membeli secara tunai, tentunya kehadiran kredit motor ini sangat membantu untuk dapat memiliki kendaraan. Harga tunai dan harga kredit tentunya berbeda sebab perusahaan leasing berhak mendapatkan bunga dari harga motor yang dibeli secara kredit.

Jenis sistem pembayaran, tunai dan kredit memiliki keuntungan dan kekurangan masing-masing. Sebaiknya sebelum membeli motor secara tunai ataupun kredit, calon konsumen harus mengetahui perbandingan dari dua sistem pembayaran tersebut.

Ilustrasi Perbandingan Harga Motor Kredit VS Tunai:

Sebagai contoh, jika sebuah leasing menawarkan pilihan jangka waktu pelunasan misalnya 22 bulan. Berikut ini contoh skema pembelian motor Yamaha Mio M3 125 SP dengan cara kredit selama 22 bulan:

Harga motor: Rp13.080.000 (tunai)
Uang muka: Rp3.000.000
Angsuran per bulan: Rp 700.000

Total pembayaran: Uang muka + (angsuran x jangka waktu kredit) = Rp3.000.000 + (Rp700.000 x 22) = Rp18.400.000 (kredit)

Total pembayaran itu belum termasuk biaya administrasi yang berkisar Rp200.000 dan untuk mengambil motor, biaya yang dikeluarkan adalah angsuran pertama + uang muka + biaya administrasi, totalnya adalah Rp3.900.000.

Anda hanya perlu membayar Rp3.900.000 di awal dan bisa langsung membawa pulang motor yang Anda beli (jika Anda membeli secara kredit). Sedangkan jika secara tunai, Anda harus sudah menyiapkan uang sebesar harga motor awal yaitu Rp13.080.000. Sangat memberatkan bukan?

Keuntungan dan kerugian membeli motor secara kredit? Berikut ulasannya.

Keuntungan:

Membeli motor secara kredit akan terasa lebih ringan karena tidak memerlukan banyak uang tunai untuk membelinya. Cukup membayar uang muka saja.

• Besar cicilan kredit juga dapat disesuaikan dengan penghasilan Anda per bulan.

• Besar cicilan per bulan pun jumlahnya sama (tetap).

• Keuangan Anda pun tetap bisa diatur dengan baik.

• Motor yang dibeli secara kredit sudah bisa dibawa pulang walaupun belum lunas, tanpa harus menunggu uang terkumpul banyak.

Kerugian:

• Jika dihitung-hitung, harga motor yang dibeli secara kredit akan sedikit lebih mahal dibandingkan tanpa kredit (dibeli secara tunai).

• Membeli motor secara kredit berarti Anda akan berurusan dengan pihak bank. Usahakan untuk selalu membayar cicilan kredit motor tepat waktu, jangan sampai terlambat.

• Semakin lama jangka waktu yang Anda ambil, berarti semakin besar juga bunga yang harus dibayarkan.

Untuk menentukan apakah Anda akan membeli motor secara kredit ataupun secara tunai, lebih baik sesuaikan juga dengan kondisi keuangan Anda. Jika memang memiliki uang lebih dan mampu membeli secara tunai, lebih baik memang membelinya secara tunai saja.

Tetapi, apabila memang di setiap bulannya Anda mendapat gaji yang cukup besar tetapi harus memenuhi beberapa kebutuhan dan juga perlu membeli kendaraan bermotor, membeli secara kredit adalah pilihan tepat.

Selanjutnya, apa saja yang harus diketahui sebelum membeli motor secara kredit?

1. Uang Muka (Uang DP) Tentukan Besarnya Cicilan

Semakin besar uang muka yang dibayarkan, maka semakin ringan cicilan perbulan. Begitu juga sebaliknya. Setiap dealer motor tentu pasti memiliki price list yang menyertakan informasi besarnya cicilan yang telah dihitung dan disesuaikan dengan besarnya uang muka.

2. Tenor yang Menentukan Harga Motor

Setelah memiliki uang muka (uang DP), maka konsumen akan menentukan tenor atau jangka waktu cicilan. Tenor kredit motor biasanya mulai dari 10, 16, 22,26, 28, 32 dan 34 bulan. Memilih tenor yang lebih panjang, maka cicilan akan lebih ringan. Sebaliknya, memilih tenor yang lebih pendek, maka jumlah cicilan pun akan lebih besar.

3. Dokumen Persyaratan Lebih Selektif

Leasing akan membayar harga motor yang diinginkan konsumen kepada dealer, apabila dokumen persyaratan dan proses pengajuan disetujui. Jadi wajar saja apabila leasing membutuhkan dokumen persyaratan, seperti KTP, Slip Gaji, Fotokopi KTP, Fotokopi PBB, Fotokopi Kartu Keluarga, dan Fotokopi KTP Orang Tua bagi yang berstatus lajang.

4. Mendapatkan Asuransi dan Biaya Servis Gratis

Setiap kredit motor, biasanya sudah termasuk dengan fasilitas asuransi kendaraan, termasuk biaya asuransinya. Selain itu, pembelian motor secara kredit pun memberikan fasilitas berupa gratis perawatan motor. Servis gratis biasanya diberikan sebanyak 4 kali disertai ganti oli 1 kali. Namun fasilitas ini tidak termasuk dalam penggantian suku cadang.

5. Diskon

Membeli motor secara kredit pun biasanya memberikan sebuah diskon berupa potongan tenor. Sehingga konsumen diberi bonus 1 bulan gratis cicilan pada saat proses cicilan akan selesai. Dan ada juga promo diskon dari besarnya uang muka.

Diskon kredit motor setiap agen dealer dan dealer resmi berbeda-beda prosedurnya. Hal itu tergantung dari leasing yang bersangkutan. Dalam kredit motor, leasing sebagai pihak yang membiayai pembelian motor dan dealer yang menyediakan ketersediaan motor.

Mengajukan kredit motor memang memberikan kemudahan bagi Anda. Namun Anda juga perlu mengetahui beberapa syarat dan hal-hal yang berpengaruh terhadap persetujuan kredit Anda dan setiap pengajuan kredit motor itu membutuhkan proses.

Jadi jika pengajuan Anda belum disetujui coba lihat kembali besar penghasilan dan catatan kredit Anda sebelumnya dan persyaratan yang diminta. Apakah Anda sudah cukup memenuhi syarat-syarat pengajuan kredit motor? Bagaimana, apakah Anda masih tertarik untuk membeli motor secara kredit?

Baca Juga: Mau Kredit Motor? Hindari Kesalahan Ini
Pengajuan Kredit Motor Ditolak? Ini Alasannya

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama