Serba-Serbi Take Over Kredit Mobil

Kini banyak orang membeli mobil dengan cara take over kredit. Namun masih banyak juga masyarakat yang tak memahami tata cara dan prosedur yang tepat.

Bagaimana apabila cicilan kredit mobil Anda terhambat karena masalah finansial, sehingga Anda sudah tidak bisa melunasi angsuran yang masih tersisa lama? Ada solusi tepat untuk mengatasinya. yaitu dengan melakukan take over kredit.

Mobil sebagai benda bergerak, merupakan benda yang dapat dialihkan kepemilikannya, jadi Anda bisa mengalihkan kredit tersebut kepada orang lain. Pasti Anda pernah melihat beberapa iklan di media masa mengenai take over kredit mobil

Mungkin ada beberapa dari Anda yang masih bingung apa sih sebenarnya take over kredit itu? Jadi take over kredit mobil adalah jual-beli yang dilakukan secara over kredit, yang artinya pembeli akan mengambil alih sisa utang atau kredit pihak penjual. Dengan kata lain pembeli akan meneruskan cicilan mobil si penjual.

Tata Cara Melakukan Take Over

Anda perlu memperhatikan satu hal dalam melakukan take over kredit yaitu ketentuan hukum yang berlaku. Ada beberapa orang yang melakukan take over kredit di bawah tangan atau tanpa melibatkan lembaga Leasing.

Over kredit di bawah tangan oleh seorang debitur yang belum melunasi hutangnya, merupakan suatu perbuatan melawan hukum karena mobil itu merupakan benda jaminan hutang debitur kepada Leasing, sehingga Leasing dapat menuntut debitur untuk memberikan ganti rugi dan segera melunasi seluruh sisa hutangnya.

Jika tidak ingin terjadi permasalahan di kemudian hari disarankan agar Anda melakukan take over kredit yang aman dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Berikut kami paparkan secara singkat tata cara over kredit yang resmi dan aman.

Take Over Kredit Melalui Bank/Leasing

Anda bisa melakukan take over kredit melalui Bank atau leasing. Jadi pada proses ini, Anda (penjual) dan pihak pembeli menghubungi pihak bank atau Leasing untuk melakukan over kredit. Kemudian pihak bank atau leasing akan melakukan analisa terhadap kemampuan finansial pihak pembeli untuk meneruskan pinjaman tersebut.

Pihak bank atau leasing bisa saja menerima atau menolak permohonan over kredit tersebut, jika menurut analisa mereka, calon pembeli tidak memenuhi persyaratan untuk meneruskan angsuran pinjaman. Apabila permohonan calon pembeli disetujui pihak Bank atau Leasing akan mengenakan biaya over kredit

Biayanya tersebut meliputi biaya notaris ataupun asuransi, setelah itu pembeli akan menjadi debitur baru menggantikan posisi penjual sebagai debitur lama. Kemudian diteruskan dengan langkah-langkah perjanjian Kredit baru atas nama debitur yang baru.

Tips Take Over Kredit Mobil

Ketika Anda melakukan take over kredit mobil ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Hal ini penting untuk mengantisipasi munculnya permasalahan yang tidak diinginkan dalam proses transaksi tersebut. Beberapa hal tersebut diantaranya:

1. Kredit Macet

Jika Anda mengambil take over kredit dari seseorang pastikan tidak ada masalah pada transakasi kredit sebelumnya. Seperti adanya kredit macet atau denda keterlambatan atas tunggakan pembayaran sebelumnya.

2. Kelengkapan Administrasi

Selain memeriksa transaksi kredit sebelumnya Anda juga harus memperhatikan kelengkapan administrasi dan dokumen dari mobil yang hendak dijadikan take over kredit tersebut. Periksa kelengkapan dokumen resmi mobil dan dokumen administratif pembayarannya juga.

Sekalipun Anda melakukan over kredit mobil dengan kerabat sendiri. Telitilah dan cerdas dalam melaksanakan kredit semacam ini, jangan sampai merusak hubungan keluarga karena salah paham. Dokumen ini penting sebagai bukti valid atas over kredit yang dilakukan. Sehingga kedua belah pihak tidak bisa mengelabui hukum.

3. Perhitungan Nilai Kredit

Lakukan perhitungan terhadap nilai kredit yang harus dilakukan dan biaya ganti kredit dari pihak pembeli kepada pihak penjual. Jika memang harga yang disepakati diluar harga normal perlu ada kewaspadaan dari pihak pembeli.

Jika Anda ingin melakukan take over tersebut lakukanlah dengan aman dan sesuai prosedur. Kenali dengan jelas dan pasti pihak–pihak yang berkepentingan baik dalam take over mobil tersebut. Pengalihan over kredit juga harus disertai perjanjian tertulis untuk para pihak yang terlibat.

Baca juga: 5 Syarat Penting dalam Pengajuan Kredit Mobil

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Berikan pendapat anda!

  • Tedjo Moelyono

    saya mau over kredit tapi oleh pihak kreditur atau leasing disuruh lunasi baru dijual bagaimana seharusnya yang saya lakukan? terima kasih saranya

    Reply
    • randi

      saya sampe sekarang blm selesai padahal data data yg mau menerima take overan saya udah saya kasih kepihak leasing udah sampe 2 minggu blm diproses jugaa,gmna gan solusinya.thx

      Reply