Gairah Pasar Mobil Second

Pasar mobil second kembali menggeliat. Mobil apa saja yang diburu pembeli dan bila ingin membeli mobil dari tangan kedua apa saja yang perlu diperhatikan?

Mobil-mobil keluaran terbaru, boleh saja turun tapi tidak demikian dengan mobil second. Meski, dua tahun lalu penjualan mobil bekassempat melorot tajam, namun sejak tahun lalu, gairah pasar mobil second mulai menggeliat lagi. 

Para dealer penjualan mobil second memasang strategi baru untuk menjaring pembeli.

Salah satunya yang digunakan adalah dengan memanfaatkan perkembangan era digital melalui media online. Media online pun dinilai efektif untuk meraup jumlah pembeli. 

Seperti yang diakui pengelola mobil second di Bursa Mobil Bekas Blok M Plaza, Taufik, yang mengakui bahwa dengan cara itu, penjualan mobil second yang dikelolanya bisa meningkat hingga 70%.

new car release

Bisa jadi, tahun ini menjadi era kebangkitan kembali mobil-mobil second. Carmudi.co.id sebuah situs jual beli mobil online juga mengakui, geliat pasar mobil bekas.

Apa lagi Carmudi punya strategi untuk meningkatkan gairah angka penjualan pasar mobil bekas di Indonesia, dengan menggelar bursa mobil bekas melalui konsep marketing terpadu Sentra Otomotif (Carsentro) di berbagai daerah. 

Dengan strategi tersebut diyakini mampu meningkatkan penjualan mobil second rekan dealer di Carsentro.

“Dilihat dari sisi dealer, Carsentro juga cukup menguntungkan.Carmudi dalam program Carsentro menyediakan offline dan online strategi marketing terpadu dan terintegrasi seperti halnya kami menyediakan bentuk-bentuk promosi seperti billboard, iklan dan tempat bursanya sendiri. 

Ini salah satu langkah yang efektif untuk memajukan pasar mobil bekas di Indonesia,” kata Subir Lohani, CEO Carmudi.co.id.

Subir bilang, Carmudi sendiri telah membuktikan. Saat menggelar Carsentro di Semarang pada September lalu, animo masyarakat terhadap penjualan mobil second sangat baik. 

Terbukti dari kapasitas 100 mobil dalam ajang bursa tersebut, semua ludes dipesan para dealer mobil di Kota Semarang. Tercatat ada 22 dealer mobil di kota tersebut yang menjual mobilnya melalui Carsentro. Mobil bekas tipe low MPV seperti Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza masih mendominasi penjualan mobil bekas.

Tumbuhnya Show Room Mobil Second

Bisa jadi, Indonesia masih mempunya tempat bagi peminat mobil bekas.Pangsa dan peluang pasarnya masih cukup besar. Selain itu, Indonesia memiliki sumber daya manusia yang cukup dalam hal jual beli mobil second

Tak heran, bila Holomoan Fischer, General Manajer dealer mobil second Mobil88 beberapa waktu silam, menyebut, perusahaannya mematok kenaikan penjualan sebanyak 15% pada tahun 2016 ketimbang tahun lalu yang berhasil menjual sekitar 25.000 unit mobil bekas. 

Anak unit usaha Astra Group ini, menggenjot penjualan dengan menambah dua dealer lagi di wilayah Jabodetabek.

beli mobil bekas

Yang menarik, pedagang mobil second di Jabodetabek semakin ramai. Di pinggir-pinggir Jakarta, tumbuh banyak show room  mobil bekas, meski skalanya masih terbilang kecil. Seperti di Bekasi, Tangerang, Depok, Serpong, sampai Bogor. 

Tentu saja, ramainya penjual mobil bekas tersebut memudahkan konsumen yang hendak mencari kendaraan dengan harga miring.

Ini membuat konsumen di pinggiran kota dan daerah, tak perlu repot-repot harus mencari ke bursa mobil di tengah kota, seperti di Kemayoran dan Mangga Dua yang memang terkenal sebagai sentra bursa mobil bekas. 

Persaingan bisnis pun tak terelakkan dan kian ketat. Meski demikian,Konsumen mobil second selalu ada saja.

Nah, mobil second apa yang paling banyak diburu? Kata Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Jongkie Sugiarto, konsumen akan mencari mobil second yang berusia di bawah sepuluh tahun. 

Sementara mobil yang di atas sepuluh tahun bakal tak dilirik. “Saat ini rata-rata mobil bekas yang dijual di Jakarta masih berumur antara tiga sampai lima tahun, jadi tidak terlalu besar imbasnya,” kata Jongkie,beberapa waktu lalu.

Mobil Favorit

mobil favorit

Merek-merek mobil yang masih diburu, antara lain Camry Toyota yang berada diharga kisaran Rp 100 juta-an, Kijang LGX yang masih laku dikisaran harga Rp 80 juta, Honda Jazz yang masih laku dikisaran Rp 80 juta hingga Rp 100 juta. 

Toyota Corolla juga masih banyak yang mencari. Untuk keluaran tahun 1997, masih laku di angka Rp 60juta-an.

Pasaran Corolla Altis 2001 harganya mencapai Rp 100-105 juta. Untuk yang 2007, Corolla Altis masih Rp150 juta. Sedangkan Vios 2004 Rp80 juta, untuk yang 2008 Rp100-110 juta. Akan halnya Yaris, buatan 2006 Rp105-110 juta. Datsun Go+ dan Toyota Agya serta Daihatsu Ayla. 

Datsun Go+ dibandrol harga Rp 90 juta, Toyota Agya tahun 2014 dijual dengan harga Rp 95 juta dan Ayla tahun 2014 dibandrol Rp 90 juta. Hyundai Avega GX 2011 dibanderol dengan harga Rp 78 juta dan Mitsubishi Kuda 2003 dijual dengan harga Rp 76 juta.

Berminat membeli mobil bekas? Tentu saja, banyak yang harus dipertimbangkan untuk membeli mobil bekas. Pertama yang harus diperhatikan adalah kelengkapan surat  dan liainya adalah kondisi mesin. Perhatikan fitur dan aksesori mobil lainnya. 

Jangan segan pula untuk membandingkan harga, demi mendapatkan pilihan terbaik.

Beli Mobil Secara Kredit?

Soal dana, apabila tak punya dana cash, tak perlu khawatir. Sebab, saat ini banyak lembaga pemberi kredit seperti bank atau leasing yang mempunyai program kredit mobil bekas. 

Jenis kredit ini memudahkan peminat mobil bekas, baik pribadi maupun keluarga bisa mendapatkan mobil impiannya secara kredit dengan cara yang mudah.

Bank-bank mana sajakah yang memberikan kredit kepemilikan mobil? Klik KreditGoGo.com, Anda akan mendapatkan informasi yang akurat seputar kredit kendaraan.

KreditGoGo selalu siap membantu Anda dalam mendapatkan pembiayaan yang paling tepat untuk kebutuhan pembelian kendaraan baik baru atau bekas, pribadi ataupun niaga. 

Ada banyak bank dan leasing yang terdaftar di kredit yang menyediakan kredit kepemilikan kendaraan, seperti Mandiri Tunas Finance KPM, Bank BRI, Panin Bank, BNI, Mandiri Syariah, Bank Niaga, dan banyak lagi.

Baca juga:
Sukses Jual Mobil Bekas Berharga Tinggi
Beli Mobil Bekas Tunai atau Baru Tapi Kredit

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama