5 Pertimbangan Mengganti Mobil Lama dengan Mobil Baru

Keinginan mengganti mobil lama dengan mobil baru kerap ‘menggoda’ banyak orang. Sebelum melakukannya, ada baiknya Anda mempertimbangkan 5 hal berikut ini.

Seiring perkembangan teknologi dan tingginya kebutuhan masyarakat akan kendaraan bermotor, pabrikan mobil berlomba-lomba menawarkan kelebihan masing-masing. Sebagai konsumen, tak jarang Anda dibuat bingung harus memilih mobil jenis dan merek apa.

Apalagi jika sudah memilik mobil sebelumnya, tapi ingin mobil baru. Salah satu alasan mengapa banyak konsumen menjadi “latah” untuk membeli mobil baru adalah kemudahan dalam memiliki mobil dengan cara kredit serta banyaknya pilihan bermunculan dalam waktu relatif singkat.

Berdasarkan hasil riset Auto2000, usia menggunakan mobil paling lama adalah 2 tahun 2 bulan. Setelah itu, banyak orang sudah menjual mobil lama dan membeli mobil baru. Survei ini dilakukan Auto2000 terhadap konsumen Toyota.

Kendati begitu, ada baiknya Anda mempertimbangkan beberapa hal sebelum mengganti mobil lama dengan mobil baru, agar tidak menyesal di kemudian hari. 5 tips berikut ini bisa menjadi bahan pertimbangan Anda.

1. Biaya Servis Mobil Lama Lebih Mahal

Hal pertama yang membuat seseorang ingin sekali mengganti mobil lama dengan mobil baru adalah, biaya servis mobil lama lebih tinggi dan lebih sering. Kemungkinan karena mobil sudah berumur tua atau sudah berumur lebih dari 10 tahun sejak pertama kali dibeli.

Oleh karena itu, mengganti mobil lama dengan mobil baru adalah solusi terbaik yang akan mengurangi biaya servis mobil. Terutama, ketika biaya servis yang dikeluarkan mendekati atau lebih dari harga mobil lama tersebut, sudah dapat dipastikan Anda sebaiknya mencari penggantinya.

2. Batas Rata-Rata Pemakaian Mobil

Batas rata-rata pemakaian mobil yakni sekitar 8—10 tahun atau jika sudah menempuh jarak lebih dari 200 ribu kilometer. Meski suku cadang tersedia, namun bila batas tersebut sudah dilewati, maka kondisi mesin dan sasis sudah masuk dalam tahap tidak layak pakai.

Selanjutnya, mobil-mobil yang sudah tidak lagi diproduksi juga berisiko untuk dimiliki, terutama jika suku cadangnya masih diimpor dari luar negeri. Pabrikan bisa sewaktu-waktu memberhentikan produksi komponen, agar bisa membuat komponen yang dibutuhkan mobil keluaran baru.

Baca juga: Membeli Mobil dalam Setahun dengan Gaji 3 Juta, Bisa Tidak Ya?

3. Fitur Keselamatan

Mobil baru sudah jelas akan dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan terbaru seperti backup cameras, electronic stability control, multiple airbags, driver assistance packages, dan blind-spot monitoring. Dengan adanya berbagai fitur ini, maka tingkat keselamatan juga semakin tinggi.

4. Tidak Memenuhi Kebutuhan

Dewasa ini, banyak mobil baru menawarkan fitur dan fungsi lebih lengkap, serta juga lebih bergaya. Kadang sebagai manusia, Anda ingin memiliki hal baru yang lebih baik dan efisien agar menunjang aktivitas sehari-hari.

Nah,pertimbangan selanjutnya untuk mengganti mobil lama dengan mobil baru adalah apabila kendaraan tersebut sudah tidak lagi memenuhi kebutuhan Anda, seperti kabin terlalu kecil atau mesin kurang mumpuni.

Biasanya, mobil baru dirancang sedemikian rupa agar memiliki kemampuan lebih dari mobil keluaran model lama, baik dari sisi keamanan maupun efisiensi.

5. Menenangkan Pikiran

Terakhir adalah perihal menenangkan pikiran. Jika pemilik mobil ingin bersantai tanpa memikirkan kerusakan yang akan melanda mobil, maka membeli mobil baru adalah jawabannya.

Biasanya, mobil baru akan dilengkapi dengan garansi minimal 3 tahun, jumlah kilometer rendah, serta kualitas mobil masih baik. Sehingga, hal ini akan memangkas biaya perawatan mobil.

Apakah 5 pertimbangan tersebut ada di dalam benak Anda? Jika iya, maka sudah saatnya mengganti mobil lama dengan mobil baru. Namun, semua pilihan tetap ada di tangan Anda.

Baca juga: 5 Syarat Penting dalam Pengajuan Kredit Mobil

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama