Potensi Bisnis E-commerce di Indonesia

Saat ini, bisnis yang perkembangannya cukup pesat di Indonesia adalah e-commerce. Salah satu faktanya adalah dengan menjamurnya bisnis berbasis online ini.

E-commerce, bisnis jual beli secara online, telah mengubah cara masyarakat Indonesia dalam berbelanja. Kini, banyak orang yang beralih ke internet untuk mencari dan membeli produk, mulai dari peralatan rumah tangga, fashion, gadget, kendaraan, tiket perjalanan, dan masih banyak lagi.

E-commerce memberikan kemudahan dalam berbelanja. Salah satunya adalah memungkinkan calon pembeli mengakses sebuah situs e-commerce dari manapun dan kapanpun, mulai dari laptop, PC, tablet hingga smartphone.

Proses pembayaran juga cukup mudah. Rata-rata e-commerce memberikan fasilitas dan cara pembayaran yang membuat nyaman konsumen.

Metode pembayaran pun bermacam-macam, mulai dari transfer antar bank, kartu kredit, Cash On Delivery (COD), rekening bersama dan lain sebagainya.

Bagaimana Potensi Bisnis E-commerce di Indonesia?

Pertumbuhan pesat pangsa pasar e-commerce di Indonesia memang sudah tidak diragukan lagi. Dengan jumlah pengguna internet aktif di Indonesia mencapai angka 88,1 juta, pasar e-commerce menjadi tambang emas yang sangat menggoda.

Pertumbuhan ini didukung dengan data dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, yang memperkirakan bahwa transaksi dari e-commerce di Indonesia pada 2016 dapat mencapai 25 miliar USD.

Jumlah tersebut naik hingga 40% dibandingkan 2015 yang diperkirakan mencapai 13 miliar USD.

Ia mengatakan, pesatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia didorong oleh target pertumbuhan ekonomi di atas 5%.

Selain itu, pertumbuhan transaksi e-commerce juga seiring dengan gencarnya sosialisasi dan promosi yang dilakukan terkait e-commerce, serta penetrasi internet terus meningkat.

Lebih lanjut ia memaparkan, hasil prediksi prospek bisnis e-commerce di Indonesia juga menyebutkan bahwa pada 2016 akan ada 8,7 juta konsumen toko online. Jumlah tersebut naik dibanding 2015 yang "hanya" sebesar 7,4 juta pembelanja online.

Bisnis E-commerce di Indonesia Bergerak Pesat

Fakta lain juga menyebutkan bahwa pasar e-commerce di Indonesia akan bergerak pesat dari 1,3 miliar USD pada 2015, menjadi 7,9 miliar USD pada 2020.

Angka ini didapat berdasarkan hasil riset Accenture, sebuah lembaga konsultan yang bergerak di bidang teknologi digital. Laporan ini dirilis Jumat (26/2) lalu di Singapura.

Mohamed Sirajuddeen, Managing Director Accenture Digital menuturkan, salah satu faktor yang mendorong perkembangan pasar e-commerce di Indonesia adalah efektivitas berbelanja secara online.

Menurutnya, waktu adalah hal paling berharga bagi konsumen di Indonesia. Sehingga berbelanja via online sangat memudahkan hidup mereka. Selain itu, Indonesia memiliki populasi muda yang begitu besar dengan penggunaan smartphone yang masif.

Selanjutnya, bonus demografis dan kecanggihan teknologi juga menjadi daya dorong pesatnya aktivitas belanja online di Indonesia. Selain itu, faktor kenyamanan yang ditawarkan dalam aktivitas belanja online juga menjadi perhatian konsumen di Indonesia.

Ditambah lagi, saat ini Pemerintah Indonesia tengah meningkatkan infrastruktur telekomunikasi, seperti jaringan pita lebar (broadband) serta teknologi 4G.

5 Jenis Produk Paling Laku di E-commerce

Ingin menjalani bisnis e-commerce? Salah satu cara mewujudkannya adalah Anda harus jeli membaca kondisi saat ini, yaitu dengan menyediakan produk yang benar-benar dibutuhkan konsumen. Dengan begitu, strategi pasar e-commerce akan mencapai target yang diharapkan sebelumnya.

Inilah 5 jenis produk paling sering diincar konsumen melalui e-commerce di Indonesia.

1. Produk Fashion

Jenis produk yang paling banyak dibeli konsumen melalui e-commerce adalah produk fashion. Seiring tren fashion dan gaya hidup mengalami perubahan semakin cepat, membuat hampir semua orang ingin terus terlihat modis dan fashionable.

2. Produk Kecantikan

Jenis produk satu ini memang banyak dicari oleh kaum hawa. Maka dari itu, sebuah toko online harus selalu meng-update berbagai macam produk kecantikan, mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki.

3. Gadget

Gadget hampir menjadi kebutuhan bagi setiap orang. Oleh sebab itu, kebanyakan toko online terus menjajakan produk gadget terbaru setiap saat. Untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

4. Produk Kesehatan

Kesadaran masyarakat akan kesehatan semakin hari semakin mengalami peningkatan. Maka dari itu, banyak toko online yang terus melakukan perubahan terhadap penjualan produk kesehatan. Misalnya saja produk berupa ramuan tradisional, madu atau produk kesehatan lainnya.

5. Produk Perlengkapan Rumah Tangga

Produk ini memang bisa didapatkan dengan mudah secara offline. Akan tetapi, orang-orang kini lebih tertarik untuk membelinya secara online karena berbagai pertimbangan. Salah satunya adalah karena harga lebih terjangkau.

Itulah gambaran potensi e-commerce di Indonesia. Keberadaan bisnis ini tentu menguntungkan bagi produsen ataupun konsumen. Apakah Anda tertarik untuk terjun ke dunia bisnis ini?

Baca juga: Tips dan Trik Online Shop di Instagram

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama