Jadi Pengusaha, Harus Berani Beda!

Terkadang, tidak mudah mencari pekerjaan yang benar-benar tepat. Jadi pegawai kantoran atau malah merasa lebih cocok wiraswasta. Jika pilih berbisnis, harus berani unik!

Rezeki kadang susah ditebak ke mana arahnya. Begitu juga dengan profesi yang bisa mendatangkan rezeki atau yang paling tepat untuk ditekuni dan memungkinkan Anda hidup sejahtera sekaligus bahagia.

Bukan hal aneh lagi, seseorang menekuni pekerjaan yang tidak berhubungan dengan latar belakang pendidikan. Oleh berbagai alasan, sering orang terpaksa berdamai dengan pekerjaan yang ada. Padahal, sama sekali dia tidak menemukan passion dalam pekerjaan yang ditekuni.

Apalagi, jika kemudian rutinitas kerja membuatnya tak sempat lagi menimbang apakah dia benar-benar menikmati pekerjaan itu. Yang ada kemudian adalah tuntutan jika dia harus bekerja untuk memenuhi segala kebutuhannya dan keluarga. Suka atau tak suka

Bakat Pengusaha yang Merdeka

Namun, ada banyak juga yang tak mau makin terbenam. Apalagi, jika sejak awal dia merasa tak memiliki bakat sama sekali sebagai pegawai.

Karakter kelompok ini biasanya cepat bosan dengan rutinitas dan berani mengambil risiko. Selain itu, dia juga pribadi yang kreatif, inovatif, berjiwa pemimpin, memiliki insting bagus, dan memiliki jaringan pertemanan yang sangat luas.

Singkat kata, pemilik bakat pengusaha adalah mereka yang tak pernah takut dengan sesuatu yang baru. Sebab, dengan segala kelebihan yang ada padanya, dia mampu mengubah segala kendala sebagai peluang.

Bakat kreatif, insting yang bagus, dan keberanian selalu memberi jalan bagi pribadi-pribadi entrepreneur untuk mencari jalannya sendiri. Inilah sosok-sosok merdeka dalam berpikir dan bertindak yang tampil menjadi bos untuk dirinya sendiri dan kemudian bagi orang lain.

Kreatif, Inovatif, dan Beda

Ciri khas pemilik bakat pengusaha atau pebisnis lainnya adalah kecenderungan sikap inovatif, kreatif, dan gampang menemukan aneka solusi untuk berbagai urusan. Hal itu bisa dilihat dari seberapa sering Anda mampu memberikan ide-ide brilian saat sedang dalam masalah.

Contoh pebisnis sukses dari Tanah Air adalah Hendy Tanaka. Pria kelahiran Solo, Jawa Tengah, ini dengan kreatif memboyong ide Waffelicious sekembalinya dari jalan-jalan di Hong Kong. Dengan berani, kendati minim modal, dia membuka outlet pertama di Solo pada 2012.

Setahun kemudian bisnis kuliner tersebut dia tawarkan dengan sistem waralaba. Hasilnya, kini merek Waffelicious telah memiliki 110 gerai cabang di berbagai penjuru kota di Indonesia. Bahkan, dengan franchise fee yang dibayarkan sekali senilai Rp45 juta, Hendy optimis memiliki 150 outlet hingga akhir 2016 lalu.

Bakat kreatif lainnya ditunjukkan oleh pengusaha muda, Sarendra Dwi Kusuma, yang juga dari Solo. Dengan cerdik dia memanfaatkan kegemaran masyarakat, terutama anak-anak muda, akan berbagai produk berbahan cokelat dan kopi.

Dengan bendera Mosco, Sarendra menciptakan beberapa varian cokelat dan kopi yang membuat konsumennya yang rata-rata anak muda ketagihan. Bukan karena rasanya yang yummy, namun juga harga yang terjangkau. Harga kaki lima dengan kualitas rasa minuman kafe membuat Mosco laris manis.

Kini, Sarendra juga melebarkan sayap dengan model franchise. Dengan investasi sebesar Rp6 juta, franchise berpeluang meraih BEP antara dua hingga tiga bulan.

Nah, Anda mengaku sebagai pemilik bakat pengusaha? Mengapa tidak berani mengambil keputusan untuk mencoba sesuatu yang baru, atau memanfaatkan yang sudah ada dan secara kreatif membuatnya beda?

Ikuti Insting, Kuatkan Modal

Insting bagus dalam mengendus peluang usaha saja tak cukup. Seorang pengusaha harus melengkapi diri dengan keberanian untuk mengambil keputusan. Tak ada pilihan lain, Anda harus menyiapkan modal jika ingin banting setir jadi pengusaha. Kecerdikan Anda sebagai pengusaha tentu mampu menjawab tantangan ini.

Pertama, Anda bisa saja bertahan sementara waktu menjadi karyawan untuk menghimpun modal. Atau, catatan sebagai karyawan dengan sejumlah gaji cukup sebagai syarat mengajukan aplikasi kartu kredit. Mengapa kartu kredit?

Bagi pengusaha, kartu kredit wajib hukumnya. Sebagai pengusaha tentu Anda akan berada dalam mobilitas tinggi dengan beragam transaksi keuangan yang bergerak sangat dinamis. Semua itu akan lebih efektif dengan dukungan mesin uang elektronik tersebut.

Salah satu contoh, pengusaha bisa memanfaatkan fasilitas mileage dan frequent flyer pada kartu kredit untuk menunjang mobilitas. Bahkan, diskon hotel, tiket pesawat, berikut fasilitas airport lounge yang nyaman lengkap dengan asuransi.

Pintu Pembuka Jalan KTA

Bukan itu saja, kartu kredit juga menjadi pintu pembuka untuk mengajukan kredit tanpa agunan (KTA). Pengusaha tak bisa mengajukan KTA sama halnya sayur tanpa garam. Dengan kucuran kredit, pengusaha seperti mendapat ‘nyawa’ untuk mengembangkan usahanya.

Standard Chartered KTA layak untuk dicoba. Standard Chartered tercatat sebagai produk KTA yang tidak ribet. Hadir dengan bunga ringan dan cicilan tetap, produk pinjaman ini juga relatif tidak memberatkan untuk Anda yang ingin segera menuntaskan jiwa pengusaha.

Jika Anda mengajukan aplikasi SCBK melalui KreditGoGo, bonus gratis Powerbank Xiaomi 10400mAh menanti saat pinjaman tersebut cair. Nah, tunggu apalagi? Segeralah tetapkan hati untuk banting setir menjadi pengusaha. Ingat, kesempatan emas harus direbut dan diperjuangkan. Bukan menunggu jatuh dari langit.

#ModalBisnis

Baca juga:
Jadi Kaya Berkat YouTube, Ikuti Rahasia Sukses Para Vlogger
Hore! Suku Bunga Kartu Kredit Turun

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama