Uang di Rekening Bank Tiba-Tiba Hilang? Ini 7 Cara Mengurusnya

Kasus nasabah kehilangan uang di rekening bank marak terjadi di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh perbuatan pihak yang tidak bertanggung jawab. Lantas, bagaimana jika terkena masalah ini?

Siapapun tentu kesal jika kehilangan uang. Apalagi jika uang di rekening bank hilang secara tiba-tiba tanpa adanya transaksi dan tidak diketahui ke mana perginya uang tersebut. Hilang uang seperti ini tercatat pernah terjadi beberapa kali di industri perbankan Indonesia.

Pada Agustus 2015 lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu mengatakan, sudah menerima laporan salah seorang nasabah Bank Mandiri yang kehilangan dana Rp 49 juta dari rekening tabungannya.

Hilangnya uang dari rekening tabungan nasabah tersebut terjadi 15 Juni 2015 lalu, saat dirinya melakukan transaksi non-tunai yakni transfer dana sebesar Rp 8 juta.

Setelah transaksi, ia mendapat laporan transaksi lain dari rekeningnya ke rekening Bank Tabungan Negara (BTN) sebesar Rp 49 juta.

Dana tersebut ditransfer ke seseorang pemilik rekening Bank Tabungan Negara bernama Ristomatila yang berdomisili di Bali. Padahal, sang nasabah tidak pernah mengenal orangnya dan tidak pernah transfer dana tersebut.

Siapapun tentu tidak ingin mengalami kasus hilang uang. Namun jika Anda mengalaminya, ada beberapa cara yang harus ditempuh, mulai dari apa saja yang harus dilakukan, dipersiapkan, harus menemui siapa, serta menuju ke mana. Berikut adalah penjelasan mengenai 7 cara yang ditempuh jika uang di rekening bank hilang.

1. Datangi Bank Tempat Anda Menyimpan Uang

Hal pertama adalah harus menghubungi atau mendatangi petugas bank tempat Anda menyimpan uang. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah menemui kepala cabang bank. Atau alternatif lainnya adalah menelepon call center bank bersangkutan.

Nantinya, pihak bank akan membantu mengurus hilangnya uang di rekening bank. Dalam langkah ini, Anda harus mempersiapkan cerita kronologis kejadian hilangnya uang di rekening. Pastikan juga bahwa Anda tidak melakukan kelalaian atas hilangnya uang di rekening bank tersebut.

2. Pelaporan Tidak Lebih dari 20 Hari Kerja

Sebaiknya, pelaporan kasus hilang uang ke pihak bank tidak melewati 20 hari kerja. Sebab, terdapat batas waktu pelaporan jika masalah ini ingin diselesaikan.

Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia Nomor 16/1/PBI/2014 tanggal 21 Januari 2014 Tentang Perlindungan Konsumen Jasa Sistem Pembayaran dan Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 16 /16/DKSP tanggal 30 September 2014 tentang Tata Cara Pelaksanaan Perlindungan Konsumen Jasa Sistem Pembayaran.

Dimana, bank seharusnya menyelesaikan penanganan pengaduan dalam jangka waktu paling lama 20 hari kerja sejak pengaduan diterima dan disertai dengan dokumen pendukung secara lengkap.

3. Datangi Kantor Bank Indonesia

Apabila bank tidak menyelesaikan penanganan pengaduan ini dalam 20 hari, Anda harus secepatnya mendatangi Bank Indonesia, tepatnya ke Divisi Perlindungan Konsumen Sistem Pembayaran (PKSP). Batasan kerugian yang bisa dibantu oleh Bank Indonesia adalah Rp 500 juta.

Pada waktu memenuhi undangan klarifikasi pengaduan, Anda harus menyiapkan data-data pendukung. Bank Indonesia akan membantu upaya mediasi. Namun, keputusan akhir tetap ada di bank tempat Anda menyimpan uang.

4. Lapor OJK

Bersamaan waktu dengan pengaduan Bank Indonesia, Anda juga bisa menelepon layanan konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di nomor telepon 1500655 atau mengirimkan email di konsumen@ojk.go.id

5. Datang ke BPSK

Jika proses mediasi masih mengalami kendala, disarankan agar Anda segera menghubungi Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) di tingkat kota/kabupaten

 BPSK bernaung di bawah Direktorat Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Perlu dicatat bahwa saat melaporkan kasus hilang uang ke BPSK, Anda terlebih dahulu harus menghubungi pihak Bank Indonesia dan OJK.

6. Lapor YLKI

Sejalan dengan BPSK, Anda juga bisa menghubungi Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) yang juga membantu konsumen dalam memperjuangkan haknya, termasuk menerima keluhan atau pengaduan konsumen, misalnya kasus hilang uang di rekening bank.

7. Menempuh Jalur Hukum

Apabila proses nomor 1-6 sudah memakan waktu lebih dari 2 bulan dan belum terlihat adanya jalan keluar, Anda bisa meminta bantuan kuasa hukum/lembaga bantuan hukum. Pilihlah kuasa hukum/lembaga bantuan hukum yang Anda kenal atau ada seseorang yang merekomendasikannya.

Semoga bisa membantu Anda dalam memecahkan masalah kehilangan uang di rekening bank. Kami berharap, semoga tidak ada lagi kasus-kasus seperti ini.

Baca juga: Waspadalah Terhadap 3 Jenis Investasi Bodong Ini

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama