Sudahkah Uang Anda Digunakan pada Tempat yang Sesuai?

Uang bagian yang paling sensitif. Maka dari itu, Anda harus pandai mengelolanya jika tidak mau terjebak utang dan pastikan digunakan pada tempatnya.

Yakin penghasilan yang Anda dapatkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari anda? Apakah uang Anda sudah digunakan pada tempat semestinya? Sudahkah membuat anggaran keuangan sesuai dengan prioritas pengeluaran Anda? Jika belum, pastikan hal-hal berikut agar penghasilan Anda dapat terkelola lebih baik lagi.

Kurangi Biaya Sepele yang Tidak Perlu

Mungkin sebagian orang tidak menyadarinya karena sedikitnya jumlah uang yang dikeluarkan untuk membeli sesuatu . Misalnya, Anda senang sekali membeli kopi seduh diwarung seharga Rp 3.000. Jika setiap hari, maka Rp 3.000 x 7 hari = Rp 21.000, maka dalam sebulan Rp 84.000. Padahal, jika Anda menyeduhnya sendiri dirumah, Rp 84.000 dapat digunakan untuk membeli 12 renceng Kopi Kapal Api Mocha, yaitu 120 sachet. Wah, bisa untuk 4 bulan tuh jika Anda sehari meminum 1 cangkir kopi. Jadi, lebih irit mana?

Masih ada contoh lain, Anda pasti memiliki pekarangan rumah bukan, yang pastinya selalu ada rumput liar yang tumbuh setiap bulannya. Pertanyaannya, apakah Anda membersihkannya sendiri atau memanggil tukang kebun? Berapa biaya yang Anda berikan untuk membayar upah tukang kebun tersebut? Setelah KreditGoGo survei tukang kebun di daerah Pasar MInggu Jakarta Selatan, biaya per hari mereka adalah Rp 100.000. Lumayan mahal, bukan? Saran kami, lebih baik Anda meluangkan waktu Anda pada hari Minggu pagi untuk membersihkan rumput tersebut dalam 1 bulan. Selain menghemat pengeluaran, Anda juga bisa menata halaman rumah Anda sesuai dengan keinginan.

Kurangi Juga Biaya Besar Anda

Beda halnya dengan di atas, yang jumlahnya kecil namun jika dicermati ternyata menghabiskan banyak uang. Kali ini yang wajib Anda waspadai sesuatu yang memang sudah terlihat menghabiskan banyak uang, seperti rokok. Cobalah untuk berhenti merokok, selain menghabiskan banyak uang, rokok pun membahayakan kesehatan dan lingkungan Anda.

Dari beberapa contoh yang telah disebutkan, uang di atas dapat digunakan untuk hal lain yang lebih berguna, bermanfaat, dan tentunya meringankan beban Anda, seperti:

Menebus Barang Gadaian Anda

Anda memiliki motor, emas, bahkan rumah yang digadaikan? Lebih baik Anda tebus barang Anda dengan cara mengurangi pengeluaran yang tidak perlu dan menghemat pengeluaran Anda sebelum tanggal jatuh tempo tiba. Mengapa? Semakin lama barang Anda berada dipegadaian, maka akan semakin besar pula bunga yang akan Anda terima untuk menebusnya. Bukannya menyelesaikan masalah, malah memperbesar pinjaman dana tunai Anda.

Untuk Investasi Jangka Panjang

Daripada untuk membeli barang mahal yang hanya digunakan untuk bersenang-senang lebih baik gunakan uang tersebut untuk sebuah investasi jangka panjang, seperti untuk berinvestasi tanah, emas, bahkan kos-kosan. Memang modal yang dikeluarkan terlihat lebih besar, puluhan juta bahakan bisa mencapai miliaran. Tetapi nilai ini sebanding dengan keuntungan yang akan didapat.

Mari kita berhitung. Anda berinvestasi kos-kosan sebanyak 112 kamar di daerah Bogor senilai Rp 6,2 miliar. Rata-rata penghasilan setiap kamarnya adalah Rp 600 ribu, maka jika dikalikan 112 kamar adalah Rp 67,2 juta dalam sebulan. Dalam setahun, dapat terkumpul sekitar Rp 806,4 juta. Membutuhkan waktu 8 tahun agar modal Anda dapat kembali, setelah itu, Anda dapat menikmati hasil dari investasi Anda.

Di atas merupakan contoh investasi besar. Lalu, bagaimana jika Anda tidak memiliki modal sebesar itu? Jangan khawatir, Anda yang memiliki modal kecil pun dapat berinvestasi, seperti investasi waralaba, mulai dari Rp 1,5 juta sampai Rp 10 Juta. Waralaba apa itu? Oke, akan KreditGoGo jabarkan satu-satu ya.

1. Cappucino Cincau

    Ini dia, waralaba termurah yang pernah ditemui, Cappucino Cincau. Dengan paket Rp 1,5 juta, Anda akan mendapatkan bahan baku, seperti 13 rasa powder 1kg,2 jerigen gula cair 6,5 kg, 10 sachet jelly powder, 300 pcs cup & lid, 1 pack sedotan, 1 kg kantong panjang, 2 pcs takaran gula, dan 1 pcs sendok pengaduk. Sayangnya, jika mendaftar pada paket ini, anda tidak mendapatkan meja counter dan display. Bila, Anda ingin mendapatkannya, Anda bisa memilih paket lain, sesuai dengan fasililtas yang akan diberikan.

    2. Burger Edam

Brand Burger Edam pastinya sudah tidak asing lagibukan bagi Anda. Ya, untuk memulai usaha waralaba ini hanya membutuhkan modal Rp 3. Apa saja yang akan Anda dapatkan? Anda akan dapat sebuah outlet tetap berbahan alumunium plus perlengkapan usaha yang lain dan juga spanduk dagang. Selain itu bahan baku seperti roti burger, daging, sosis, bumbu serta saus dan juga pembungkus makanan. Pihak pengembang pun tidak akan menarik biaya seperti royalty fee. Mudah, bukan?

3. Tahu Jeletot Taisi

Mayoritas orang Indonesia menyukai makanan yang pedas. Kerena itulah, peluang bisnis camilan tahu pedas ini sangat potensial. Nilai investasi yang harus dikeluarkan oleh calon mitra Tahu Jeletot Taisi adalah sebesar Rp 10 juta, sudah termasuk pengadaan unit booth untuk berjualan, kaus seragam untuk pekerja, juga untuk peralatan dan bahan-bahan untuk menjalankan usaha Tahu Jeletot.

Jadi, sudah paham pentingnya penempatan keuangan Anda? Lakukan sekarang juga, jangan ditunda.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama