Membuat Personal Budgeting, Apa Perlu?

Keahlian dalam manajemen keuangan sangat diperlukan untuk menciptakan cashflow yang sehat. Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan personal budgeting.

Keuangan adalah salah satu hal yang sensitif jika dibicarakan. Maklum saja, keuangan sering menjadi tolak ukur kemapanan seseorang. Kekayaan tersebut bisa dikatakan didapatkan dengan cara yang tidak mudah. Ada beberapa strategi yang harus dilakukan agar perputaran uang tersebut stabil. Sudah pasti ini menjadi tujuan setiap orang dalam menjalani kehidupan. Nah, sekarang pertanyaannya, “apakah saya mampu?”

Keutamaan personal budgeting

Ya, setiap orang mempunyai kemampuan untuk membuat personal budgeting. Yang perlu dilakukan hanyalah motivasi untuk belajar mengenai finansial dan keahlian dalam membuat rencana. Keuangan pribadi ini berfungsi untuk mengatur pemasukan dan pengeluaran Anda. Menurut pakar psikologi, secara emosional manusia sering menemukan berbagai kendala dalam merencanakannya. Mereka sulit menentukan aliran yang tepat dalam kebutuhan sekarang dan di masa nanti.

Lalu, apa tujuan dari financial planning? Ini adalah proses dalam mencapai cita-cita dalam hidup Anda melalui manajemen keuangan, yang meliputi kebutuhan membeli rumah, membeli mobil, menabung untuk pendidikan anak, atau bahkan perencanaan untuk pensiun. Prosesnya akan melalui beberapa tahap, yaitu

1. Mengumpulkan semua informasi yang relevan mengenai keuangan

Dengan kata lain, Anda harus memperbanyak referensi mengenai pengetahuan keuangan Anda. Jangan takut Anda akan ketinggalan informasi. Sekarang bacaan mengenai ekonomi banyak Anda temukan internet. Atau jika Anda mempunyai waktu, tidak ada salahnya untuk mendatangi seminar mengenai keuangan.

2. Mempunyai cita-cita jangka pendek dan panjang dalam hidup

Dalam 5 tahun ke depan Anda mau jadi apa? Atau anak Anda akan berumur berapa, dan apa saja yang ia butuhkan. Apakah ia akan mulai masuk sekolah dasar. Bagaimana dengan cicilan KPR Anda, atau bahkah apa cicilan mobil Anda sudah akan lunas?

3. Memeriksa status keuangan Anda saat ini

Ini yang harus secara rutin Anda lakukan. Jangan sampai Anda keteteran membayar tunggakan cicilan kartu kredit. Usahakan pengeluaran Anda dalam sebulan tidak melebihi dari pemasukan Anda.

4. Memiliki strategi keuangan yang jitu untuk menghadapi tujuan Anda kedepan

Jangan sampai Anda menyentuh zona krisis finansial. Utamakan apa yang menjadi prioritas Anda. Dan sebaiknya Anda selalu bijaksana dalam mengatur keuangan. Selain akan membahayakan keuangan, ini juga dapat berimbas terhadap aset yang Anda miliki. Ujung-ujungnya Anda akan berhutang atau menjual rumah Anda.

Tujuan dari personal budgeting

Perencanaan keuangan dapat memberikan tujuan dan makna dalam pembuat keputusan keuangan Anda. Anda akan mengerti bagaimana setiap keputusan finansial yang Anda buat akan berpengaruh terhadap sektor keuangan Anda yang lain.

Secara keseluruhan Anda dapat mempertimbangkan efek jangka pendek dan panjang pada tujuan hidup Anda. Anda juga dapat beradaptasi lebih mudah untuk perubahan hidup. Dan dengan adanya personal financial, Anda akan merasa lebih aman bahwa tujuan utama Anda berada di jalur yang tepat. 

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama