Benda di Rumah yang Bisa Membuat Boros Tagihan Listrik

Sebagai keluarga muda, pasti banyak di antara Anda yang menginginkan tagihan listrik sedikit dihemat? Ingin tahu caranya. Hal sederhana ini mungkin bisa membantu.

Rekan kantor Anda baru saja menikah. Beberapa bulan berlalu, dan masa romantisisme berganti menjadi rutinitas pembayaran tagihan, misalnya bayar tagihan listrik tiap bulan. Itu hampir pasti. Tidak bisa dihindari. Kalau tagihan tidak dibayar, masa kemesraan pernikahan muda bisa ribut mulut di rumah dalam keadaan gelap gulita dan juga gerah karena pendingin ruangan tidak nyala. Harusnya sih itu menjadi persoalan mudah untuk ditangani.

Seperti yang diketahui, tarif golongan listrik sudah naik mulai Juli 2014. Sebenarnya apa sih yang bikin tarif listrik naik? Coba deh baca dulu Peraturan Menteri ESDM Nomor 09 Tahun 2014 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Di dalam peraturan itu disebutkan bahwa yang bikin tarif listrik bisa naik adalah indikator kurs, inflasi, dan ICP (Indonesia Crude Price). Itu makanya naik secara bertahap, atau bahkan berfluktuasi.

Nah, sudah tahu kan kenapa tarif listrik naik? Sekarang bagaimana sih cara hemat tagihan listrik tersebut? Sebenarnya jika Anda mau berpikir secara terbuka dan luas, ada beberapa cara agar tagihan listrik di rumah kita bisa ditekan. Itu berawal dari pemakaian alat-alat rumah tangga dan perangkat elektronik di rumah kita. Jika jarang dipakai, atau sudah selesai memakai alat tersebut, biasakan matikan dan cabut dari stop kontak agar listrik tidak teraliri terus.

Oke, sekarang produk elektronik rumah tangga apa saja sih yang bisa dicermati. Coba di bawah ini.

lampu LED

Lampu Penerangan

Jika terbiasa beli lampu putih, itu sudah tidak zaman. Coba cari yang spesifik untuk lampu penerangan, misalnya lampu LED (Light Emitting Dioda). Lampu model itu adalah lampu tahan panas dengan ukuran watt kecil. Jangan lagi beli yang non-LED, sebab itu membuat panas ruangan. Ruangan panas, maka AC pun jadi menambah beban. Bahkan Anda cenderung membeli kipas angin kan?

Optimalkan cahaya siang hari. Jika ruangan sedikit tertutup, buka gorden selebar mungkin dan jendela di ruangan. Usahakan cahaya siang masuk sehingga lebih terang. Untuk malam hari, biasakan matikan lampu jika Anda sudah tidak di ruangan itu, misalnya kamar mandi.

Sesuaikan jumlah titik lampu dengan kebutuhan ruangan. Jika ruangan Anda tergolong luas, belilah LED dengan daya sorot luas ke berbagai penjuru. Itu lebih baik dibanding membeli dua bohlam dengan watt yang sedikit lebih terang. Bila Anda memiliki teknologi listrik bertenaga surya, rawatlah. Teknologi itu bermanfaat untuk penerangan di luar rumah atau bahkan taman.

Lemari Es/Kulkas

Jangan pernah memasukkan makanan atau minuman panas ke dalam lemari es. Kenapa? Ini membuat kinerja lemari es menjadi lebih berat. Tandanya adalah kompresor pendingin semakin banyak mengonsumsi listrik. Jika berniat, misalnya, mendinginkan puding (agar-agar) pastikan hawa panas puding tersebut berkurang, lalu bisa dimasukkan ke kulkas.

Isi lemari es secukupnya. Bagi wanita, mereka pada umumnya juga memasukkan kosmetik yang memerlukan kondisi dingin ke lemari pendingin. Itu juga semakin memberatkan kinerja kondensor. Bersihkan juga kondensor secara teratur.

Penyejuk Udara (Air Conditioner)

Jika Anda bepergian ke luar rumah, matikan pendingin ruangan. Atur suhu ruangan sesuai kebutuhan. Jangan terlalu dingin ketika sedikit orang, dan suhu pun jangan terlalu rendah ketika banyak orang di ruangan. Hindari juga kebocoran udara luar. Jika udara dari luar ruang masuk, pendingin ruangan menjadi dua kali berkinerja lebih berat. Atur juga jadwal rutin pencucian/pembersihan pendingin ruangan.

mesin cuci

Mesin Cuci

Untuk mesin cuci, gunakan sesuai yang ditentukan. Jangan coba-coba memasukkan pakaian kotor lebih dari kapasitas kilogram yang ditentukan dari pabrik pembuatnya. Jika mesin cuci yang Anda miliki memiliki sistem pengeringan dengan listrik, hindari keseringan pemakaian. Intensitas yang sering mencuci dengan pengeringan mesin cuci membuat tagihan listrik menjadi lebih besar dari bulan sebelumnya. Jika pakaian Anda tidak terlalu butuh perawatan khusus, coba sinar matahari untuk mengeringkannya. Itu lebih alami.

Setrika

Jika ingin menyetrika pakaian, cobalah sesuaikan dengan jenis panas yang tertera pada label pakaian. Jangan pasang panas yang tinggi untuk pakaian yang halus seperti linen. Hindari juga menyetrika dalam jumlah sedikit tapi sering. Lebih baik menyetrika dalam jumlah banyak tetapi intensitas yang sedikit jarang. Ini yang paling sering dilupakan oleh asisten rumah tangga, biasakan bersihkan bagian bawah setrika setiap waktu. Kotoran atau kerak yang menempel di bagian bawah setrika sebenarnya, selain membuat setrika menjadi tidak licin, juga membuat panas yang keluar menjadi tidak optimal.

Penanak Nasi (Rice Cooker)

Pertama, jika hendak membeli penanak nasi belilah dengan daya listrik yang kecil. Tidak usah terlalu besar kecuali jika memang jumlah anggota keluarga di rumah Anda cukup banyak. Satu hal yang banyak terlupakan orang adalah ketika memakai penanak nasi jangan dibarengi dengan banyak peralatan listrik yang digunakan. Pastikan ketika menanak nasi, jangan ada peralatan listrik lain yang berdaya listrik besar juga ikut nyala. Dan ketika setelah nasi matang, cabut sambungan listrik dari steker. Kecuali jika Anda ingin menghangatkan nasi, colok kembali.

pompa air

Mesin Pompa Air

Di Jakarta, atau khususnya di daerah yang banyak memiliki kos-kosan, menyalakan pompa air terlalu sering membuat ibu kos marah-marah, atau bahkan bersungut-sungut tanda menaikkan sewa kos. Itu karena biasanya pompa air sering dinyalakan. Praktisnya, gunakan bak penampung air dengan kapasitas besar, sehingga tidak sering-sering menyalakan pompa air. 

Pilih pompa air dengan sistem otomatis yang berhenti ketika bak penampung sudah penuh. Itu akan lebih praktis, baik air PAM maupun air sumur. Teliti juga apakah ada kebocoran air dari pipa. Terakhir, gunakan air dengan bijaksana dan sehemat mungkin.

Agar hemat listik mengapa Anda tidak mencoba untuk membaca artikel kami yang lain, Menghemat Listrik, Menghemat Kocek

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama