Belajar Investasi dengan Tabungan Rencana

Selalu saja ada alasan untuk mangkir dari menabung, mulai dari diskon belanja hingga mencoba restoran baru. Mari belajar menabung lewat Tabungan Rencana. Caranya gampang!

Selamat! Anda baru saja mendapatkan promosi di kantor. Gaji Anda dinaikkan jadi dua kali lipat. Namun, mengapa saldo dalam rekening seperti tak juga menunjukkan adanya peningkatan?

investasi tabungan rencana

Adalah wajar bila Anda ingin menikmati hasil jerih payah “sedikit” lebih banyak. Terlebih lagi, dengan kondisi keuangan yang meningkat.

Tidak ada lagi alasan untuk menahan diri membeli barang bagus yang dipajang di etalase toko. Tak perlu menunggu diskon, toh ada dana lebih. Ajakan teman untuk mencicipi kafe baru pun selalu menggugah selera. Alhasil, gaji serasa cuma numpang lewat setiap bulan.

Jangan sampai gelap mata, ada baiknya bila Anda juga menyisihkan sebagian dana tersebut untuk mulai merencanakan kesejahteraan di hari tua.

Tuntut Diri Sendiri Untuk Menabung

Ah, tidak apalah, menabungnya nanti saja jika ada sisa.”

Jika Anda berpikir begitu, salah besar! Yang benar, menabung di awal dan belanjakan kemudian. Itu juga harus diatur sesuai dengan kebutuhan yang menjadi prioritas.

Memang tidak mudah memang untuk menjaga mata dari godaan belanja. Apalagi, beberapa merek favorit mulai sibuk memasang label sale pada deretan gerainya di mall.

Namun, Anda harus mulai membiasakan diri untuk menyisihkan sebagian uang demi memupuk pundi-pundi darurat.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah langsung memotong anggaran dari gaji untuk ditabung terlebih dahulu. Setelah uang Anda aman tersimpan, gunakan sisa pendapatan untuk biaya operasional, termasuk urusan pembayaran tagihan.

Siapkan Dana Darurat

investasi tabungan rencana

Tampilan glamor tak akan ada artinya tanpa kondisi keuangan yang stabil. Jadi, sebelum Anda berpesta dengan penghasilan yang dimiliki, wajib untuk memiliki dana darurat.

Besar penyisihan untuk dana darurat ini berbeda bagi setiap orang. Disesuaikan dengan pendapatan masing-masing.

Perhitungan yang paling umum adalah tiga kali dari jumlah pengeluaran Anda setiap bulan. Tetapi rumus ini tidak berlaku bagi wirausaha maupun pekerja lepas (freelancer). Kedua profesi tersebut perlu mempersiapkan, setidaknya, 6 – 12 kali dari total pengeluaran.

Nantinya, dana ini bisa dimanfaatkan ketika terjadi situasi kritis seperti sakit dan kehilangan pekerjaan atau benda yang jadi penunjang hidup.

Disiplin Bersama Tabungan Rencana

Hati sudah mantapkan niat untuk menabung, tapi implementasi malah berjalan sebaliknya. Selalu saja ada hal yang menggoda iman untuk mengambil dana dari tabungan. Mulai dari hasrat belanja hingga ajakan teman menjajal kafe baru.

Kuncinya adalah disiplin. Salah satu caranya bisa dengan memanfaatkan Tabungan Rencana. Yang menyenangkan dari Tabungan Rencana adalah sistemnya yang berjalan auto debet.

Jadi, bank akan menarik langsung sejumlah premi dari saldo rekening Anda secara rutin setiap bulannya. Artinya, Anda tidak punya alasan untuk mangkir dari menabung.

investasi tabungan rencana

Tenang saja, saldo rekening Anda tidak akan berkurang drastis. Beberapa bank menerapkan aturan bebas biaya administrasi dan pengelolaan dana setiap bulan.

Jadi, Anda bisa mengatur sendiri jumlah nominal berdasarkan kemampuan. Besar setoran bulanan Tabungan Rencana pun terbilang rendah, mulai dari Rp50.000. Jumlah tersebut bisa di top up sesuai dengan kesepakatan Anda dengan bank.

Lewat tabungan rencana, Anda sekaligus bisa belajar berinvestasi. Sebab, penarikan uang untuk jenis tabungan ini hanya bisa dilakukan setelah jangka waktu tertentu.

Minimal, nasabah baru bisa mencairkan dananya setelah menabung selama satu tahun, hingga 20 tahun.

Pilih Tabungan Rencana Paling Efisien

Dua hal yang harus Anda perhatikan ketika membuka tabungan rencana, yaitu jumlah nilai setoran dan keuntungan yang didapat.

Rata-rata suku bunga yang diberikan tabungan rencana lebih tinggi dari tabungan biasa. Mulai dari 0.75% hingga 7.25% per tahun. Misalnya, Bukopin Tabungan Rencana yang memberikan bunga setara deposito, yaitu sekitar 3 – 4% per tahun.

Lebih asyik lagi, tabungan rencana ini tidak mengikat nasabahnya. Jika dalam keadaan genting Anda butuh menarik dana sebelum tempo yang disepakati, Anda dibebaskan dari biaya penalti.

Beberapa bank juga menawarkan perlindungan asuransi jiwa dalam produk tabungan rencananya. Contoh, BNI Tapenas yang memberikan perlindungan hingga Rp1.5 Miliar sebagai asuransi bagi nasabahnya.

Bagaimana, masih merasa kesulitan untuk menabung setiap bulan? Yuk, mulai menabung dengan tabungan rencana. Selain dua bank yang disebut di atas, Anda bisa mencari referensi lainnya melalui KreditGoGo. Banyak untungnya!

#TabunganRencana

Baca juga:
Panduan Investasi Sambil Bayar Utang

5 Cara Kelola Uang Masa Muda yang Mengancam Hari Tua

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama