Awas, Kasir Minimarket Bisa Membohongi Anda Lho!

Apa Anda orang yang sering membuang struk belanjaan ketika berbelanja di swalayan? Jangankan disimpan, mungkin dibaca saja tidak pernah. Stop kebiasaan itu! Mulai sekarang baca nota pembelian agar tidak terkecoh kasir minimarket.

Seberapa sering Anda berbelanja kebutuhan ke minimarket? Jawabannya mungkin berbeda-beda. Namun, dari sekian banyak kunjungan tersebut, apakah suka memeriksa jumlah harga di struk belanjaan? Awas, jangan sampai dibohongi si kasir.

Kasus yang ingin dibahas ini sebenarnya bukan kejadian baru, melainkan sudah lama terjadi.Tindak kecurangan tersebut dilakukan pihak pegawai minimarket kepada para pelanggan dengan cara memanipulasi jumlah harga tanpa menyerahkan struk pembelian. Salah satunya seperti yang dialami oleh pemilik akun Kaskus.com bernama Lunar-Girl. Ia menceritakan kalau ia hampir menjadi korban kecurangan penjaga kasir yang mengurangi uang kembaliannya.

Minimarket

Singkat cerita, Lunar-Girl datang untuk membeli susu untuk anaknya di sebuah minimarket yang berjarak hanya 3 menit dari rumahnya. Seperti biasa, setelah mengambil barang, ia lalu bergegas pergi ke kasir untuk membayar. Di situ, ia dilayani oleh seorang pegawai yang berusia sekitar 20 tahunan. Namun, setelah memberikan uang, dirinya hanya diberi uang kembalian tanpa diberi struk pembelian. Aneh bukan?

Namun, karena merasa ada gelagat aneh, ditambah lagi layar penunjuk jumlah pembayaran mati, Lunar langsung bertanya mengapa dirinya tidak diberi nota pembelian. “Mbak, struknya mana?” tanyanya.

Benar saja, setelah ia mengajukan pertanyaan tersebut, si kasir panik dan langsung memberikan struk pembelian beserta uang kembalian senilai Rp 4.000 sambil meminta maaf. Meski sangat kesal dengan kejadian tersebut, Lunar memilih untuk tidak memperpanjang masalah dan langsung kembali ke rumah.

Setelah ketahuan, apa si kasir kapok melakukan aksi tersebut? Jawabannya tidak. Sebab Lunar kembali mengalami kejadian yang sama pada tanggal 25 Juni 2014 lalu. Kali ini ia datang ke minimarket tersebut untuk membeli keperluan lain. Kebetulan, petugas yang waktu itu hampir membohonginya sedang bertugas jaga.

Karena sudah memiliki pengalaman, Lunar pun mengawasi gerak-geriknya pada pelanggan lain. Rupanya kasir tersebut kembali beraksi dengan tidak memberi struk belanja pada pembelinya. Sayangnya, konsumen yang tidak diberi nota tersebut langsung pergi karena tidak mengerti kalau ia mungkin sedang dikerjai.

“Giliran ane (saya) bayar, kejadiannya sama juga, cuma dikasih kembalian tanpa struk. Trus ane nanya, mana notanya mbak?,” ujarnya. Sama seperti kejadian yang pernah dialaminya, kasir tersebut langsung menunduk sambil mengambil struk dan menambah kembalian senilai Rp 2.000 sambil meminta maaf.

Merasa tidak bisa mentolelir kelakuan petugas tersebut, Lunar lalu menanyai nama sang kasir dan mengancam akan mengadukan kasus ini pada atasannya. Hasilnya, ia langsung panik, meski nama aslinya terkuak karena terlihat dari name tag yang dipakai. Anehnya tanda pengenal yang dikenakannya dipasang terbalik (mungkin juga disengaja agar tidak dikenal).

Nah, kasus yang terjadi di atas sebenarnya hanya satu dari sekian banyak kejadian lain berkedok struk belanja. Bila anda melakukan pencarian di Google.com, akan banyak ditemukan curhatan orang-orang yang pernah mengalami hal serupa. Pertanyaannya, bagaimana agar tidak menjadi korban para kasir nakal tersebut? Ada beberapa hal yang mesti dilakukan.

Rencanakan Barang Apa Saja yang Ingin Dibelanjakan

Hal ini dimaksudkan agar kita tahu barang apa saja yang ingin dibeli dan bisa memperkirakan berapa banyak uang yang mungkin dikeluarkan. Misalkan, Anda ingin berbelanja sabun mandi sebanyak 4 buah di minimarket, maka pengeluarannya tentu tidak akan lebih dari Rp 10.000, bahkan kurang.

Lihat Harga Barang yang Dibeli

Biasanya, minimarket selalu menaruh daftar harga di etalase barang. Perhatikan, dan cobalah hitung total belanjaan berdasarkan list harga. Hal ini diperlukan agar kita sudah mengetahui jumlah pengeluaran yang mungkin diperlukan sebelum dihitung di kasir. Jadi, kalau ternyata jumlah harga lebih tinggi dari hitungan kita, mungkin Anda patut untuk curiga pada petugas yang bertugas.

Jangan Langsung Dibuang, Baca Struk Belanja Anda

Struk belanja

Bila mendapat struk belanja dari kasir, baca dulu belanjaan Anda, apakah sesuai atau tidak. Jangan sampai Anda tidak menyadari kalau sudah menjadi korban pembohongan. Bila tidak diberikan nota pembelian, mintalah pada si petugas. Jangan ragu, sebab itu hak yang wajib didapatkan setiap konsumen.

Bila Menjadi Korban, Laporkan!

Kalau suatu saat kita menjadi korban bermodus struk belanja ini, Anda sebaiknya mengadukannya pada customer care pihak minimarket, baik melalui email ataupun telepon yang biasanya tercantum di situsnya. Selain itu, bisa juga mengadukan kelakuan si kasir pada atasannya saat itu juga.

Hal ini dimaksudkan agar dia jera melakukan perbuatan tersebut dan bisa ditindak sesuai dengan aturan perusahaannya. Di samping itu, Anda juga melindungi konsumen lain agar tidak menjadi korban berikutnya.

Selama ini, mungkin banyak dari Anda yang acuh akan pentingnya struk belanja. Jangankan disimpan, dilihat kembali pun rasanya sangat jarang. Bahkan kebanyakan langsung dibuang ke tong sampah yang ada di sekitar minimarket.

Tetapi, dengan banyaknya kejadian yang dialami konsumen minimarket. Seharusnya hal ini bisa menjadi pelajaran kalau kita harus mulai menyadari pentingnya struk belanja dalam mengatur keuangan. Karena itu, jangan sampai menjadi korban para kasir ya!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama