Apakah Seseorang Perlu Memiliki Financial Planner?

Apakah gaji bulanan Anda hanya lewat tanpa terasa, dan rencana keuangan Anda tidak berjalan dengan baik? Itu tandanya Anda butuh jasa seorang financial planner.

Financial planner

Keuangan adalah bagian penting dari kehidupan. Mengelola keuangan menjadi persoalan yang gampang-gampang susah. Permasalahan yang dihadapi bagi kebanyakan orang adalah bagaimana cara yang tepat untuk mengelola keuangan agar menjadi aman dan nyaman bagi kondisi finansial. 

Jika kondisi keuangan Anda sehat dan aman tentunya tujuan finansial dapat dicapai dengan mudah. Tetapi yang sering terjadi, kebanyakan orang masih kesulitan mengatur keuangan pribadi dan keluarga, gaji bulanan hanya numpang lewat dan habis untuk membayar utang dan cicilan.

Sehingga yang terjadi adalah Anda sering melakukan startegi gali lubang tutup lubang untuk memenuhi semua kebutuhan. Adapun ada yang sudah memiliki tabungan dan berinvestasi rutin setiap bulan untuk kebutuhan masa depan tetapi tidak tepat arah.

Banyak juga orang yang sudah berinvestasi untuk masa depan, tetapi definisi masa depan itu sendiri belum dapat digambarkan dengan jelas. Mereka belum memiliki petunjuk untuk merencanakan keuangan dalam memenuhi kebutuhan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

Jika kondisi tersebut yang terjadi dengan Anda, apakah Anda perlu memiliki financial planner? Untuk menjawab pertanyaan tersebut Anda bisa melihat dahulu fungsi dan alasan mengapa harus memiliki financial planner.

Fungsi Financial Planer

Fungsi Financial Planer

Ibarat dokter yang berfungsi untuk menyembuhkan penyakit, maka financial planner adalah dokter dalam permasalahan keuangan. Seorang financial planner merupakan ahli di bidang ekonomi dalam mengurus aliran kas masuk dan keluar untuk mencapai tujuan-tujuan finansial. 

Jadi fungsi utama seorang financial palnner adalah untuk mempersiapkan masa depan yang terbebas dari hutang, hidup sejahtera dan memiliki pengelolaan keuangan yang baik.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan

Sebelum menentukan perlu tidaknya memiliki seorang financial planner ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama seberapa besar Anda dapat memegang kendali atas keuangan pribadi. Kedua apakah Anda dapat mengatur keuangan dengan baik sehingga gaji bulanan dapat memenuhi semua kebutuhan.

Kemudian yang ketiga, sudahkah Anda memahami segala bentuk instrumen investasi dan risiko apa saja untuk masing-masing investasi yang dipilih. Keempat sudah sejauh mana pengetahuan Anda tentang jenis-jenis utang, bedakan manakah utang “baik” dan manakah utang “buruk”.

Yang kelima bagaimanakah pemahaman Anda terhadap fungsi dan manfaat dari dana darurat. Keenam dana pendidikan anak, sudahkah Anda menyiapkannya dengan tepat. Yang ketujuh mengenai asuransi, apakah Anda memahami polis asuransi yang dibutuhkan untuk diri Anda.

Lalu yang kedelapan bagaimana cara Anda mengatur dan mengerjakan kewajiban pajak, apakah sudah efektif dan efisien. Kesembilan mempersiapkan masa pensiun, apakah Anda sudah menyusun rencana dengan tepat dan cermat. Yang terakhir untuk masa depan keluarga, apakah Anda sudah tahu apa saja yang diperlukan untuk mempersiapkan warisan.

Jika semua hal di atas sudah bisa Anda penuhi maka Anda sudah baik dalam mengatur keuangan, tetapi jika belum maka artinya Anda butuh financial planner sebagai penasihat keuangan Anda.

Alasan Mengapa Perlu memiliki Financial Planer?

konsultasi permasalahan keuangan

Nah, sebagai bahan pertimbangan Anda ketahuilah juga beberapa alasan mengapa Anda perlu menggunakan jasa seorang financial planer?

1. Membutuhkan konsultasi permasalahan keuangan seperti mengelola arus kas, mengelola utang agar gaji bulanan tidak hanya numpang lewat.

2. Jika Anda ingin meningkatkan pendapatan bulanan, tetapi tidak mau repot dan inginnya risiko rendah tetapi pemasukan bertambah.

3. Butuh merencanakan keuangan untuk membeli rumah pertama dan kendaraan yang menjadi tantangan baru bagi para karyawan.

4. Mempertahankan gaya hidup saat hari tua nanti, walaupun pendapatan sudah tidak sama saat masih bekerja di perusahaan.

5. Manajemen risiko pribadi dari kejadian-kejadian tidak terduga seperti di PHK dan keuangan tetap aman sampai mendapatkan pekerjaan baru.

6. Mempersiapkan dana untuk berlibur, dana menikah dan rencana keuangan sekunder lainnya.

Bagaimana Memilih Financial Planer

Memilih Financial Planer

Sebelum Anda memilih financial planner perhatikan dahulu hal-hal berikut ini:

1. Bisa dipercaya, adanya kepercayaan yang kuat, jadi segala permasalahan keuangan yang diceritakan dapat terjaga dengan baik.

2. Independen artinya saran yang diberikan semata – mata bertujuan untuk kepentingan klien. Bukan menjual produk atau jasa dari perusahaan atau lembaga tertentu.

3. Memiliki jasa yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan klien.

4. Didukung riset yang kuat dalam menyusun rencana keuangan.

5. Memiliki sertifikasi yang jelas dan terpercaya.

Jadi coba lihat kembali cara Anda dalam mengelola keuangan apakah sudah tepat atau belum. Jika belum maka pertimbangkanlah dengan matang sebelum menggunakan jasa financial planner.

Baca juga: Fungsi dan Cara Menyiapkan Dana Darurat

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama