5 Peralatan Dapur yang Boros Listrik

Penggunaan peralatan dapur seringkali memakan banyak energi. Jika tidak sesuai kebutuhan, penggunaan 5 alat ini membuat Anda lebih boros listrik.

Dapur Minimalis

Banyak perangkat rumah tangga yang terus memakan energi. Salah satu yang sering memakan enegri banyak adalah peralatan dapur. Jika Anda sering menggunakan microwave, rice cooker, kulkas, pemanggang roti, mixer dan blender secara berlebihan sudah pasti tagihan listrik Anda akan membengkak.

Penghematan energi memang sudah menjadi hal yang patut diperhatikan setiap masyarakat. Kesadaran untuk menghemat energi tidak hanya bermanfaat bagi ekonomi keluarga tetapi juga mendukung program pemerintah untuk menjaga ketahanan energi nasional.

Anda harus mulai menghemat energi dalam bentuk apapun, termasuk penggunaan di dalam rumah. Anda bisa memulainya dari dapur. Seperti apa yang sudah Anda ketahui pengelolaan bahan makanan di dapur membutuhkan banyak energi mulai dari air, listrik, bahan bakar dan lain sebagainya.

Nah, beberapa peralatan dapur untuk mengelola makanan membutuhkan daya yang besar ketika menjalankannya. Sudah menjadi rahasia umum, barang elektronik dengan harga murah berpotensi pada rendahnya kualitas dan jaminan keawetan.

Kalaupun awet, biasanya barang elektronik tersebut boros listrik sehingga pengeluaran listrik tiap bulan justru lebih besar. Untuk itu Anda harus pintar pilih-pilih merek elektronik yang menawarkan teknologi hemat energi. 

Mungkin harga memang lebih mahal tetapi pengeluaran bulanan untuk listrik Anda tidak terlampau membengkak. Berikut ini adalah beberapa contoh produk peralatan dapur yang sering kali boros energi:

1. Kulkas

Kulkas yang fungsinya sebagai tempat menyimpan bahan makanan secara otomatis akan terus menyala sepanjang hari untuk menjaga makanan tetap dalam kondisi baik. Untuk itu jika penggunaan kulkas tidak tepat beban biaya akan semakin tinggi.

Contohnya kulkas 2 pintu dari LG (LG Two Door Refrigerator Gnb202Rlcl), dengan kapasitas hingga 205 liter. Kulkas ini dilengkapi dengan berbagai fitur menarik, seperti Bar handle, inverter compressor, LED lightning, dan multi air flow. Konsumsi daya yang dibutuhkan adalah 285watt.

Sebenarnya saat ini sudah banyak produsen kulkas yang menawarkan teknologi hemat energi. Jadi tergantung Anda memilih spesifikasi produk yang tepat. Selain itu perhatikan juga penggunaan kulkas, perhatikan pintu kulkas selalu tertutup rapat jangan terlalu lama dibuka.

2. Microwave

Microwave

Microwave digunakan untuk membuat popcorn atau memanaskan makanan sisa semalam. Tetapi kenyataannya microwave tetap menghabiskan energi listrik walau tidak digunakan. ketika tidak digunakan, microwave menghabiskan daya untuk keadaan standby karena perangkat tersebut diam dan siap untuk digunakan.

Walaupun penggunaan tidak banyak microwave dapat menghabiskan daya hingga 2200 watt. Microwave dengan tipe dan merek dari LG MH6343BAK memiliki kapasitas 23 L yang dengan lapisan silver dan kabinet anti bakteri. Microwave ini hadir dengan round cavity dengan tombol panel yang memudahkan Anda mengoperasikannya.

Terdapat cara untuk membuat keadaan standby menggunakan daya yang lebih rendah. Standar baru berlaku pada 2016 akan memangkas konsumsi boros sebesar 75 persen untuk sebagian besar microwave dengan meningkatkan efisiensi dalampower supplies, control boards, dan cooking sensors.

3. Rice Cooker

. Rice Cooker

Gunakan ricecooker dengan kapasitas yang sesuai kebutuhan. Jangan gunakan rice cooker berkapasitas besar bila anggota keluarga hanya sedikit, sebab semakin besar kapasitasnya semakin banyak daya listrik yang diperlukan. 

Sebagai patokan untuk 4-5 orang ricecooker berkapasitas 1 liter -1,2 liter sudah cukup memadai. Dalam pemakaiannya ricecooker membutuhkan daya sebesar 350 watt saat menanak nasi dan sekitar 50 watt untuk menghangatkan. 

Untuk mensiasati pemakaian listrik ketika Anda ingin memasak nasi sebelumnya rendam dahulu beras didalam air selama 30 menit. Hal ini dilakukan untuk menghemat waktu menanak nasi, sehingga daya yang dikeluarkan tidak banyak.

4. Dispanser

Dispanser

Dispenser diperuntukkan untuk ketersediaan “air panas dan dingin” secara instan. Jadi, kapan pun diperlukan, ketersediaan akan air panas / dingin dapat langsung diperoleh dengan cepat dan mudah tanpa harus melalui proses apa pun.

Untuk konsumsi daya saat menyala dispenser akan menghabiskan daya sebesar 250 watt dan standby 6 watt. Tetapi ada juga yang lebih besar sebab berbeda teknologi dan spesifikasi yang ditawarkan. 

Contohnya Miyako WD-389 HC Dispenser Dilengkapi dengan dua pilihan yaitu, panas dan dingin dengan kapasitas 3.5 liter menghabiskan daya sebesar 420 watt.

5. Blender


Blender

Penggunaan blender seringkali dimanfaatkan untuk memudahkan dan mempersingkat waktu dalam menghaluskan bahan makanan. Umumnya beberapa blender menghabiskan daya sebesar 250-400 watt pada setiap pemakaiannya.

Tetapi ada juga yang berdaya lebih besar seperti Oxone Ice Blender OX864N. Dengan kapasitas tampung yang besar hingga 1,5 liter, alat ini membutuhkan daya listrik sebesar 500 watt. 

Dalam penggunaannya jangan memasukkan terlalu banyak bahan untuk dihaluskan sebab akan memperberat kerja mesin, tarikan mesin yang berulang-ulang akan menyedot listrik yang cukup tinggi.

Itulah beberapa peralatan dapur yang bisa menghabiskan daya listrik lebih banyak jika pemakaiannya tidak sesuai kebutuhan. Selain itu lebih cermatlah memilih jenis porduk dan spesifikasinya agar efisien juga dalam penggunaan energinya.

Baca juga: Tarif Listrik Akan Naik? Yuk Berhemat!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama