10 Langkah dalam Membuat Perencanaan Keuangan

Sudahkah Anda merencanakan keuangan dalam hidup? Simak 10 langkah dalam membuat perencanaan keuangan yang tentunya bermanfaat dari KreditGoGo.

Sudahlah lumrah bahwa setiap orang menginginkan keuangan yang sehat, sehingga aliran kas yang dikontrol lancar. Namun, pada faktanya tidak semua orang dapat melakukannya. Mengapa? Mereka tidak tahu caranya. Cara yang paling sering digunakan untuk mempunyai keuangan yang sehat adalah dengan membuat anggaran. KreditGoGo memberikan Anda 10 langkah dalam membuat rencana anggaran keuangan.

1. Membuat anggaran itu perlu

Ini adalah satu-satunya cara praktis untuk mendapatkan pegangan pada pengeluaran Anda - dan untuk memastikan uang Anda sedang digunakan dengan cara yang Anda inginkan untuk digunakan.

2. Membuat anggaran biasanya membutuhkan tiga langkah

- Mengidentifikasi bagaimana Anda menghabiskan uang sekarang.
- Mengevaluasi pengeluaran dan mempersiapkan tujuan saat ini yang memperhitungkan tujuan keuangan jangka panjang Anda.
- Melacak pengeluaran Anda untuk memastikan itu tetap dalam pedoman tersebut. 

3. Gunakanlah perangkat lunak

Gunakanlah perangkat lunak pribadi keuangan seperti Quicken atau Microsoft Money. Alat pembuatan anggaran ini dapat membuat rencana keuangan Anda berjalan sesuai dengan rencana

4. Jangan berlebihan

Salah satu kelemahan dari pemantauan pengeluaran Anda melalui komputer adalah bahwa hal itu mendorong Anda untuk memberikan perhatian berlebihan terhadap detail perencanaan keuangan tersebut. Ada kemungkinan Anda akan terus membuka file tersebut minimal sekali dalam sehari.

5. Waspada ketika menarik uang dari ATM

Yang dimaksud dengan menarik uang dari ATM adalah setiap uang yang Anda tarik haruslah jelas untuk keperluan tersebut. Sudah saatnya Anda menyimpan catatan yang lebih baik ketika melakukan penarikan. Secara umum, jika Anda menemukan diri Anda bolak-balik ke ATM lebih dari sekali dalam seminggu atau lebih, Anda perlu memeriksa di mana uang tersebut dihabiskan.

6. Pengeluaran jangan sampai melampaui batas Anda

Untuk karyawan swasta total pendapatan rata-rata adalah sebesar Rp 36 juta dalam setahun. Anda harus memastikan bahwa jumlah tersebut cukup untuk pengeluaran dalam 12 bulannya. Caranya? Ya, tentu dengan mencatat, merencanakan setiap pembelanjaan Anda. Jangan sampai Anda mengalami nasib lebih besar pasak daripada tiang.

7. Waspadalah terhadap kemewahan

Jika penghasilan Anda tidak menutupi biaya Anda, maka beberapa pengeluaran Anda mungkin untuk berfoya-foya. Bersikaplah sederhana, dan berusaha tidak boros dalam kehidupan sehari-hari. Ingat, masih banyak orang yang tidak seberuntung Anda.

8. Jangan lupa zakat 

Anda muslim? Maka jangan lupakan kewajiban Anda untuk berzakat. Menurut hadist ini dapat mensucikan penghasilan Anda. Rumus untuk menghitung besarnya pemberian yang harus dikeluarkan yaitu 2,5 x jumlah harta yang disimpan selama setahun penuh, bisa berupa tabungan dan investasi (emas, ternak, pertanian, dan lainnya).

9. Jangan mengandalkan dana darurat 

 Dana darurat memang sangat diperlukan, ini dapat berfungsi menyelamatkan Anda ketika Anda tertimpa musibah, misalkan sakit. Terlebih jika Anda tidak dilindungi asuransi, maka tentu Anda akan kerepotan dengan jumlah uang yang harus dikeluarkan. Usahakan uang tambah, seperti uang lembur, bonus akhir tahun, pengembalian pajak atau keuntungan investasi Anda simpan untuk keperluan ini.

10. Waspadalah terhadap pengeluaran yang tak terduga 

Setiap tahun sudah tentu gaji Anda akan naik. Pendapatan tahunan Anda dari kenaikan gaji, promosi dan investasi cerdas akan mengalami hal yang serupa. Tapi, jangan terlena, jangan mulai membelanjakan hal-hal tersebut demi kemewahan yang tidak Anda sanggupi.

Namun, jangan lupakan saat Anda pensiun nanti. Anda masih akan tetap membutuhkan uang untuk bertahan hidup. Lalu, apa yang harus Anda lakukan agar masa pensiun Anda tetap hidup dalam kecukupan? Pertama-tama, Anda harus terlebih dahulu mengidentifikasi pengeluaran Anda dan memprioritaskan mana yang harus terlebih dahulu dipenuhi dan keuangan yang harus segera di tutup.

Kedua, Anda harus memiliki target perolehan data pensiun. Guna mencapai target yang diimpikan, ada banyak hal yang bisa dilakukan. Selain menggunakan kalkulator finansial, Anda juga bisa mulai berkonsultasi dengan perencana keuangan untuk memperoleh saran terbaik yang sesuai dengan kondisi keuangan.

Yang terakhir adalah perbesar alokasi dana pensiun dan investasi. Beruntung jika dana pensiun Anda sudah mencapai target yang telah direncanakan. Tapi, bagaimana jika belum? Anda harus mengencangkan ikat pinggang, mulai menyisihkan dana untuk diinvestasikan ke reksadana.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama