Purchasing Card: Solusi Kartu Kredit untuk Para Pebisnis

Purchasing card hadir untuk memudahkan transaksi bagi para pengusaha, khususnya retailer dan distributor. Lantas, kemudahan apa saja yang diberikan oleh jenis kartu kredit ini?

Bagi Anda yang berjiwa pebisnis serta menginginkan fasilitas yang mendukung usaha Anda, maka purchasing card adalah solusi tepat.

Jenis kartu kredit ini berfungsi sebagai alat pembayaran bagi retailer untuk pembelian barang-barang atau jasa yang dibeli secara langsung dan rutin dari distributor.

Purchasing card memang sengaja diterbitkan oleh bank untuk mereka yang berprofesi sebagai pebisnis.

Dimana setiap pebisnis, baik retailer (pedagang/agen/pemborong/toko) ataupun distributor (produsen/kantor pusat/pabrik) pastinya sering melakukan transaksi keuangan dalam jumlah tidak sedikit.

Dengan adanya purchasing card, maka retailer ataupun distributor tidak perlu lagi melakukan transaksi secara konvensional yaitu memegang uang tunai bergepok-gepok. Cara ini juga dapat meminimalisir tindak kriminal, karena Anda tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah banyak.

Untuk cara kerjanya sendiri, purchasing card melibatkan 3 pihak yakni bank, distributor, serta retailer. Bank sebagai penerbit purchasing card bertugas sebagai ‘jembatan’ antara retailer dan distributor dalam proses transaksi keuangan.

Manfaat Menggunakan Purchasing Card

Cukup dengan purchasing card, urusan belanja dagangan atau bisnis niaga para retailer dan distributor pun menjadi lebih mudah serta efisien. Inilah beberapa manfaat menggunakan purchasing card bagi para retailer serta distributor.

Retailer (Pedagang/Agen/Pemborong/Toko)
  • Lebih nyaman serta aman dibandingkan bertransaksi dengan menggunakan uang tunai atau warkat bank. Selain itu juga dapat meminimalisir tindak kriminal.
  • Melakukan transaksi menjadi lebih mudah. Cukup berikan purchasing card ke bagian loket pembayaran, tekan PIN, transaksi beres.
  • Meningkatkan cash flow perusahaan. Dengan menggunakan purchasing card, maka arus laporan kas juga bisa tercatat lebih baik.
  • Inisiasi untuk pengajuan kredit usaha kecil ke bank. Dimana riwayat kredit akan tercatat dan dapat menjadi syarat pengajuan kredit lain ke bank.
Distributor (Produsen/Kantor Pusat/Pabrik)
  • Memindahkan risiko piutang perusahaan ke bank.
  • Mengurangi biaya transaksi ataupun proses yang meliputi keamanan, pengelolaan kas, serta penagihan.
  • Potensi peningkatan penjualan karena proses penjualan menjadi lebih cepat dan efisien.

Salah Satu Bank yang Hadirkan Purchasing Card

Maybank Purchasing Card

Salah satu bank yang hadirkan produk purchasing card adalah Maybank Purchasing Card. Untuk pengajuannya, para retailer ataupun distributor bisa mengajukan aplikasi ke Maybank untuk mendapatkan kartu kredit purchasing card.

Jika Anda tertarik mengajukannya, berikut adalah kriteria-kriteria untuk para retailer serta distributor.

Retailer
  1. Kegiatan usaha bersifat profit oriented serta tidak bertentangan dengan hukum dan undang-undang yang berlaku di Indonesia.
  2. Bentuk badan usaha diakui oleh pemerintah.
  3. Rekomendasi dari distributor.
  4. Memiliki hubungan dengan distributor minimum 2 tahun.
  5. Memiliki sejarah pembayaran baik kepada distributor selama 1 tahun terakhir.
Distributor
  1. Perusahaan bergerak dibidang jasa dan perdagangan.
  2. Perusahaan telah berdiri minimal 5 tahun.
  3. Memiliki minimal 100 retailer berbentuk badan usaha.

Setelah memenuhi kriteria di atas, berikut adalah dokumen-dokumen persyaratannya.

Retailer
  1. Mengisi aplikasi Maybank Purchasing Card.
  2. Perjanjian kerja sama penggunaan Maybank Purchasing Card.
  3. Menyerahkan fotokopi dokumen perusahaan berupa:

-Akta Pendirian dan Perubahan

-TDP, NPWP, serta SIUP

-KTP atau Paspor dan KITAS pejabat perusahaan

-NPWP pejabat perusahaan

-Rekening koran perusahaan 3 bulan terakhir

-Laporan keuangan perusahaan 2 tahun terakhir

Distributor
  1. Perjanjian kerja sama dengan Maybank.
  2. Mengisi formulir merchant.
  3. Menyerahkan fotokopi dokumen perusahaan berupa:

-Akta Pendirian dan Perubahan

-TDP, NPWP, serta SIUP

-KTP atau Paspor dan KITAS pejabat perusahaan

-Logo perusahaan

-Rekening koran perusahaan 3 bulan terakhir

Selain itu, calon nasabah tidak dikenakan biaya pendaftaran. Adapun iuran tahunan sebesar Rp 150.000 per tahun, serta bebas biaya 1 tahun pertama.

Itulah salah satu bank yang hadirkan jenis kartu kredit ini. Dengan adanya purchasing card, tentu akan memberikan kemudahan bagi para pebisnis dalam melakukan transaksi.

Baca juga: 3 Jenis Denda Kartu Kredit yang Wajib Diketahui

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama