Modus Double Swipe Mesin EDC dan Cara Menghindarinya

Belanja pakai kartu kredit atau debit lebih praktis. Tapi hati-hati, cukup sekali saat menggesek kartu Anda. Jika dobel swipe, tagihan bisa tercetak ganda atau saldo berkurang dua kali lipat.

Belakangan sedang ramai diperbincangkan perihal kasus penggesekan ganda (double swipe) mesin EDC (Electronic Data Capture). Semakin meresahkan karena ternyata transaksi non-tunai juga bisa buat data-data perbankan seperti nomer kartu dan lain-lain bisa tersalin pihak lain.

double swipe mesin EDC

Dilarang Gesek Dua Kali!

Himbauan untuk tidak melakukan gesek kartu lebih dari sekali tercatat dalam peraturan BINomor 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Proses Transaksi Pembayaran.

Pada Pasal 34 B, BI melarang penyelenggara jasa sistem pembayaran menyalahgunakan data dan informasi nasabah selain selain untuk tujuan transaksi proses pembayaran.

Yang menjadi kekhawatiran adalah double swipe berisiko menyebarkan data nasabah secara bebas, baik disengaja maupun tidak.

Baca juga: Cek Rapor Kredit Buruk dan Segera Perbaiki!

Penyebaran data dilakukan dengan “mencuri” data menggunakan perangkat transaksi non-tunai seperti mesin EDC atau mesin swipe kasir.

Jika ada salah satu merchant yang melanggar dan masih melakukan gesek dua kali, maka BI akan memberikan tindakan tegas berupa pencabutan atau penarikan mesin EDC.

Tips Menghindari Double Swipe

Hindari risiko penggesekan dua kali oleh pihak merchant saat melakukan transaksi pembayaran. Untuk itu, sebaiknya kenali dulu tiga hal berikut:

1. Perhatikan dengan Baik Mesin EDC

Modus pencurian data kartu kredit sudah bukan hal baru. Kebanyakan pencurian data tersebut tidak diketahui, atau tidak disadari oleh si pemilik kartu kredit.

Ternyata pencurian data dilakukan dengan cara meletakkan perangkat elektronik kecil yang ditempel pada mesin EDC, bernama skimmer. Bentuknya kecil, seperti chip, sehingga menyulitkan Anda untuk mendeteksinya.

Skimmer tidak serta merta langsung membaca semua data yang ada pada kartu kredit Anda. Tetapi jika kasir melakukan penggesekan dua kali, maka data bisa lebih mudah terbaca oleh skimmer. Jadi, ketika Anda melakukan pembayaran, cobalah untuk lebih teliti.

Perhatikan mesin EDC, apabila terdapat sesuatu yang janggal menempel pada mesin EDC, segera laporkan pada pihak merchant atau pemilik toko tersebut.

2. Jangan biarkan kasir menggesek kartu pada mesin kasir

Pernahkah kartu kredit atau debit Anda digesek pada mesin kasir atau cash register, setelah dari mesin EDC?

Swipe pada mesin kasir dapatberpeluang membuat data Anda tersalin. Mesin kasir pada merchant terkoneksi dengan internet melalui saluran telepon, sehingga potensi adanya virus yang mengintai serta pencurian data juga sangat besar.

Baca juga: 7 Langkah Mulai Bisnis Coffee Shop Untuk Pemula

Mesin kasir perlu terhubung dengan internet, karena kasir harus melaporkan semua data penjualan per hari ketika tutup toko pada kantor pusat. Untuk menghemat waktu dan agar lebih efisien, double swipe pun terpaksa dilakukan.

Namun, rupanya kasir juga tidak memahami jika dengan melakukan gesek dua kali pada mesin EDC dan mesin kasir, data-data kartu dan nasabah rentan dibajak oleh oknum tak bertanggung jawab.

Penggesekan kartu seharusnya cukup satu kali, yakni pada mesin EDC. Jadi, kalau Anda melihat kasir sudah menggesek kartu Anda pada mesin EDC dan akan menggesek lagi di mesin kasir, jangan biarkan hal tersebut terjadi.

3. Hindari gesekkartu di mesin EDC lain

Ada banyak kasus pendebitan ganda yang terjadi di berbagai merchant penjualan. Salah satu penyebabnya adalah karena penggesekan dua kali pada mesin EDC.

Sering terjadi error pada mesin EDC jika kartu yang digunakan dari bank yang berbeda. Misalkan, kartu milik Anda adalah kartu kredit dari Bank HSBC, tapi penggesekan kartunya dilakukan pada mesin EDC BCA.

Mesin EDC terkadang lama mendeteksi kartu yang berasal dari bank berbeda. Yang sering terjadi adalah saat melakukan pembayaran dan EDC tidak merespon, pihak kasir akan memberitahukan Anda kalau ternyata proses gagal dilakukan lalu mengulang transaksi. Padahal, kadang kartu sudah terdeteksi dan saldo Anda telah berkurang.

Jika mesin EDC dari Bank Anda tidak ada atau tidak berfungsi ketika Anda melakukan pembayaran, sebaiknya Anda membayarkan cash atau tidak melanjutkan prosesnya.

Langkah Atasi Kehilangan Saldo atau Dobel Tagihan

Selain data Anda bisa tersalin, uang dalam ATM Anda pun bisa berkurang atau tagihan kartu kredit tercetak dobel. Tenang dan jangan panik!

Kasus seperti ini harus dihadapi dengan kepala dingin. Jika Anda mengalaminya, secepatnya melapor pada pihak merchant tempat Anda bertransaksi dan juga pada pihak bank.

Anda bisa langsung menelepon pihak bank untuk melaporkan saldo yang berkurang karena penggesekan ganda. Pihak bank akan meminta konfirmasi data dan mencatat masalah Anda untuk melanjutkan proses pengembalian uang ke rekening Anda.

Jika kasus Anda menggunakan kartu kredit lebih mudah, karena pendebitan yang masuk harus melalui proses keamanan sehingga Anda punya waktu untuk membatalkannya.

Bagaimana jika sudah terlanjur terproses? Berarti Anda harus mengisi formulir pengaduan meliputidata-data diri. Jangan sampai ada yang terlewat karena jika data tidak lengkap, maka proses pengembalian dana akan semakin lama. Sertakan juga bukti-bukti yang bisa memperkuat pengaduan Anda pada pihak merchant maupun bank seperti bukti pembayaran dan histori transaksi.

Proses pengembalian dana ini memang berlangsung cukup lama karena bisa memakan waktu lebih dari satu minggu hingga minimal 40 hari kerja. Follow up kembali dan jangan malas untuk mengecek perkembangan kasus Anda.

Baca juga: Cari Pinjaman Tunai dengan Gaji di Bawah Rp3 Juta

Semoga informasi di atas bisa membuat Anda jadi lebih berhati-hati sehingga tidak terkena risiko double swipe.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Berikan pendapat anda!

  • Franky Harlindong

    Terima kasih utk info yg bagus ini. Di semua merchant pasti melakukan swipe di mesin kasir setelah EDC.
    Bgm dng penolakan terhadap swipe di mesin kasir apabila jawabannya adalah transaksi harus dilakukan demikian?

    Reply
    • KreditGoGo

      Hi Franky, beberapa kasir di merchant memang ada yang mengharuskan untuk menggesek kartu Anda dengan alasan hanya pencatatan data. Jika begitu, mungkin Anda bisa minta untuk dicatat nomor kartunya saja sebagai cara menolaknya.

      Reply