Mari mengenal Sejarah Kartu Kredit

Sebagian pengguna kartu kredit di Indonesia belum mengetahui bagaimana sejarah kartu kredit itu muncul. Simak ulasannya hingga kartu kredit sampai di Indonesia

Saat ini siapa yang tidak kenal kartu kredit hampir kebanyakan masyarakat Indonesia sudah menggunakan kartu kredit dalam bertransaksi. Kartu sakti ini merupakan sistem pembayaran yang diterbitkan oleh bank untuk menggantikan uang tunai pada setiap transaksi.

Lalu apakah Anda sudah tau bagaimana asul-asul kartu kredit lahir di dunia dan bisa sampai di Indonesia? Disini kami akan mengulasnya untuk menambah pengetahuan Anda tentang kartu kredit. Mari simak penjelasannya

Asal-Usul Kartu Kredit

Awal mulanya sekitar tahun 1900an ada perusahaan minyak dan pasar swalayan memperkenalkan praktek kredit kapada pelanggannya dengan menerbitkan kartu belanja yang bisa dipakai di perusahaan minyak dan pasar swalayan tersebut. Kartu ini sengaja diterbitkan oleh perusahaan dan hanya berfungsi sebatas kartu member saja. Dengan harapan konsumen menjadi lebih loyal.

Kemudian kartu kredit pertama diterbitkan dan disebarluaskan ke masyarakat sekitar tahun 1946 oleh John Biggins, seorang banker di Brooklyn yang diberi nama Charg-It. Cara kerjanya sama dengan kartu kredit modern, pelanggan membayar ke mechant dengan menggunakan kartu Crag-it.

Kemudian pihak merchant akan menagihkan pembayaran ke bank milik Biggins. Sebagai gantinya bank akan menagih kepada nasabah yang menggunakan kartu tersebut, jadi pemegang kartu ini harus memiliki rekening di bank milik Biggins.

Perkembangan selanjutnya adalah lahirnya sebuah kartu bernama Diners Club. Kartu ini tercipta tanpa sengaja oleh seorang pebisnis di New York bernama Frank McNamara yang lupa membawa dompet saat makan malam di sebuah restoran. Kejadian tersebut membuat McNamara bersama rekannya Ralph Schneider menciptakan sebuah kartu unik.

Kemudian McNamara dan sang partner, Ralph Schneider, kembali ke Major’s Cabin Grill di tahun 1950 untuk membayar tagihan dengan menggunakan kartu kecil dari karton. Dari sinilah dimulainya cikal bakal kartu kredit yang kita kenal sampai saat ini. 

Setelah 10 tahun berselang yaitu tahun 1951 semakin banyak orang menggunakan Diners Club, barulah kartu yang awalnya berbahan karton ini diterbitkan dalam bentuk plastik yang menjadikannya lebih mewah.

Lahirnya Kartu Kredit yang Kita Kenal

Ketika semua orang ramai menggunakan kartu Diners Club, sebuah perusahaan keuangan American Express juga melahirkan kartu berwarna ungu untuk kebutuhan wisata dan hiburan pada tahun 1958. Kemudian pada tahun 1990, perusahaan memperluas kegunaannya menjadi kartu multifungsi.

Barulah beberapa tahun berikutnya sebuah bank bernama Bank of America (Visa) menerbitkan kartu kredit. Kartu kredit ini adalah seperti yang kita kenal sekarang. Baru lah pada tahun 1960an terjadi ekspansi besar-besaran, pada tahun ini dikenal sebagai era edukasi penggunaan kartu kredit secara massal.

Kemudian dipertengahan tahun 1970 pemerintah Amerika menetapkan peraturan dan kebijakan penggunaan kartu kredit. Melalui peraturan tersebutlah cara kerja kartu kredit menjadi semakin jelas. semua itu bertujuan agar industri kartu kredit semakin tumbuh subur. 

Kemudian pengguna kartu kredit di Amerika semakin berkembang sampai akhirnya menular ke negara lainnya, seperti ke Eropa, Arab, Afrika, Australia, Asia, hingga sampai ke Indonesia.

Sejarah Kartu Kredit di Indonesia

Kartu kredit sudah berkembang di negara-negara maju di benua Amerika, Eropa, Australia hingga Asia lalu sampailah di Indonesia. Kartu kredit di Indonesia pertama kali diperkenalkan sekitar tahun 1980-an oleh Bank Duta yang bekerja sama dengan prinsipal VISA dan MasterCard Internasional. 

Bank Duta lah yang menjadi bank pertama yang mengeluarkan, memasarkan, dan memperkenalkan kartu kredit di Indonesia. Kartu kredit yang di terbitkan Bank Duta ini ditujukan khusus bagi nasabahnya, tidak ditujukan untuk khalayak ramai. Pada saat itu kartu kredit dipasarkan hanya untuk kalangan tertentu.

Status sosial menjadi nilai ukur seseorang dapat memiliki kartu kredit. Kartu kredit yang dipasarkan hanya menyasar orang-orang kaya, pengusaha, pejabat atau orang-orang kelas tertentu yang sering melancong ke luar negeri. Kartu kredit dinilai lebih aman daripada membawa banyak uang tunai.

Dengan sebuah kartu, transaksi jauh lebih mudah dan nyaman. Tetapi beberapa tahun kemudian Bank Duta tinggalah nama. Walaupun Bank Duta adalah bank pertama yang menerbitkan kartu kredit di Indonesia, namun umurnya tidak bertahan lama. 

Bank-bank lain pun perlahan bermunculan seperti seperti BCA, Citibank, HSBC, dan lainnya. Lalu seiring berjalannya waktu industri kartu kredit semakin berkembang hingga sekarang. Saat ini semua orang kebanyakan memiliki kartu kredit bahkan lebih dari satu, kartu kredit sudah menjadi gaya hidup

Jika dulu memiliki kartu sakti ini sangat sulit lain halnya dengan sekarang. Kadang waktu memang mengubah segalanya menjadi lebih baik dan mudah.

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat Menggunakan Kartu Kredit?

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama