Kredit, Kawan atau Lawan?

Kredit memang bisa membantu Anda dalam mengatasi permasalahan keuangan. Namun, layanan ini juga bisa memberikan masalah besar bila tidak digunakan secara bijak.

Siapa yang tidak mengenal api, ia bisa menjadi sahabat bagi siapapun bila digunakan sesuai kebutuhan seperti penerangan dan memasak. Namun, dia juga dapat menjadi bencana kebakaran bila tidak dapat dikontrol.

Hampir sama dengan api, dalam hal keuangan, kredit juga bisa menjadi kawan dan menjadi musuh. Bila kita membutuhkan dana segar untuk transaksi selain memakai saldo rekening atau uang tunai dalam jumlah besar dalam waktu cepat, mungkin pinjaman akan sangat berguna. Namun bagaimana kalau tagihannya sudah menggunung, siap-siaplah mendapat banyak masalah.

Kredit Bisa Menjebak Siapa Saja

Hati-Hati Gunakan Kredit

Memang, kredit bisa memberikan kita kesempatan membuka berbagai peluang baru, namun jangan sembarangan menggunakannya, atau ancamannya adalah jebakan yang mampu membuat kehidupan Anda hancur.

Ingat, bila menggunakan kredit, maka Anda sudah masuk dalam daftar utang lembaga keuangan. Sudah banyak kasus orang yang jatuh miskin dan masuk penjara akibat tidak bisa membayar cicilan.

Tawaran memikat dari banyak bank terhadap penawaran pinjaman melalui kartu kredit dan lainnya bisa membuai siapapun yang membutuhkannya. Karena itu, kalau sudah berutang, maka kita sudah harus merencanakan keuangan dengan baik agar pembayarannya dapat dilakukan dengan lancar.

Banyak pemegang produk bank ini sering menunda pembayaran tagihannya. Pada umumnya mereka membayar cicilan setiap bulan, namun menunda sisanya. Tentu saja akibat yang paling terasa adalah jumlah utang dan bunga yang semakin menggunung dan sulit dilunasi.

Dalam hal pinjaman, bunga adalah salah satu faktor yang sangat tidak boleh diabaikan, sebab keberadaannya bisa menyulitkan para debitur. Anehnya, dengan segala masalah yang mungkin ditimbulkan, banyak orang yang malah tidak mempedulikannya.

Jangan pernah menimbun tunggakan bunga, sebesar apapun utangnya, lunasilah!

Apakah masalah kredit hanya terletak pada hal tersebut? Tentu tidak. Bencana lain bisa ditimbulkan saat Anda mengabaikan pembayaran di muka.

Jangan ragu untuk meminta bantuan pakar keuangan guna memastikan apakah kondisi keuangan Anda sanggup membayar seluruh tagihan dan bunga yang disyaratkan.

Awas, Kredit bisa menjerumuskan Anda!

Mudahnya nasabah untuk bisa mendapatkan kartu kredit seringkali membuat pemiliknya menjadi boros dalam berbelanja. Parahnya, terkadang layanan itu memberikan kebijakan pelunasan yang tidak menyulitkan sehingga bisa menjebak siapa saja.

Pembayaran boleh saja santai, tapi jangan keliru, ingat kredit memiliki bunga yang mampu menambah kesulitan pembayaran tagihan. Bijaklah menggunakan pinjaman, jangan berjudi dengan memakainya secara serampangan.

Sebagai contoh, bila ada suami istri yang meminjam dana KPR untuk membeli tempat tinggal idaman mereka. Namun, salah satu dari mereka harus di-PHK karena perusahaan tempatnya bekerja bangkrut, otomatis kemampuan untuk melunasi utang menjadi bermasalah.

Beban Hutang yang memberatkan

Untuk itu, bila tidak ingin berada di posisi tersebut, mulailah berjaga-jaga agar Anda sudah siap menghadapinya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, salah satunya dengan menggunakan asuransi KPR dan dana darurat.

Selain itu, kondisi perekonomian Negara juga bisa mempengaruhi kemampuan Anda dalam melunasi cicilan. Misalnya, bila sedang terjadi gejolak pasar, bank bisa saja menaikkan bunga pinjaman berdasarkan keputusan Bank Indonesia. Itulah sebabnya, berjaga-jagalah, sebelum menyesal di kemudian hari.

Jadi, apa yang harus dilakukan?

Ingat hidup tidak berjalan lurus-lurus saja, Anda bisa mendapat berbagai kesulitan yang datang mendadak tanpa bisa diprediksi. Termasuk situasi seperti PHK atau sakit parah yang mampu membuat kondisi keuangan carut marut.

Untuk situasi semacam ini, cobalah untuk menggunakan kredit perorangan. Jenis pinjaman ini terkadang bisa menjadi penyelamat.

Bila ingin menggunakan kredit dalam jumlah tidak sedikit, mintalah saran kepada konsultan keuangan untuk memastikan apakah kondisi finansial Anda sanggup membayar cicilan yang diminta pihak bank.

Jangan sampai pinjaman yang harusnya membantu kehidupan berubah menjadi bencana bila tidak dikelola dengan baik.Masa depan memang tidak bisa ditebak, namun paling tidak kita bisa mempersiapkannya kan?

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama