Keuntungan Memiliki Kartu Kredit

Kartu kredit mempunyai peran yang sangat vital dalam keadaan ekonomi seseorang. Tapi tahukah Anda, kalau kartu kredit sangat bergantung sekali terhadap sang pemilik kartu? Jika Anda boros dan tak sanggup membayar cicilan, maka bisa jadi Anda berhubungan debt collector. Namun, jika Anda pintar dalam mengelolanya bagaimana?

  1. limit kartu kredit sampai dengan 100jt
  2. gold, silver, platinum, titanium
  3. alat pembayaran pengganti uang tunai
  4. bunga 2,95% per transaksi
  5. pengguna kartu kredit mencapai 16,5jt

Kartu kredit disebut sebagai alat penting dalam kehidupan ekonomi seseorang. Perannya seringkali memudahkan kita dalam membeli sesuatu. Sehingga tak jarang mereka berlomba-lomba dalam mendapatkan kartu kredit dari berbagai macam bank. Karena semakin banyak kartu kredit yang Anda miliki, maka Anda akan semakin dipercaya oleh pihak bank.

Tipe-tipe kartu kredit

Umumnya di Indonesia mempunyai 4 tipe kartu kredit, yaitu Silver, Gold, Platinum, dan Titanium. Masing-masing jelas mempunyai keunggulan tersendiri. Limit yang diberikan berkisar antara Rp 3 juta sampai dengan 100 juta. Besar? Sudah tentu. Apalgi jika kita mempunyai kartu kredit lebih dari satu.

Mengenai pembayaran, kartu kredit biasanya akan menetapkan tanggal jatuh tempo pembayaran berdasarkan perjanjian atau tanggal cetak yang tertera di kartu kredit Anda. Bunga yang diberikan dari berbagai bank pun bisa bervariatif. Jadi, pastikan Anda tidak telat dalam pembayaran.

Terlebih jika berbicara mengenai tunggakan yang harus dibayar. Perhitungan bunga kartu kredit pun sering membingungkan para pelanggan. Kebanyakan penerbit kartu kredit mengenakan bunga 2,95% dalam setiap transaksi.

Tidak usah takut dengan debt collector

Masih ingatkah Anda kejadian di tahun 2011? Dimana pernah ada kasus penganiayaan dari salah satu bank yang berujung kematian terhadap salah satu nasabahnya. Ia melaporkan tagihan kartu kreditnya yang hanya Rp 48 juta. Namun, tiba-tiba melonjak menjadi Rp 100 juta.

Atas kasus tersebut banyak orang yang memakai kartu kredit mulai merasa ketakutan. Mereka merasa hidupnya terancam dengan kehadiran debt collector. Masyarakat ketakutan. Orang-orang pun berbondong-bondong menon-aktifkan kartu kreditnya. Mereka takut kejadian yang serupa akan terjadi.

Tapi, tenang, itu 3 tahun yang lalu. Sekarang debt collector sudah lebih melunak, dan tidak bertindak semena-mena lagi. Negara kita pun adalah sebuah negara yang berbasiskan hukum. Jadi, jangan takut untuk membuat kartu kredit. Bahkan di tahun 2014 ini, pengguna kartu kredit di Indonesia ada sebanyak 16,5 juta!

Pengguna kartu kredit capai hingga 16,5 juta 

Alat transaksi satu ini kerap kali dianggap masih eksklusif oleh banyak kalangan. Informasi tentang penggunaannya pun terbatas. Maka tak heran, meski terdapat 16,5 juta pengguna, seluruhnya berasal dari kota-kota besar saja. Selama ini, kartu kredit dianggap hanya menambah-nambah hutang, dan meningkatkan daya konsumtif saja. Padahal, itu berperan sebagai financial planning. Entah itu untuk keperluan liburan, kesehatan, hiburan, dan kebutuhan sehari-hari.

Dan sekali lagi. Kartu kredit adalah selayaknya sebuah alat pembayaran pengganti uang tunai. Jika memang kita memakainya dengan baik dan benar, akan menimbulkan efek yang bagus bagi perencanaan keuangan kita. Be wise with your money, young fellas!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama