Kenali Jenis Kartu Kredit di Indonesia

Apakah semua kartu kredit sama? Tidak! Kenali berbagai jenis kartu kredit yang berlaku di Indonesia sebagai panduan memilih kartu yang sesuai dengan kebutuhan.

Tidak ada kartu kredit yang sama! Masing-masing dilengkapi dengan fitur dan manfaat yang berbeda. Bisa berupa cashback, poin reward, dan/atau transfer-balance.

Banyaknya manfaat dari setiap bank penerbit ternyata telah membuat para nasabah bingung memilih, apalagi bagi yang baru pertama kali mengajukan.

Mana paling baik? Mana paling menguntungkan? Mana yang harus dipilih?

Jenis Kartu Kredit

Agar tidak terperangkap pada iklan, brosur, atau bujuk rayu para marketing, kami akan informasikan empat tipe kartu kredit yang tersedia di Indonesia. Ini dia penjabarannya!

1. Kartu Kredit Cashback

Sesuai namanya, kartu cashback akan memberikan sejumlah uang ke nasabah untuk setiap transaksi yang dilakukan. Pengembalian uang akan diberikan saat akhir periode tagihan. Nasabah dapat memeriksanya di lembar tagihan bulanan.

Misalkan Anda membeli sebuah tas seharga Rp 1 juta. Saat menggesek, Anda tetap ditagih sesuai harga tas tersebut. Namun total tagihan diakhir bulan akan mendapatkan potongan sebesar cashback.

detail desain mata uang 100 ribu rupiah

Besar cashback setiap bank berbeda, angkanya berkisar antara 5% - 10%. Semua tergantung kebijakan masing-masing bank. Tertarik untuk memiliki? Cek beberapa pilihan kartu kredit cashback di KreditGoGo.

2. Kartu Kredit Rewards

Fitur rewards hampir sama dengan cashback. Bedanya, bukan uang tunai yang diperoleh oleh nasabah saat bertransaksi, tetapi poin rewards. Besarnya tergantung dengan besarnya nominal transaksi.

Misalnya untuk Standard Chartered Bank, 1 poin mileage akan diberikan untuk setiap transaksi sebesar Rp 7,500 dan berlaku kelipatannya. Sedangkan untuk Mandiri, 1 fiestapoin diberikan untuk transaksi sebesar Rp 20,000, berlaku kelipatan.

poin rewards kartu kredit cashback

Poin yang telah terkumpul dapat diakumulasi dan digunakan untuk menebus berbagai bentuk hadiah. Mulai dari gadget terbaru, voucher belanja, bahkan tiket pesawat keliling dunia. Asyik kan?

Mau tahu lebih banyak? Dapatkan informasi lengkapnya mengenai kartu kredit poin rewards di KreditGoGo.

3. Kartu Kredit Syariah

Ingin punya kartu kredit tapi tak ingin kena jerat riba? Pilih yang syariah!

Pada sistem konvensional, bank akan mengambil keuntungan dengan menetapkan bunga tagihan, rata-rata sebesar 2.95%. Ketentuan ini tidak berlaku pada sistem syariah.

Hal pembeda lainnya adalah akad atau perjanjian yang digunakan, tujuan penggunaan, cara perhitungan biaya, serta teknik dalam penagihan.

kartu kredit syariah

Meski tergolong jenis baru, tapi kartu kredit syariah sudah dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Mulai dari berbelanja, penarikan uang, membayar tagihan, hingga membeli tiket perjalanan.

Kartu ini juga sudah didukung oleh Visa dan Master Card International, sehingga dapat digunakan di hampir 30 juta merchant dan mesin ATM berlogo Visa, Master atau Cirrus di seluruh dunia.

Bandingkan dan temukan kartu kredit syariah untuk kebutuhan Anda.

4. Kartu Kredit Cicilan

Ingin membeli gadget terbaru atau tas desainer impian? Gunakan fitur cicilan untuk mewujudkan impian Anda.

Seperti namanya, keunggulan kartu ini adalah fitur cicilannya. Transaksi ritel apapun bisa dirubah menjadi cicilan jika memenuhi syarat minimal. Besarnya tergantung bank, ada yang minimal Rp500 ribu dan ada juga yang lebih besar, yaitu Rp1 juta.

kartu kredit cicilan 0%

Keuntungan lain adalah bunga lebih rendah dan tenor lebih panjang. Jangka waktu yang dipilih akan menentukan besarnya bunga cicilan. Tenor mulai dari 3, 6, 12, hingga 24 bulan sedangkan bunga mulai dari 0% hingga 1,94%.

Kartu kredit cicilan biasanya digunakan untuk kebutuhan konsumtif, seperti pembelian barang elektronik atau peralatan rumah tangga. Namun, tidak jarang juga yang menggunakan untuk keperluan darurat seperti pembiayaan rumah sakit.

Nah, sudah tahu mau memilih yang mana? Kasih tahu di kolom komentar ya.. 

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama