Cara Mudah Menghitung Bunga Tagihan Kartu Kredit

Kartu kredit adalah produk keuangan yang cukup populer saat ini dan mudah kita dapatkan. Tetapi masih banyak yang tidak paham cara menghitung denda tagihan kartu kredit yang jatuh tempo.

Penggunaan kartu kredit yang cepat dan mudah sebagai salah satu alternatif pembayaran banyak digunakan masyarakat kota besar.

Tetapi meski sudah populer, masih banyak penggunanya yang sekadar jadi pemakai dan belum memahami cara menghitung bunga kartu kredit. Hal ini agaknya penting agar Anda dapat terus mengawasi nominal tagihan dan mengatur pengeluaran bulanan secara berkala.

Sebenarnya, tidak terlalu sulit jika Anda ingin menghitung bunga kartu kredit. Yuk, simak pembahasannya di sini!

kartu kredit berbunga

Hitung Sendiri Bunga Tagihan Kartu Kredit

Penghitungan bunga kartu kredit dilakukan secara harian. Untuk besaran bungannya sendiri adalah 2,25% per bulan atau maksimal sebesar 26,95% per tahun, sesuai kebijakan BI sejak tanggal 1 Juni lalu.

Ada beberapa hal yang memengaruhi besaran pembayaran bunga yang harus dibayar. Salah satu faktor yang cukup berpengaruh adalah selisih hari dan minimum jumlah pembayaran.

Kedua hal tersebut akan memberikan efek langsung pada tagihan Anda pada bulan tersebut, melainkan dalam pembayaran Anda bulan berikutnya.

Baca juga: Bunga Kartu Kredit Turun, Ini Keuntungannya!

Ambil contoh apabila Anda melakukan transaksi pada 1 Mei 2017 sebesar Rp1.5 juta. Biasanya, tanggal cetak tagihan adalah setiap tanggal 20 Mei dengan jatuh tempo 2 - 3 minggu kemudian, atau pada 5 Juni 2017. Namun, Anda baru membayar tagihan sebesar Rp500 ribu hingga batas jatuh tempo.

Pertanyaannya sekarang apakah Anda dikenakan denda terlambat? Tidak juga, karena setiap kartu kredit memiliki kebijakan minimum pembayaran untuk tagihan. Tetapi, bunga tagihan Anda tetap berjalan dengan dipengaruhi selisih hari dan besaran jumlah minimum pembayaran.

Sekarang, kita asumsikan bunga yang dikenakan adalah sebesar 2% per bulan. Berapa besar tagihan yang akan Anda dapat tanggal 20 bulan ini?

cara hitung bunga kartu kredit

Langkah pertama, hitung besaran suku bunga per hari yang Anda terima. Rumus perhitungannya adalah (% bunga x 12 bulan) : 365 hari. Dengan asumsi bunga 2% per bulan, maka didapatkan suku bunga per harinya 0,0006575.

Selanjutnya, ketahui selisih hari dari tanggal transaksi dan tanggal tanggal cetak tagihan. Rumus yang digunakan: [Tanggal Cetak Tagihan – Tanggal Transaksi] + 1.

Aplikasikan dalam kasus Anda yang melakukan transaksi 1 Mei, dengan tanggal cetak tagihan 20 Mei. Total selisih hari Anda dengan rumus tersebut menjadi 20 hari.

Dari perhitungan tersebut, perhitungan bunga yang Anda dapat sampai tanggal cetak tagihan pada bulan Mei 2017 adalah sebagai berikut:

Rp1.500.000 x 0.0006575 x 20 hari = Rp19.725.

Setelah mendapatkan jumlah perhitungan bunga di bulan tersebut, kini hitung besaran bunga yang harus Anda dibayar pada tagihan 20 Juni 2017. Pada bulan ini, Anda harus menghitung keseluruhan bunga dari tagihan bulan Mei 2017 dan juga Juni 2017.

Baca juga: 3 Jenis Bunga Kartu Kredit dan Manfaatnya

Anda sudah melakukan pembayaran per 1 Juni sebesar Rp500 ribu, sehingga sisa tagihan bulan sebelumnya tinggal Rp1 juta. Namun, karena tidak melakukan pembayaran penuh pada masa jatuh tempo, besaran tagihan sebelumya kembali dihitung dengan dikurangi pembayaran tersebut. Apa saja yang dihitung:

1. Besar bunga yang dipotong dari tanggal 1 Juni hingga tanggal cetak pada 20 Juni dihitung sebagai berikut:

Rp500.000 x 0.0006575 x 20 hari = Rp6.575.

2. Besar bunga cetak tagihan pada 21 Mei hingga 21 Juni 2017: Rp1.500.000 x 0.0006575 x 31 Hari = Rp30.573,75.

Dari seluruh perhitungan tersebut, maka total kewajiban yang harus dibayar untuk tagihan berikutnya 2017 adalah Rp1.000.000 + Rp19.725 + Rp23.998,75 = Rp1.043.725,75.

Masih bingung dengan simulasi perhitungan bunga kartu kredit di atas? Anda bisa meninggalkan pesan pada kolom komentar di bawah atau menghubungi call center dari perusahaan kredit untuk konfirmasi.

Cara Dapat Bunga Cicilan 0% Kartu Kredit 

kartu kredit 0%

Dari simulasi di atas, Anda dapat melihat bahwa dalam kartu kredit sisa tagihan sangat berpengaruh dalam besaran bunga yang harus dibayar.

Meski begitu, hal tersebut juga menunjukkan bahwa cicilan 0% sangat bermanfaat dalam mengurangi besaran bunganya. Sayangnya, penawaran cicilan 0% tidak berlaku untuk setiap promosi, atau hanya untuk pembayaran tertentu sesuai masa yang diberlakukan perusahaan kartu kredit.

Baca juga: Bayar Utang Lebih Ringan dengan Cicilan 0%

Untuk mendapatkan cicilan 0%, Anda harus rajin memperhatikan penawaran kartu kredit yang diberikan. Selain itu, sebaiknya hindari melakukan pembayaran hanya sesuai jumlah minimum. Karena akumulasi bunga yang terjadi akan terus bertambah seiring Anda menunda pembayaran cicilan kartu kredit Anda.

Apabila Anda tidak ingin membayar secara penuh, Anda bisa mengambil cicilan dengan masa tenor yang disediakan. Biasanya beberapa merchant sering menawarkan promosi cicilan 3, 6, 12, hingga 24 bulan. Semoga bermanfaat!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama