Bawa Kartu Kredit Saat Liburan, Ingat Sembilan Hal Ini!

Bagi Anda yang akan merayakan hari libur dengan travelling baik dalam atau luar negeri, terapkan sembilan hal ini agar tidak menjadi korban penipuan kartu kredit.

Tidak terasa sekarang sudah akhir tahun, hari libur telah menanti! Bagi Anda yang hobi travelling, apa sudah menentukan destinasi tujuan untuk liburan yang akan datang? Kartu kredit memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan untuk traveler, terutama yang hobi shopping. Jika uang tunai tidak mencukupi, tinggal gesek kartu kredit maka barang idaman bisa segera dibawa pulang! Sekarang cara mengajukan kartu kredit pun lebih mudah, dapat dilakukan secara langsung secara online, seperti di KreditGoGo, tanpa harus pergi ke bank.

Sayangnya, banyakorang menjadi korban penipuan kartu kredit saat mereka travelling. Hal ini tentunya membuat liburan menjadi berantakan, ditambah dengan beban emosional dan finansial yang harus ditanggung. Bagi Anda yang selalu bawa kartu kredit saat liburan, sembilan tips ini akan membantu Anda mencegah dan mengatasi penipuan kartu kredit.

1. Bawa Satu atau Dua Kartu Kredit Saja

Berapa banyak kartu kredit yang Anda miliki? Apakah Anda menyimpan semuanya di dalam dompet? Sebelum Anda travelling, seleksi dulu kartu kredit mana yang akan Anda bawa seperti membandingkan rewards dan cash back. Sebaiknya Anda hanya membawa satu atau dua kartu kredit saja. Jika Anda membawa banyak kartu kredit dan salah satunya dicuri, mungkin Anda tidak menyadarinya karena dompet tampak utuh. Selain itu, Anda juga tidak perlu pusing menelepon berbagai bank untuk melaporkan kejadian tersebut.

2. Pastikan Koneksi Internet Aman

Transaksi dengan kartu kredit dapat terlaksana dengan mudah berkat kehadiran WiFi. Jika Anda adalah tipe traveler yang selalu memanfaatkan WiFi gratis saat liburan, hindari melakukan transaksi pembayaran dengan WiFi umum agar password dan data-data peribadi Anda tidak dicuri orang. Pastikan juga alamat website bank yang Anda akses berawal dengan https://, bukan http://.

3. Segera Simpan Kartu Kredit Setelah Pemakaian

Segera simpan kartu kredit Anda setelah dipakai agar tidak lupa atau memberikan peluang kepada pencuri untuk mengambilnya. Saat membayar dengan kartu kredit, pastikan Anda fokus dan tidak multi-tasking seperti sembari main HP atau ngobrol dengan teman. Ingat, kejahatan dapat terjadi jika ada peluang.

4. Selalu Awasi Kartu Kredit Anda

Saat Anda menyerahkan kartu kredit kepada pelayan atau penjaga toko, pastikan Anda mengawasi ke mana orang tersebut pergi untuk mencegah kartu kredit Anda dibawa kabur. Saat keadaan restoran ramai, bisa saja ada oknum yang tidak bertanggung jawab menyamar sebagai pelayan atau penjaga toko untuk mencuri kartu kredit Anda. Alternatif lainnya adalah dengan membayar langsung di kasir. Jangan lupa untuk mengecek apakah kartu kredit, dompet, HP dan benda berharga lainnya ada bersama Anda sebelum meninggalkan tempat tersebut.

Baca juga: Begitu Banyak Promo Kartu Kredit, Begini Cara Memanfaatkannya!

5. Monitor Pemakaian Kartu Kredit

Tips ini sebaiknya juga Anda lakukan walaupun sedang tidak liburan. Rajin memonitor pemakaian kartu kredit akan membantu Anda mendeteksi transaksi yang mencurigakan. Kartu kredit Anda mungkin saja masih berada di dompet namun seseorang telah mencuri identitas Anda. Cek jumlah transaksi penarikan uang dan saldo akhir Anda. Jumlah sekecil apa pun, jika mencurigakan harus segera Anda laporkan kepada pihak bank. Mungkin pencuri tersebut baru melakukan uji coba, nantinya ia akan mengambil lebih banyak uang.

6. Jangan Buang Dokumen Peribadi Sembarangan

Kertas bukti pembayaran saat mengambil ATM, bon belanjaan dan kertas yang mengandung informasi peribadi seperti dari bank atau asuransi tidak boleh dibuang sembarangan. Oknum yang berniat mencuri identitas Anda tidak sungkan menelusuri tumpukan sampah demi menemukan informasi yang dicari. Jika ingin membuang dokumen peribadi, pastikan Anda menyobek kertas hingga kecil dan membuangnya di berbagai tempat sampah agar tidak mudah ditemukan.

7. Catat Semua Nomor Telepon Penting

Sebaiknya Anda mencatat semua nomor telepon penting seperti nomor telepon bank penerbit, kantor polisi setempat dan kantor perwakilan VISA atau MasterCard. Dengan begini, Anda bisa segera menghubungi pihak terkait.

Baca juga: Modus Double Swipe Mesin EDC dan Cara Menghindarinya

8. Simpan Saat Tidak Digunakan

Jika Anda sudah menyusun jadwal harian sebelum hari libur, pasti tahu kira-kira kapan Anda tidak perlu membawa kartu kredit. Misalnya besok Anda akan hiking, snowboarding atau jalan-jalan untuk menikmati pemandangan alam, kemungkinan besar Anda tidak akan memakai kartu kredit. Simpan saja kartu kredit Anda di dalam safety box kamar hotel.

9. Alternatif Tambahan: Penghalang RFID

Teknik pencurian informasi ini belum banyak diketahui masyarakat Indonesia, yaitu memanfaatkan RFID (Radio Frequency Identification) scanner untuk mengambil nama lengkap, nomor kartu kredit dan informasi lainnya pada kartu kredit dan paspor. Dengan RFID scanner, pencuri bisa mengunduh berbagai data penting milik Anda tanpa diketahui, misalnya saat berada di samping Anda. Untuk mengantisipasi hal ini, Anda dapat menyimpan kartu kredit, paspor dan E-KTP dalam money belt atau dompet dengan teknologi penghalang RFID sehingga tidak dapat ditembus oleh RFID scanner.

Anda tidak perlu khawatir membawa kartu kredit saat liburan. Jika masih ragu, bawalah kartu kredit dengan limit terendah yang Anda punya. Ingin membuat kartu kredit dalam waktu dekat? Cara mengajukan kartu kredit yang tercepat adalah secara online di KreditGoGo – pastikan Anda memilih kartu kredit dengan logo “Ajukan+” untuk proses pengajuan ekspres.

Semoga sembilan tips ini dapat membantu. Jangan lupa dapatkan asuransi perjalanan sebelum Anda berangkat. Selamat menikmati hari libur dan travelling!

(Sumber: The Balance, CreditCards.com, Wise Bread)

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama