Bagaimana Cara Bijak Naikkan Limit Kartu Kredit Anda?

Ada banyak cara kita temukan di internet bagaimana menaikkan limit kartu kredit. Mana yang bijak dalam hal itu? Kami menyederhanakannya untuk Anda.

Anda punya kartu kredit? Sudah lama pakai kartu kredit? Lalu ingin menaikkan limit kartu kredit tapi tidak tahu caranya? Pada dasarnya, sebagian besar pemegang kartu kredit ingin menaikkan limit kartu kredit yang mereka miliki. Tujuannya beragam. Ada yang ingin membuka usaha, ada yang untuk keperluan konsumtif, atau pun ingin membeli barang yang sudah lama diinginkan.

Di Google, ada banyak cara bisa kita temukan bagaimana menaikkan limit kartu kredit yang kita miliki. Dari cara standar dan biasa hingga cara ekstrem, semua bisa Anda baca. Namun, tidak semua dari cara itu dapat ‘menyenangkan’ banyak pihak, termasuk pihak bank itu sendiri. Langkah praktis di bawah ini bisa dipraktikkan agar limit kartu kredit yang Anda miliki bisa maksimal.

1. Gunakan kartu kredit secara sering dan berkala

Tunjukkan kepada pihak bank bahwa Anda adalah nasabah yang loyal dan aktif menggunakan kartu pembayaran tersebut. Jika tidak, pihak bank pasti akan berpikir mengapa Anda memerlukan limit kartu yang lebih tinggi jika jarang menggunakan kartu itu untuk bertransaksi. Menurut data World Payment Reports, nilai transaksi kartu kredit mulai 2008-2013 terus tumbuh di atas 10% atau rata-rata 21,3% per tahun. Sementara itu, volume transaksi menggunakan kartu jenis ini tumbuh rata-rata 11,1% per tahun.

Mengapa meningkat? Itu karena pendapatan masyarakat perkotaan menjadi meningkat, seiring dengan tumbuhnya perekonomian dan tumbuhnya orang kaya di Indonesia. Itu semua mendorong selera konsumtif masyarakat kita. Transaksi kartu kredit di Indonesia pun masih akan tumbuh mengingat besarnya populasi penduduk Indonesia. Hal itu juga ditambah banyak benefit yang dapat diperoleh dengan meningkatkan penggunaan kartu jenis ini sebagai pembayaran. Itu sebabnya mengapa banyak orang lebih senang menggunakan kartu kredit sebagai pembayaran alih-alih uang tunai.

ilustration: credit card.

2. Hindari keterlambatan pembayaran kartu kredit

Keterlambatan pembayaran akan mengurangi kemungkinan untuk mendapatkan limit yang lebih tinggi. Pihak bank penerbit kartu kredit akan melihat rekam jejak pembayaran tagihan kartu Anda. Jika pembayaran Anda ‘bersih’ dan disiplin dalam melunasi tagihan, pihak bank tidak akan ragu memberikan penambahan limit kartu kredit yang Anda inginkan.

3. Pay on Minimum Payment or More

Membayar lebih dari minimum pembayaran (minimum payment), Anda berarti mampu menghemat pembayaran bunga dari kartu kredit tersebut. Dengan kata lain, Anda juga menunjukkan bahwa Anda mampu membayar tiap tagihan. Pelihatkan performa kemampuan finansial Anda dengan cara membayar tagihan secara penuh. Dengan begitu, di mata bank, Anda layak menerima penambahan limit kartu kredit. Pihak bank akan menghubungi untuk memberikan penawaran ini.

4. Jangan tergesa-gesa mengajukan kenaikan limit

Ketika mengajukan permohonan untuk menaikkan kartu kredit, hindari kalimat seperti, “Tolong Mbak, penambahan limit kartu ini penting buat saya. Saya perlu bayar biaya rumah sakit.” Dengan menunjukkan rasa ketergesa-gesaan, pihak bank malah ragu untuk memberikan penawaran kenaikan limit kartu kredit Anda. Kenapa? Ini menunjukkan bahwa Anda kurang mampu mengelola keuangan sendiri.

Ubah ‘permintaan doa’ menjadi ‘permohonan doa’. Maksudnya, coba ubah kalimat pernyataan Anda kepada bank misalnya seperti ini, “Saya berharap, penambahan limit kartu kredit ini dapat membantu saya dalam pengembangan usaha.”

5. Bersikap realistis

Jika bermaksud mengajukan kenaikan limit kartu kredit, bersikaplah realistis terhadap keuangan Anda. Itu ada hubungannya dengan pelunasan tagihan nanti. Cobalah untuk minta kenaikan limit sekitar 10%-25% dari batas kartu kredit yang Anda miliki. Sesuaikanlah kondisi keuangan Anda ketika mengajukan limit kartu. Namun harus diingat, jika belum mengajukan kenaikan limit kredit, jangan sampai Anda memaksakan untuk menggunakan kartu kredit di luar batas limit. Bisa jadi pada saat jatuh tempo, dalam pelunasan cicilan dan bunga, Anda malah menggunakan pos keuangan lainnya seperti yang harusnya digunakan untuk pembayaran kredit kendaraan bermotor atau bahkan cicilan KPR

Nah, mudah kan? Dengan limit kartu kredit yang lebih tinggi, daya beli Anda juga akan semakin besar. Demikian halnya dengan bunga atau utang yang harus Anda bayar. Bijak-bijaklah dalam penggunaan kartu kredit, dan jangan sampai terjerat utang karena limit kartu kredit yang menggiurkan tersebut.

(source image)

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama