6 Cara Menahan Godaan Diskon Akhir Tahun

Alih-alih ingin beli barang diskon supaya untung, malah buntung karena tergoda diskon-diskon akhir tahun. Yuk, hindari hal tersebut dengan tips berikut ini.

Saat akhir tahun begini, apa yang biasanya Anda lihat di toko offline ataupun toko online? Ya, diskon besar akhir tahun dengan berbagai judul menggoda, misalnya cuci gudang, diskon sampai 70%, beli satu gratis satu, dan lain sebagainya.

Toko-toko tersebut sering memanfaatkan akhir tahun sebagai momen untuk memberikan diskon. Alasan lain adalah agar mereka (toko) dapat meraup keuntungan sebanyak-banyaknya di penghujung tahun.

Kecanggihan 'teknik marketing' mereka ini seringkali membuat masyarakat terseret untuk menerima berbagai penawaran tersebut. Walaupun sesungguhnya Anda tidak begitu membutuhkan.

Ketidaksiapan mental bisa saja membuat Anda terhanyut dalam euforia pesta diskon akhir tahun. Alhasil, pengeluaran akan membengkak tak terkendali.

Ingin dompet tetap aman meski diskon besar-besaran terpampang jelas? Simak tips dari KreditGoGo berikut ini.  

Tengok Barang-Barang di Rumah

Sebelum mengunjungi toko online atau toko offline, coba tengok dahulu barang-barang di rumah. Hal ini bertujuan agar bisa mengetahui barang apa saja yang dimiliki dan apa yang sebenarnya diperlukan.

Misalnya, ternyata celana sudah tidak muat lagi karena pertambahan berat badan, atau butuh perlengkapan kosmetik baru karena stok di rumah sudah habis. Sesuaikanlah belanja akhir tahun dengan keperluan.

Tentukan Anggaran Belanja Akhir Tahun

Agar pengeluaran lebih terkontrol, tentukanlah berapa anggaran belanja untuk membeli barang-barang diskon akhir tahun. Bersikaplah disiplin, jika anggaran sudah habis, maka Anda harus berhenti belanja dan menahan diri untuk tidak membeli barang lain.

Jangan memaksakan diri dengan cara mengambil anggaran lain, hanya karena merasa akan menyesal jika tidak membeli barang tertentu dengan harga diskon.

Jika memang ingin membeli banyak barang, menabunglah jauh-jauh hari, misalnya mulai pertengahan tahun untuk dibelanjakan di akhir tahun.

Cari Tahu Perbandingan Harga

Cobalah untuk membandingkan harga barang yang ingin dibeli. Siapa tahu Anda bisa mendapatkan harga lebih murah untuk barang yang sama.

Perhatikan juga diskon. Tak jarang toko melakukan trik penjualan dengan menaikkan harga barang sebelum di diskon. Sehingga harga barang jatuhnya sama saja, bahkan cenderung lebih mahal. Carilah harga terbaik yang ditawarkan oleh toko agar lebih hemat berbelanja.

Teliti Sebelum Membeli

Sebelum memutuskan untuk membeli produk, sebaiknya tetap teliti terhadap barang tersebut. Hal ini sangat penting agar mengetahui apakah produk tersebut masih bagus atau terdapat minus.

Momen akhir tahun kerap dimanfaatkan oleh produsen untuk menghabiskan stok barang di gudang. Tak peduli produk tersebut bagus atau tidak, dicampur begitu saja dan dijual dengan harga murah. Alih-alih ingin mendapat harga murah, malah kecewa karena barang tidak sesuai dengan harapan. Jangan sampai begitu, ya!

Oleh karenanya, Anda patut meningkatkan kewaspadaan dalam meneliti secara cermat barang yang akan dibeli. Dapatkanlah barang murah, tapi kualitasnya masih bagus. Kalaupun tetap membeli barang yang terdapat cacat atau rusak, pastikan harganya sebanding.

Pilih yang Benar-Benar Dibutuhkan

Bila melihat barang dengan harga murah, rasanya ingin membeli tanpa berpikir panjang, bukan? Namun sebaiknya, berpikirlah sejenak sebelum memutuskan untuk membeli. Pilihlah barang yang benar-benar dibutuhkan, bukan hanya diinginkan.

Tak jarang barang diskon yang telah terbeli hanya tersimpan di gudang karena tidak terpakai. Jangan hanya tergoda harga murah, ya! Tentukanlah skala prioritas Anda.

Ajak Teman untuk Memilih Barang

Sebagai bahan pertimbangan, Anda bisa mengajak teman untuk memberikan saran. Teman bisa menjadi pengingat Anda untuk lebih mengendalikan diri saat berbelanja barang diskon akhir tahun. Tapi jangan ajak yang hobi shopping, ya. Alih-alih mengingatkan, bisa-bisa dia membuatmu jadi lebih kalap saat berbelanja.

Baca juga: Diskon Besar, Dompet Tetap Aman

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama