5 Pertanyaan Penting Sebelum Mengajukan Kartu Kredit

Mau mengajukan kartu kredit? Silahkan saja. Namun, ada sejumlah hal yang mesti dipertimbangkan agar Anda tidak salah kaprah. Apa saja? Ini ulasannya.

Kartu kredit, sebuah alat pembayaran yang saat ini sudah sangat umum digunakan oleh banyak orang. Bagi sebagian pengguna, produk perbankan ini adalah sebuah penyelamat karena bisa membantunya memiliki barang-barang yang diinginkan dengan cara mudah. Namun, sisanya menganggap, kartu kredit adalah sebuah jebakan yang diberikan bank agar kita terus terjerat dalam kubangan utang tiada henti.

Namun yang pasti, kartu kredit adalah alat pembayaran yang bisa sangat berguna bila digunakan dengan benar, namun bisa menyusahkan kalau kita tidak bisa me-manage penggunaannya dengan baik. Karena itu, sudah sering disebutkan di artikel KreditGoGo, kalau mau bertransaksi menggunakan kartu kredit, pikirkanlah baik-baik efek yang akan diterima sesudahnya. Apakah akan menyulitkan keuangan atau tidak.

Tidak cuma saat bertransaksi, ketika mau mendaftar pemakaiannya di bank pun, Anda sudah harus memikirkan beberapa hal yang berkaitan dengan itu. Kenapa? Agar Anda tidak salah kaprah ketika sudah mendapatkannya. Nah, apa saja hal-hal yang harus dipikirkan ketika mau mendaftar kartu kredit? Ini dia ulasannya.

Apakah Saya Memerlukan Kartu Kredit?

Tentu saja inilah pertanyaan pertama yang harus dipikirkan. Di mana, sebelum mendaftar pemakaian kartu kredit, sangatlah penting untuk mengetahui apa tujuan memilikinya. Untuk sebagian besar orang, alasan yang paling banyak dipakai adalah untuk memberikan kemudahan transaksi, atau memudahkan kita memiliki barang yang diperlukan ketika sedang tidak memiliki dana cukup.

Namun ingat, jangan asal bertransaksi! Pikirkan juga manfaat dari barang tersebut, dan yang paling utama, pikirkan bagaimana cara melunasi tagihannya. Sebagai contoh, Anda ingin membeli sepatu seharga Rp 500 ribu. Sayangnya, Anda tidak memiliki uang cukup untuk membelinya, karena itu, jadilah kartu kredit sebagai solusi masalah itu. Apakah sebanding sepatu Rp 500 ribu itu dengam manfaat yang akan didapat. Pikirkan saja, kalau ternyata tidak, tunda saja keinginan Anda dulu.

Apakah Saya Memenuhi Persyaratan Kepemilikan Kartu Kredit?

Bila tekad untuk memiliki kartu kredit sudah bulat, hal selanjutnya yang mesti dipikirkan adalah Anda sudah memenuhi persyaratan kepemilikannya atau belum? Ingat, sebuah bank tidak begitu saja mau memberikan kartu kredit kepada nasabah yang tidak memenuhi persyaratan. Sebagai contoh, Anda ingin mendaftar sebuah kartu kredit silver yang salah satu persyaratannya mesti memiliki gaji minimal Rp 3 juta, sementara gaji bulanan Anda hanya Rp 2 juta.

Sudah pasti bank tidak akan menyetujui permintaan Anda. Karena itu, bila merasa belum mampu memenuhi persyaratannya, tunda dulu keinginan mempunyai kertu kredit.

Kartu Jenis Apa yang Saya Perlukan?

Bila sudah merasa memenuhi persyaratan yang dibutuhkan, pertanyaan selanjutnya adalah jenis kartu kredit apa yang ingin dimiliki. Mengapa begitu? Karena bank mengeluarkan produk Kartu kredit dalam begitu banyak varian dan fungsi yang berbeda. Pemilihan jenis kartu kredit sendiri sangat bergantung pada tujuan awal Anda mempunyai kartu kredit.

Sebagai contoh, bagi Anda yang sangat menyukai belanja fashion, Anda bisa memilih kartu kredit yang memberi banyak banyak bonus seperti poin reward seperti BCA Batman dan lainnya. Untuk Anda penyuka travel, bisa menggunakan kartu kredit Standard Chartered WorldMiles dan lainnya. Sementara untuk ibu-ibu yang sering berbelanja kebutuhan bulanan, bisa menggunakan kartu yang sudah bekerjasama dengan swalayan seperti Permata Hero, dan lainnya. Jangan sampai salah ya, agar manfaat yang bisa didapatkan lebih maksimal.

Apakah Saya Perlu Kartu Kredit Kedua, dan Selanjutnya?

Pertanyaan ini biasanya timbul ketika Anda sudah memiliki kartu kredit dan ingin memiliki produk dengan fitur berbeda. Sah-sah saja kalau Anda ingin memiliki kartu kredit banyak, namun jangan sampai hal itu menyulitkan Anda. Terutama ketika mau membayar tagihan, sudah banyak orang yang merasakan sulitnya mengatur pembayaran tagihan akibat mempunyai terlalu banyak kartu kredit.

Sebagai saran, kalau ingin mempunyai banyak kartu, cari salah satu atau beberapa diantaranya yang memberikan layanan pembayaran tagihan dari bank lain. Bahkan kalau bisa, pembayaran itu bisa dilakukan dalam satu bill saja. Apakah masalah selesai? Belum, karena Anda terancam mengalami overspending atau kebanyakan tagihan akibat penggunakan kartu kredit secara berlebihan. Belum lagi, ada biaya administrasi yang sering dibebankan bank kepada nasabah.

Karena itu, pikirkan dulu baik-baik sebelum menggunakan kartu kredit kedua, ketiga, dan seterusnya. Bisa saja Anda sebenarnya tidak memerlukan kartu kredit tambahan, iya kan?

Siapkah Anda Membayar Biaya Bunga Kartu Kredit?

Bank tidak cuma memberikan beban biaya administrasi saja kepada Anda ketika menggunakan kartu kredit. Ada masalah paling penting ketika menggunakan kartu kredit, yaitu bunga! Ingat, utang kartu kredit itu berbunga, tidak 0%. Memang, ada beberapa transaksi yang memberikan Anda tagihan 0%, tapi itu cuma berlaku di merchant tertentu.

Di samping itu, jangan sampai menunda pembayaran tagihan. Karena bunga tagihan itulah yang kedepannya akan menyulitkan Anda, hingga membuat utang menjadi menggunung. Itupun belum termasuk biaya keterlambatan yang kadang masih dibebankan pada Anda. Memang, sekarang sudah ada beberapa kartu kredit yang menawarkan bunga rendah seperti OCBC NISP Titanium, Bukopin Visa Classic, dan lainnya. Namun, ujung-ujungnya semuanya kembali kepada Anda, apakah bisa menggunakan kartu itu dengan baik atau tidak.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama