5 Hal Penting Sebelum Mencicil Barang dengan Kartu Kredit

Ketika ingin membeli barang dengan harga mahal, Anda dapat menggunakan fasilitas cicilan kartu kredit. Tetapi sebelum itu perhatikan dulu hal-hal berikut ini

Gaya hidup berbelanja

Saat ini kebutuhan dan gaya hidup berjalan seiringan. Dengan tuntutan gaya hidup modern banyak orang mampu membeli barang-barang yang tidak murah padahal anggaran mereka tidak mencukupi. Lalu bagaimana caranya untuk memenuhi kebutuhan tersebut walaupun penghasilan terbatas?

Salah satu cara yang dilakukan kebanyakan orang untuk mendapatkan barang-barang atau gadget mahal adalah dengan memanfaatkan fasilitas cicilan dari kartu kredit. Anda dapat memiliki barang-barang yang diinginkan sambil tetap mengatur anggaran untuk keperluan lainnya.

Namun ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika mencicil barang dengan menggunakan kartu kredit. Sebelum Anda terlanjur membeli sebaiknya perhatikan dahulu hal-hal dibawah ini:

1. Bunga cicilan

Bunga cicilan 0%

Ketika Anda ingin mencicil barang perlu diperhatikan bunga cicilan yang ditawarkan. Banyak kartu kredit yang menawarkan promo cicilan 0% jika membeli barang-barang tertentu. Namun ada juga penerbit kartu kredit yang mengenakan bunga dengan nominal 1% sampai 3%.

Dengan cicilan 0% memungkinkan angsuran yang dicicil tidak dikenakan beban bunga sehingga tidak ada tagihan bunga sama sekali untuk pembelian produk yang menggunakan promo cicilan 0%. Barang-barang yang bisa dibeli diantaranya produk fesyen, elektronik sampai tiket pesawat.

2. Besarnya Limit

over limit.

Selanjutnya periksa terlebih dahulu jumlah limit kartu kredit Anda. Pastikanlah limit kartu kredit mencukupi kebutuhan Anda, jangan sampai terjadi over limit. Beberapa bank biasanya akan langsung menolak penggunaan kartu apabila terjadi over limit.

3. Metode Pemotongan Limit

Sebelum Anda membeli barang dengan fasilitas cicilan tanyakan dahulu mekanisme pemotongan limit kartu yang dilakukan oleh bank penerbit kartu kredit. Anda bisa menghubungi bank untuk menanyakan hal ini. Biasanya bank menerapkan 2 mekanisme pemotongan limit.

Pertama bank akan memotong limit kartu sesuai dengan harga produk yang Anda beli. Misalnya limit kartu Anda sebesar Rp7 juta, kemudian barang yang dibeli sebesar Rp5 juta. Maka bank akan memblok Rp5 juta tersebut, sehingga sisa limit kartu kredit Anda sebesar Rp2 juta.

Kedua, bank akan menambahkan limit sejalan dengan pembayaran cicilan yang dilakukan. Berasan limit tergantung dengan jumlah cicilan yang dibayarkan. Misalnya Anda menggunakan Rp5 juta dengan cicilan sebesar Rp500 ribu, maka sisa limit Anda akan bertambah sebesar cicilan yang dibayarkan.

4. Mekanisme Cicilan

Mekanisme Cicilan

Nominal cicilan biasanya akan dimasukan bersamaan dengan tagihan transaksi lainnya. Misalkan transaksi kartu kredit Anda normalnya Rp7 juta, cicilan barang sebesar Rp1 juta akan ditambahkan pada transaksi normal Anda. Sehingga tagihan kartu kredit totalnya menjadi Rp 8 juta.

Jika Anda memilih pembayaran minimum, maka tagihan kartu kredit menjadi Rp700 ribu (10% dari transaksi normal) kemudian ditambahkan cicilan barang senilai Rp1 juta. Untuk itu pastikan Anda dapat membayar tagihan tersebut.

5. Periode Cicilan

 Periode Cicilan

Penerbit kartu kredit banyak menawarkan beragam periode cicilan mulai dari 3 bulan hingga 12 bulan. Pilihlah jangka waktu yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. Sesuaikan dengan harga barang yang ingin dibeli.

Barang-Barang Apa saja yang Bisa Dibeli ?

Umumnya barang-barang yang ditawarkan dengan fasilitas cicilan banyak dan beragam mulai dari produk fesyen, gadget, elektronik, sampai tiket pesawat. Mungkin Anda akan berpikir jika membayar dengan fasilitas cicilan dapat meringankan beban pengeluaran bulanan Anda. Sebab angsuran yang dikeluarkan terbagi dalam beberapa priode pembayaran.

Sehingga Anda dapat membeli barang apapun selama ada fasilitas cicilannya. Hati-hati, walaupun terdapat banyak promosi cicilan Anda jangan mudah tergoda untuk membeli barang yang tidak diperlukan.

Baca Juga : Bayar Utang Lebih Ringan dengan Cicilan 0%

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama