3 Jenis Denda Kartu Kredit yang Wajib Diketahui

Baru punya kartu kredit? Sebelum Anda menggunakan limit yang diberikan oleh Bank, jangan biarkan tagihan Anda membengkak, karena 3 jenis denda ini.

Bagi Anda yang baru memiliki kartu kredit, apakah Anda kerap tergoda dengan kehadiran promo-promo diskon dan cicilan dengan tawaran menggiurkan? Itu memang fitur yang ditonjolkan pada kartu kredit. 

Diskon dan promo adalah 2 hal yang selalu berlomba-lomba membuat pengguna kartu kredit menjadi tergoda. Namun sebelum Anda menggunakan semua limit kartu kredit Anda untuk bertransaksi, penting untuk mengetahui 3 jenis denda yang wajib Anda ketahui. 

3 jenis denda ini sering mengintai para pengguna kartu kredit yang tidak teliti dan tidak disiplin. Berikut ini uraian 3 jenis denda pada tagihan kartu kredit.

Denda Keterlambatan Pembayaran

Denda pada jenis keterlambatan pembayaran juga dipengaruhi oleh jenis kartu kredit itu sendiri. Rata-rata besarnya denda keterlambatan kartu kredit berkisar antara Rp 25.000 hingga Rp 150.000.

Bank Indonesia memberikan surat edaran pada setiap Bank terkait besarnya denda apabila nasabah telat membayar tagihan kartu kredit. Nilai denda keterlambatan dapat dikenakan kepada pemegang kartu kredit paling banyak 3 persen dari total tagihan, dan tidak melebihi Rp150 ribu.

Denda keterlambatan pembayaran, wajib dibayar oleh pengguna kartu kredit, apabila pembayaran dilakukan sudah melewati batas jatuh tempo yang telah ditetapkan.

Denda Pembatalan Cicilan

Cicilan tetap, salah satu fitur dari kartu kredit yang menjadi favorit para pengguna kartu kredit. Dari adanya fitur cicilan tetap, pengguna kartu kredit tentu tidak begitu dibebankan dengan besarnya suku bunga. 

Karena semua cicilan tetap, memiliki suku bunga yang ringan. Suku bunga bisa berkisar antara 1% hingga 1.25%, bahkan seringkali beberapa bank menghadirkan cicilan tetap 0% untuk produk-produk tertentu. 

Lalu apa hubungannya cicilan tetap dengan adanya denda?

Ilustrasi

Anto pemilik kartu kredit ANZ. Ia membeli sebuah gadget, dengan harga Rp 3.000.000. Lalu Anto menghubungi Call Centre ANZ untuk mengajukan pembayaran cicilan tetap selama 6 bulan dengan besarnya suku bunga 0.88% per bulan. 

Namun pada saat cicilan ke tiga, Anto bermaksud ingin melunaskan hutangnya, sedangkan sisa tagihan Anto tercatat sebagai transaksi pembayaran cicilan.

Bagaimana perhitungan denda yang akan dikenakan pada kartu kredit Anto?

Pada pembayaran cicilan bulan keempat, Anto melunaskan sisa cicilan dengan tambahan denda pembatalan cicilan tetap sebesar Rp 200.000, -.

Bank ANZ menetapkan besarnya denda pembatalan cicilan tetap sebesar Rp 200.000, - untuk berapa pun besarnya tagihan nasabah.

Masing-masing setiap bank penerbit kartu kredit berbeda-beda dalam menentukan besarnya denda pembatalan cicilan tetap. Ada baiknya setiap nasabah kartu kredit, menanyakan terlebih dahulu besarnya denda pembatalan cicilan, sebelum mengajukan permohonan cicilan tetap pada tagihan.

Denda Over Limit

Ini adalah biaya denda yang dikenakan pada pengguna kartu kredit, apabila jumlah tagihan melebihi dari batas limit yang telah diberikan oleh bank. 

Untuk informasi, besarnya biaya over limit yang terdapat pada kartu kredit jenis kartu belanja, yaitu Carrefour Mega Card adalah Rp 100.000. Namun ada juga yang menetapkan besarnya denda over limit sama untuk semua jenis tipe jenis kartu kredit. 

Seperti Bank Permata,  menetapkan Rp 150.000 untuk denda over limit pada produk kartu kredit yang diterbitkan.

Setiap bank berbeda-beda menetapkan besarnya denda over limit. Biasanya berkisar antara 4% hingga 5% dari kelebihan limit, tergantung mana yang lebih besar.

Perhitungan over limit bukan semata-mata berdasarkan pada pemakaian kartu kredit tetapi bisa juga dari sisa saldo tagihan terhutang yang terus bertambah bersama bunganya.

Misal, jika tagihan Anda sebesar Rp 5.030.000, sedangkan limit yang diberikan oleh bank adalah Rp 5.000.000, maka Anda sudah harus membayar denda over limit. Jika kartu kredit sudah over limit, Anda harus segera membayar tagihan sedemikian rupa agar jangan sampai di bulan depan menjadi over limit lagi.

Penting untuk selalu menanyakan beragam biaya dan denda pada kartu kredit yang akan Anda miliki ataupun yang sudah Anda miliki. Pihak Bank akan selalu menguraikan dengan jelas, jika nasabah selalu menjalin komunikasi dan menanyakan hal yang tidak diketahui. 

Pastikan Anda memahami jenis kartu kredit yang Anda gunakan, mengingat jumlah limit Anda, dan disiplin dalam pembayaran.

Baca Juga :  Mengenal Lebih Dekat dengan Kartu Kredit

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama