Mapan Sebelum 30 Tahun? Mau Dong!

Kalau bisa menjadi orang kaya sebelum usia 30 tahun, kenapa harus ditunda-tunda. Ternyata banyak sekali jalan untuk mencapai kebahagian finansial lho!

Kaya sebelum usia 30 tahun, siapa sih yang tidak mau. Kebanyakan orang Indonesia jika usianya masih di bawah 30 tahun itu masih berstatus single, terutama bagi kaum hawa, selalu ada saja alasannya untuk tidak menabung, seperti, ”Ngirit banget?! Mumpung belum nikah, puas-puasin dulu aja beli semua kita inginkan. Kalau udah nikah enggak bisa, tahu, pasti kepikiran buat biaya sekolah anak, makan, dll. Pusing deh!”

Nah, ini penyakitnya. Jangan hanya pikirkan untuk hari ini, cobalah untuk berpikir jauh ke depan, toh tidak sepenuhnya uang yang didapat digunakan untuk hura-hura dan belanja bukan? Cobalah mulai bermimpi untuk menjadi mapan sebelum usia 30 tahun. Ini bukan sesuatu yang tidak mungkin. Banyak cara untuk mencapai ini.

Tingkatkan Pemasukan

Langkah pertama untuk menjadi orang kaya adalah memiliki modal untuk memperoleh investasi yang akan memperbanyak keuangan Anda. Untuk mendapatkan uang ini pastinya Anda harus memiliki pekerjaan atau pemasukan tetap perbulannya. Anda harus selalu berusaha untuk membuat diri Anda lebih berharga, tidak hanya meningkatkan kinerja saat ini, tetapi cobalah cari lowongan kerja di tempat lain untuk mendapatkan posisi yang lebih baik, tentunya dengan pemasukan yang lebih besar. Semakin banyak pengalaman yang Anda miliki di CV Anda, maka semakin mudah Anda mendapatkan mata pencaharian di tempat lain. Jika Anda mendapatkan pekerjaan di bidang yang kurang Anda kuasai, cobalah tetap belajar dan belajar, dan buat catatan kecil agar selalu ingat hal-hal yang baru dipelajari. Tetap fokus pada pemasukan yang akan Anda dapat, meskipun Anda telah bekerja di posisi yang sangat nyaman.

Hidup Secukupnya

Anda pasti berpikir, semua orang kaya akan selalu memiliki mobil terbagus dan gadget terbaru. Tidak semua seperti itu. Cobalah tetap menjadi diri sendiri, tidak harus selalu mengikuti model terbaru dan menggunakan barang-barang termahal. Tetap membeli barang sesuai kebutuhan.

Contoh: Saat ini gadget yang paling baru adalah iPhone 6 seharga Rp 12 juta yang memiliki fitur water resistant dan sapphire crystal glass.

Sekarang lihat, apakah Anda seorang mahasiswa atau karyawan. Jika Anda seorang mahasiswa, apakah semua fitur tersebut sangat dibutuhkan? Kesampingkan masalah gengsi. Anda bisa beli gadget lain yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, cari yang fiturnya benar-benar dibutuhkan dalam kehidupan Anda.

Rencanakan untuk berinvestasi

Apakah menurut Anda menabung pilihan paling baik untuk menyimpan uang Anda? Tidak, uang itu hanya akan diam, tidak berguna. Cobalah rubah pola pikir Anda, gunakan uang yang ada ditabungan untuk berinvestasi.

Tidak harus selalu harus berinvestasi besar-besaran. Mungkin Anda bisa memulainya dengan jual beli uang dolar, atau untuk membangun bisnis kecil-kecilan namun prospeknya bagus di pasaran. Tapi ingat sebelum berbisnis harus perhatikan S.W.O.T nya ya; strength, weakness, opportunity, dan threat.

Lunasi hutang

Peraturan ini sangat berlaku bagi para pemilik kartu kredit. Karena setiap transaksi yang menggunakan kartu kredit adalah hutang yang akan lunas apabila Anda membayarnya di waktu jatuh tempo pembayaran Anda. Jangan lewat dari itu, karena Anda akan dikenakan bunga yang lumayan besar.

Bisa juga Anda mencari kartu kredit yang ada promo-promo khususnya seperti mendapatkan cash back atau promo, karena sisa dari jumlah yang harus dikeluarkan juga bisa disebut dengan menabung. Di bawah ini kartu kredit yang dilengkapi dengan cash back dan promo:

1. Citibank Cash Back

Keuntungan utama yang diperoleh dari produk unggulan Citibank Cash Back ialah cash back sampai dengan 3% setiap melakukan transaksi di merchant pilihan.

2. BCA Everyday

Jika Anda membeli BBM non subsidi menggunakan BCA Everyday di SPBU Pertamina, Shell, Petronas akan mendapatkan cash back 5%. Berlaku juga di Carrefour, Hypermart, Giant dan Lotte Mart.

3. BCA MC2 Tazmania

Anda Hobi menonton film Hollywood? BCA MC2 Tazmania menawarkan pay 1 for 2 untuk nonton di bioskop XXI Cineplex & Cineplex, hanya di hari sabtu.

4. BCA Platinum Batik

BCA Platinum Batik memberikan diskon yang sungguh sayang jika dilewatkan, yaitu sebesar 10% untuk seluruh rute domestik (all class) dan untuk penerbangan internasional (kelas utama dan ekonomi). Sedangkan untuk kelas bisnis rute internasional, Anda akan mendapatkan diskon sebesar 15%.

5. ANZ Black

Apabila menyukai segala macam tontonan aktor Hollywood di bioskop, maka Anda bisa menggunakan kartu kredit ANZ Black, jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan gratis satu tiket nonton dihari kamis khusus di IMAX & The Premiere di berbagai kota besar Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan.

Atur Keuangan

Atir keuangan disini, bisa dengan merencanakan keuangan untuk sebulan ke depan dan selalu catat pengeluaran. Jadikan catatan keuangan ini sebagai warning finansial Anda.

Gunakan rumus 50/20/30!

“Asik, hari gajian!” Pasti pikiran Anda mau beli segala sesuatu tanpa pikir panjang. Cobalah gunakan rumus 50/20/30. Apa itu? 50% dari gaji gunakan untuk kebutuhan pokok, 20% gunakan untuk menabung, dan sisanya 30% gunakan untuk gaya hidup, seperti makan di restoran, belanja, dan lain-lain.

Contoh:

Gaji Anda: Rp 4 juta

Kebutuhan Wajib 50% - Rp 2 Juta

  • Kos – Rp 600 ribu
  • Makanan – Rp 500 ribu
  • Dana darurat – Rp 500 ribu
  • Amal – Rp 100 ribu
  • Dan lain-lain – Rp 300 ribu

Tabungan 20% - Rp 800 ribu

  • Nabung di bank – Rp 500 ribu
  • Investasi bisnis – Rp 300 ribu

Investasi bisnis tidak harus besar, untuk memulainya bisa dari hal-hal yang kecil dulu. Misalkan ada teman Anda yang berbisnis camilan, coba tawarkan untuk menginvestasikan uang Anda di bisnisnya, untuk keuntungannya bisa didapat dari sistem bagi hasil.

Uang Senang-senang 30% - Rp 1,2 juta

Untuk ini tidak harus selalu dipakai dan habiskan. Tetap gunakan secara bijak.

Jika ada sisa uang dari kebutuhan wajib dan uang senang-senang, anggaplah itu sebuah bonus untuk ditabung kembali.

Tetap disiplin

Jangan sekali-kali Anda melanggar ketentuan di atas yang telah Anda tentukan sendiri. Sebab, biasanya sekali dilanggar, besoknya akan lagi dan lagi, merasa baru sekali, dua kali, dan akhirnya menjadi kebiasaan buruk bagi Anda.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama