Kesuksesan yang Dicapai dari "Kegoblokan" Bob Sadino

Setiap orang pasti memiliki inspirator untuk menjalankan mimpinya. Ingin menjadi seorang wirausahawan? "Kegoblokan" Bob Sadino bisa jadi inspirasi Anda.

“Setinggi apapun pangkat yang dimiliki, Anda tetap seorang pegawai. Sekecil apapun usaha yang Anda punya, Anda adalah bosnya.”

Siapa yang tidak mengenal ungkapan di atas? Ya, itu adalah quotes Bob Sadino, seorang pengusaha Indonesia di bidang pangan dan pertanian. Pria kelahiran Lampung, 9 Maret 1933 ini telah menginpirasi banyak orang.

Kesuksesan yang diraihnya tidak didapat dengan instan atau dari warisan dari keluarganya. Kesemuanya itu didapat dari jerih payahnya mulai dari nol besar. Berkat keuletannya, Bob Sadino telah menginspirasi banyak pengusaha, baik muda ataupun tua. Bahkan, sampai saat ini beliau sudah meninggal pun, namanya tetap diingat, dan dijadikan sebuah motivasi untuk mencapai kesuksesan.

Jatuh Bangunnya Usaha Bob Sadino

Meskipun terlahir dari keluarga yang berada, hal itu tidak membuat hidup Bob Sadino untuk berleha-leha. Dia pernah tinggal di Amsterdam dan bekerja di perusahaan Djakarta Lloyd. Saat kembali ke Indonesia, Om Bob, panggilan akrabnya, membawa serta 2 mercedes miliknya. Satu diantaranya dia jual, dan satu lagi disewakan untuk dijadikan sumber penghasilan keluarganya.

Sayangnya, pada suatu hari, mobil Mercedes miliknya mengalami kecelakaan, dan Om Bob tidak memiliki uang untuk memperbaikinya. Dengan alasan untuk menghidupi keluarganya, beliau menjadi tukang batu dengan penghasilan hanya Rp 100. Bayangkan, betapa depresi dirinya, dengan penghasilan sekecil itu digunakan untuk menghidupi seorang istri dan 2 orang anak.

Rezeki memang sudah diatur oleh yang Maha Kuasa, Om Bob menerima pemberian 50 ekor ayam negeri dari temannya, Sri Mulyono Herlambang, yang menjadi titik awal keberhasilan usahanya. Dia memasarkan telur dan ayam negeri disekitar tempat tinggalnya, memperkenalkan ke Indonesia. Karena saat itu hanya telur dan ayam kampung yang dikenal dipasaran.

Setiap harinya, Om Bob dan istri menjual beberapa kilogram telur, rata-rata pembelinya adalah orang asing, karena mereka tinggal dikawasan Kemang. Meskipun sudah memiliki banyak pelanggan, usaha ini bukan berarti tidak ada hambatan, pasangan ini sering juga dimaki customernya. Justru hal tersebut digunakan untuk meningkatkan usahanya agar lebih baik lagi. Dari sinilah dia menjadi pemilik tunggal Kem Chicks. Tak puas disitu, Bob Sadino pun mengembangkan bisnisnya di sektor lain, seperti agribisnis, travel, dan penginapan.

“Ketika bekerja di luar negeri uang saya banyak, tapi satu hal yang tidak saya dapatkan, Kebebasan! Makanya saya memilih jadi pengusaha.”

Bob Sadino Kem Chicks

Perusahaan Peninggalan Bob Sadino

Sampai di akhir hayatnya, pria yang gemar memakai celana pendek ini sudah memiliki 5 perusahaan yang bergerak di berbagai dibidang. Berikut ulasannya:

PT. Kem Food

PT. Kem Food adalah perusahaan yang memproduksi berbagai olahan daging, seperti Sosis, Burger, Baso, dan Delicatessen. Perusahaan ini merupakan perusahaan pertama yang menjadi pelopr bisnis yang berkembang dengan daging olahan di Indonesia yang mulai didirikan di kawasan Pulo Gadung, Jakarta pada tahun 1978 dengan teknologi yang sudah modern.

Untuk masalah standar mutu, semua olahan dari PT Kemang Food Industries ini sudah menyesuaikan dengan standar halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan bersertifikasi BPOM.

PT. Kem Farm Indonesia

Perusahaan ini, PT. Kem Farm Indonesia bergerak di bidang ekspor sayuran dan buah-buahan, dengan produk unggulan terung, lobak, dan ubi manis. Ekspor terbesar dri perusahaan ini berasal dari Jepang yang setiap bulannya bisa mencapai 10.000 ton per bulan. Perusahaan milik om Bob ini berpusat di Semarang, Jawa Tengah, mulai dirintis pada tahun 1980.

PT. Boga Catur Rata

Perusahaan ini lebih dikenal dengan nama Kem Chicks, yaitu supermarket yang berada di kota metropolitan, Jl. Kemang Raya No. 3-5. Semua produk dari pasar modern ini dipasok dari perusahaan PT. Boga Catur Rata yang juga milik Bob Sadino.

The Mansion

Memang bisnis ini tidak sepenuhnya dikembangkan oleh Bob Sadino, karena beliau menggandeng pengembang property Grup Agung Sedayu (GAS). The Mansion, Apartemen dengan 180 unit kamar ini mempunyai letak yang strategis.

Harga jual tiap unit apartemen yang berukuran 90-an m2 dengan satu kamar tidur adalah kurang lebih Rp 1,7 miliar. Sedangkan untuk ukuran 150 - 170 m2 dengan dua kamar tidur bisa mencapai Rp 3 miliar. Untuk apartemen dengan ukuran 272an m2 dengan tiga kamar tidur bisa didapat dengan harga yang fantatis yaitu sekitar Rp 4 miliar.

Kem Travel

Kemang Nusantara Travel atau Kem Travel adalah bisnis yang menjanjikan yang dibentuk oleh Bob Sadino dibidang bisnis tour dan travel, baik lokal dan internasional. Kem Travel ini dipimpin oleh Bapak Sjarman Syarif, seorang yang ahli dalam biro perjalanan selama lebih dari 20 tahun. Kem Travel memang awalnya bukan milik om Bob. Namun, beberapa waktu kemudian om Bob menjalin bisnis dengan Kem travel yang akhirnya sukses.

Jadi, apa pelajaran berharga yang bisa diambil dari Om Bob? Belajarlah bahwa untuk menjalani bisnis diperlukan kesabaran. Pasang surutnya saat berbisnis adalah halbiasa, justru dari situlah akan mendapatkan pembelajaran dan pengalaman dari kegagalan yang dialami. Mari berwirausaha.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama