Ini Dia Yang Harus Dilakukan Ketika di PHK

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi secara tiba-tiba dapat membuat orang tertekan dan putus asa. Kami memberikan cara-cara untuk mengatasinya

Kehilangan pekerjaan dapat merubah tingkat emosional seseorang. Itu terjadi karena hilangnya pendapatan tetap secara tiba-tiba. Lalu langkah apa yang harus dilakukan untuk menangani aspek keuangan saat Anda kehilangan pekerjaan

pegawai kena phk

Mari kita hadapi hal itu. Melihat kondisi perekonomian sedang tidak baik sehingga banyak perusahaan yang melakukan pemutusan kerja beberapa karyawannya. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tahun ini (Februari 2014-Februari 2015) jumlah pengangguran di Indonesia meningkat 300 ribu orang, sehingga total mencapai 7,45 juta orang.

Apakah hal itu terjadi pada Anda? Merasa jatuh dan putus asa karena tidak siap dan tanpa memiliki tabungan yang cukup. Kami menjadi simpati melihat keadaan tersebut dan berharap menemukan cara yang berguna untuk mengatasinya. Untuk itu inilah cara yang dapat Anda lakukan disaat harus menghadapi PHK.

1. Jangan Panik

Pertama dan paling penting, ambil nafas dalam-dalam. Anda mungkin tidak percaya pada saat ini, tetapi kehilangan pekerjaan bukanlah akhir dari dunia. Mungkin semua itu tampak seperti malapetaka, namun jangan panik karena Anda dapat melewati ini dan mencari pekerjaan lain. Percaya, dan itu akan terjadi!

Cobalah untuk melihat dengan cara seperti ini, kehilangan pekerjaan mungkin adalah sebuah berkah tersembunyi. Hal ini benar-benar dapat berubah menjadi kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik atau memulai karir baru.

2. Jangan Membuat Keputusan Keuangan Terburu-buru

pekerja lepas freelancer

Kami mengerti bahwa keadaan seperti ini adalah keadaan yang sangat menegangkan tetapi Anda jangan membuat keputusan keuangan terburu-buru.

Sebab itu dapat berakhir dengan biaya yang lebih besar pada jangka panjang. Sebelum Anda panik lihat adakah cara lain untuk mengerahkan segala upaya untuk mendapatkan uang tunai.

Contohnya seperti menjual barang-barang berharga yang kecil-kecil, melakukan kerja paruh waktu . Mungkin yang terburuk, mengambil pinjaman kecil dari keluarga Anda.

3. Mempertimbangkan BPJS Ketenagakerjaan

jaminan pensiun

Sebagai karyawan kita dapat tenang dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan. Pasalnya karyawan yang terdaftar sebagai peserta BPJS memiliki dana jaminan hari tua. Jaminan Hari Tua (JHT) dari BPJS Ketenagakerjaan memungkinkan Anda untuk mencairkan dana yang dapat membantu untuk memenuhi kebutuhan sampai mendapatkan pekerjaan baru.

Memang tidaklah bijaksana menggunakan JHT, tetapi mau tidak mau pengurangan kecil lebih baik daripada melakukan sesuatu yang lebih gegabah dalam kesulitan keuangan Anda.

Saat ini pemerintah menetapkan bagi karyawan yang di PHK dapat mencairkan JHT tanpa perlu menunggu selama 5 tahun. Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Elvyn G Masassya mengatakan “pekerja yang di-PHK dan berhenti bekerja akan mendapatkan JHT secara penuh, sama dengan pekerja yang pensiun, tanpa perlu menunggu selama lima tahun, melainkan hanya satu bulan”.

4. Buat Anggaran Darurat

anggaran darurat

Mengatur keuangan Anda adalah cara terbaik, buatlah anggaran darurat dan daftar semua biaya ke dalam urutan prioritas. Batasi pengeluaran yang tidak diperlukan sebab itu dapat mengurangi beban pengeluaran Anda.

Jangan lupa untuk menyertakan biaya lain yang akan diperlukan selama Anda mencari pekerjaan baru. Rencana anggaran ini juga akan membantu Anda melihat di mana bantuan darurat seperti tabungan, penarikan JHT, kartu kredit atau KTA dapat berguna.

5. Mencari Kerja Paruh Waktu

kerja paruh waktu

Pekerjaan yang sempurna tidak selalu diwajibkan untuk bekerja di suatu perusahaan. Anda tetap bisa bertahan dengan mengandalkan kemampuan yang dimiliki. Contohnya, Anda bisa mencoba bekerja paruh waktu.

Untuk sementara waktu Anda dapat mengandalkan penghasilan dari bekerja paruh waktu, mengandalkan keahlian agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kehilangan pekerjaan memang bukan hal yang mudah untuk ditangani, terutama ketika Anda tidak siap secara finansial. Tetapi Anda tidak benar-benar tak berdaya! Mengambil nafas, ikuti tips ini dan sebelum Anda tahu itu, Anda akan memulai pekerjaan baru!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama