Dubber Profesi Sampingan yang Menjanjikan

Jika sering menonton film kartun ataupun telenovela pasti sudah sering mendengar istilah dubber, kira-kira berapa yah penghasilan seorang dubber di Indonesia?

dubber profesi yang menjanjikan

Pencinta film kartu import, telenovela, drama seri Korea pastinya sudah tidak asing dengan profesi dubber. Merekalah yang menggisi suara para karakter-karakter yang terdapat dalam film kartu import, telenovela, ataupun serial drama. Dengan bantuan seorang dubber film-film impor tentunya bisa lebih dinikmati oleh Anda.

Anda tidak perlu repot melihat teks terjemahan untuk memahami jalan cerita dan bisa secara langsung memusatkan perhatian pada jalan cerita karena sudah di terjemahkan oleh seorang dubber dalam bentuk suara. Pekerjaan sebagai seorang dubber memang terkesan mudah tetapi kenyataannya tidak semua orang bisa dengan mudah menjadi seorang dubber.

Syarat Menjadi Seorang Dubber

Syarat menjadi dubber sukses

Dibutuhkan suara berkarakter untuk bisa melakoni profesi ini. Banyak dubber yang kita kenal dan melekat karakter yang dia perankan. Contohnya sebut saja nama seperti Ony Syahrial yang mengisi serial kartun Crayon Shincan.

Kuncinya bagaimana kemampuan Anda dalam membaca naskah, bagaimana memperhatikan intonasinya, irama dan emosi kata-kata itu sendiri. Profesi ini sangat dibutuhkan banyak perusahaan yang bergerak di bidang industri perfilman maupun periklanan. 

Profesi dubber bisa digeluti secara paruh waktu dan uang yang dihasilkan pun cukup menjanjikan. Menurut dailyfinance.com, profesional yang melakukan sulih suara pada televisi, radio atau film bisa mendapatkan US$300 hanya dalam lima menit pekerjaan selesai.

Rata-rata penghasilan US$50 ribu sampai US$80 ribu atau sekitar Rp835 juta setiap tahunnya. Bagaimana dengan di Indonesia?

Profesi Dubber di Indonesia

Dubber penghasilan rendah

Profesi dubber di Indonesia bukanlah profesi baru, sudah dikenal sejak tahun 90-an ketika industri pertelevisian tanah air dibanjiri oleh film produksi luar negeri seperti telenovela, kartun, dokumenter, dsb. Saat ini pun semakin banyak orang yang menggeluti dunia dubbing atau sulih suara ini, sampai artis Indonesia mulai merambah profesi ini.

Lalu apakah profesi dubber cukup menjanjikan? Sejak tahun 1997, pekerjaan dubbing film di Indonesia dianggap sebagai pekerja honorer oleh Menteri Penerangan, R Hartono. Mereka biasa dibayar per satu judul film ataupun perhari.

Berapa Penghasilannya?

KTA Penghasilan Rendah

Besarnya honor seorang dubber memang berbeda-beda, penghasilan seorang dubber tergantung pada banyaknya naskah dan karakter yang diperankan. Selain itu semakin senior seorang dubber akan menentukan ‘harga’ jual suara mereka. Tinggi rendahnya bayaran juga tergantung pada tokoh yang diperankan, biasanya bayaran untuk pengisi suara pemain utama berbeda dengan pemain pendukung.

Jenis film pun menentukan besarnya honor yang didapat, bayaran paling besar adalah untuk film india, Film telenovela dan box office bisa mencapai Rp400 - Rp600 ribu per satu judul film. Sedangkan untuk film kartu paling kecil honor yang didapat. Seorang dubber dalam 1 hari bisa mengisi suara antara tiga sampai lima film.

Berbeda lagi jika sudah masuk ranah komersil seperti iklan dan voice over. Nilai nominalnya bahkan bisa mencapai ratusan juta Rupiah karena suara si dubber diputar-putar terus dalam jangka waktu tertentu. Untuk keperluan komersial atau iklan biasanya honor yang didapat berkali-kali lipat, untuk trailer movie bisa mencapai Rp10 juta, iklan dalam jangka panjang bisa mencapai Rp75 juta hingga Rp100 juta.

Jika Anda ingin menjadi seorang dubber saat ini ada banyak tempat pelatihan yang dapat mengasah kemampuan Anda. Profesi ini bisa menjadi pekerjaan sampingan yang menjanjikan.

Baca juga : 5 Jenis Pekerjaan Dari Rumah Yang Menghasilkan Uang

(Source Image 1)

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama