Banyak Fresh Graduate Lama Menganggur? Ini Penyebabnya

Sudah lulus kuliah tapi masing nganggur juga? Waduh! Tenang saja, itu sudah biasa terjadi kepada fresh graduate. Dengan status yang masih minim pengalaman, mencari kerja tentu bukanlah perkara mudah bagi mereka.

“Sudah lulus ya, kerja di mana sekarang ?” Pertanyaan ini mungkin akan sering terdengar bagi siapapun yang berstatus fresh graduate dari perguruan tinggi. Namun, siapkah menjawabnya kalau ternyata Anda masih menganggur ? Nah loh !

Memang, bagi para mahasiswa baru lulus ini, mencari pekerjaan mungkin bukanlah masalah mudah. Mereka sering kalah bersaing dengan para karyawan lain yang tentunya lebih berpengalaman. Jangankan masuk perusahaan besar yang sudah terkenal, diterima di kantor yang masih belum gede-gede amat juga susah.

Kalau bisa mencari permasalahan lain, sebenarnya jawaban atas sulitnya para lulusan baru bukan hanya mengenai pengalaman saja. Menurut Careerealism, ada beberapa penyebab mengapa mereka sering menganggur dalam waktu yang tidak sebentar. Apa saja ? Ini ulasannya.

1. Tidak ada link

Di masa sekarang, memiliki kemampuan unggul untuk mendukung Anda mencari kerja ternyata tidak cukup loh. Mengapa ? Karena hampir semua lowongan selalu bisa ditemukan melalui jaringan. Jadi, semakin luas link yang dimiliki, tentu kesempatan untuk lepas dari status pengangguran juga semakin besar.

Contohnya, jangan cuma mencari lowongan dari internet, koran, dan media lain. Cobalah tanya dengan orang terdekat, seperti teman, senior di kampus, atau keluarga apakah kantor mereka membuka kesempatan masuk bagi calon karyawan baru. Justru dari sumber itulah para lulusan baru bisa mendapat pekerjaan.

Banyak fresh graduate yang lama menganggur

2. Melamar untuk pekerjaan berat

Maksudnya adalah, Anda mengajukan aplikasi lamaran yang justru diberikan pada para karyawan yang memiliki jam terbang di atas 5 tahun. Tidak mungkin kan perusahaan memberikan posisi penting pada anak kemarin sore kecuali orang tuanya adalah sang pemilik. Hehehe.

Di samping itu, taruhlah gaji dengan jumlah yang rasional. Ingat, mana ada pihak yang mau memberi bayaran besar kepada para fresh graduate, kecuali perusahaan tersebut sudah established. Karena itu, ketika memulai langkah awal dengan status sebagai pegawai, gunakan masa tersebut untuk emnambah pengalaman, seiring dengan waktu, salary juga akan naik kok.

3. Terlalu sering coba-coba

Jangan buang waktu dengan melamar pekerjaan yang tidak sesuai dengan kualifikasi Anda. Karena setiap perusahaan juga tidak akan mau melihat orang tidak kompeten di tempat mereka.

Contohnya, bila Anda lulusan kehumasan, akan lebih sulit bila mencari pekerjaan di bidang ekonomi seperti di bank, kecuali mereka menerima posisi sesuai dengan jurusan ketika kuliah. Jadi, jangan asal melamar ya, sesuaikan dengan kualifikasi diri sendiri.

4. Menggunakan referensi anggota keluarga

Mengira kalau memiliki orang terdekat apalagi anggota keluarga di suatu perusahaan bisa memudahkan Anda untuk masuk ke sana? Salah besar. Sebagai gantinya, cobalah untuk menaruh nama supervisor saat magang atau koordinator saat menjadi karyawan paruh waktu. Namun, minta izin mereka dulu yaa. Karena urusannya sudah bukan antar personal lagi, melainkan profesional antar perusahaan.

5. Merusak citra diri sendiri di CV

Maksudnya bukan merobek-robek kertas CV loh, melainkan menghancurkannya dengan cara tidak menaruh pengalaman magang. Seorang HRD, pasti ingin melihat seberapa pantas seorang pencari kerja untuk bisa diterima di posisi yang dibutuhkan perusahaannya.

Selain itu, jangan rusak CV dengan kelakuan buruk di media sosial seperti dengan menghina kantor lama karena pernah dikecewakan atau lainnya. Karena HRD mungkin juga akan memburu kita lewat dunia maya.

Nah, setelah tahu beberapa penyebab mengapa kalian para fresh graduate banyak yang menganggur. Mulailah untuk memperbaiki citra dengan tidak melakukan hal-hal di atas. Lalu, bagi yang baru mulai melamar dan tidak memiliki pengalaman, tidak usah khawatir dan berkecil hati. Kesempatan tetap terbuka lebar kok.

Menurut Brandon Labman, pendiri dari Responsible Outgoing College Students (ROCS) ada banyak faktor yang membuat para lulusan baru mampu mengalahkan pegawai yang lebih senior. Salah satunya adalah energi yang masih fresh dan antusiasme yang tinggi.

Nah, untuk memanfaatkan kelebihan tersebut, yuk jangan tidur terus, mulai melamar kerja dan laksanakan beberapa tips berikut ini. Siapa tahu bisa membantu.

1. Ajukan pertanyaan

Bila ternyata dipanggil oleh untuk melakukan wawancara atau proses interview. Siapkan beberapa pertanyaan yang nantinya dapat diberikan kepada HRD, calon atasan (user) yah.

Mengapa? Terkadang bila Anda mau bertanya mengenai beberapa hal yang berhubungan dengan perusahaan, itu menunjukkan minat yang cukup besar untuk bekerja di tempat tersebut.

2. Lakukan riset

Sebelum melamar pekerjaan, sebaiknya lakukan riset terlebih dahulu mengenai jenis tugas yang diinginkan atau perusahaan mana saja yang menyediakan posisi yang sesuai dengan kualifikasi Anda. Hal ini diperlukan agar ketika ditanya oleh pihak HRD, kita sudah memiliki gambaran tugas yang mungkin dimiliki nantinya.

Bila benar-benar dipanggil untuk interview, tambah lagi wawasan dengan mencari tahu seputar informasi calon kantor nanti. Selain meyakinkan apakah sudah cocok dengan perusahaan tersebut atau tidak, pengetahuan lebih mengenai badan usaha yang dilamar juga akan memberikan nilai plus.

3. Sampaikan rasa terima kasih

Simpel namun sering dilupakan. Ya, ucapan terima kasih pada saat setelah proses wawancara terkadang bisa membuat kesan bagus. Sebab HRD terkadang juga melihat sikap kita ketika di-interview oleh dia.

Karena itu, bila terbiasa menyebut kalimat tersebut, yuk mulai dipraktekan. Efek ke depannya dijamin baik kok.

4. Semangatlah !

Sudah menaruh aplikasi di sana sini tapi tidak ada yang memanggil, terkadang membuat seorang fresh graduate merasa frustasi. Namun, hal tersebut jangan sampai terjadi ya.

Apalagi bila ada perusahaan yang memanggil, tunjukkan spirit Anda sebagai orang yang memiliki motivasi tinggi.

5. Jangan terlalu ambisius

Ketika melamar pekerjaan, Anda memang harus memiliki motivasi dan ambisi untuk bisa mewujudkan niat. Namun, jangan sampai keterlaluan. Kenapa? Tujuannya agar tidak menimbulkan harapan terlalu tinggi pada hal tersebut.

Bila kembali menemui kegagalan, siapkan kembali mental agar bisa bangkit untuk mencari pekerjaan selanjutnya.

Sebagian besar perusahaan merekrut karyawannya dengan melihat potensi yang dimiliki oleh mereka. Karena itulah, tunjukkan niat dan keinginan kuat ketika melamar kerja. Memang, sebagai seorang lulusan baru, tentu belum memiliki pengalaman mumpuni, namun seiring dengan bertambahnya jam terbang tentu kemampuan juga ikut meningkat.

Kesuksesan tidak secara instan, apalagi bagi fresh graduate, butuh perjuangan dan kerja ekstra keras untuk bisa mencapai keberhasilan. Buktikan kalau 5 sampai 10 tahun ke depan Anda akan menjadi orang sukses!

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama