5 Pekerjaan yang Seharusnya Bergaji Besar

Pekerjaan yang dilakukan dengan gaji yang didapat tidak sebanding, lima pekerjaan berikut ini dinilai memiliki gaji paling rendah jika dibandingkan negara lain.

income per kapita

Di Indonesia ada beberapa profesi yang memiliki gaji kecil tetapi tidak sebanding dengan pekerjaan yang dilakukan. Padahal profesi-profesi ini biasanya bergaji tinggi atau besar di negara lain lho. Kelima profesi ini biasanya memberikan manfaat bagi banyak orang tetapi tidak sebanding dengan gaji yang didapat.

Dengan tuntutan dan tanggung jawab yang bisa dibilang cukup berat, namun gaji yang mereka dapatkan bisa dikatakan rendah. Lima pekerjaan ini di Indonesia, bisa dibilang kurang dihargai dengan layak. Nah, berikut ini adalah lima pekerjaan tersebut:

1. Dokter

doctor

Di negara maju seperti Amerika Serikat, menjadi dokter bukan hanya kebanggaan tapi juga profesi yang menjanjikan. Gaji rata-rata dokter di Indonesia masih tergolong rendah yaitu Rp 58 juta per tahun. Bila dihitung-hitung, gaji dokter per bulan hanya Rp 4,8 juta.

Angka tersebut tidak sebanding bila melihat sekolah kedokteran yang begitu mahal dan sistem kerja mereka yang menolong setiap orang. Namun, ada beberapa dokter swasta memiliki pengasilan yang lebih menjanjikan jika dibandingkan dengan dokter-dokter yang bekerja di rumah sakit pemerintah.

Maka dari itu kebanyakan dokter–dokter pemerintahan juga memiliki praktek di rumah sakit swasta. Ataupun ada juga yang memilih untuk kerja di luar negeri. Namun pada tahun 2015 kemarin angin segar berhembus bagi para dokter di Indonesia.

Ikatan Dokter Indonesia mengusulkan agar para dokter dan tenaga kesehatan lainnya yang melayani Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) diberi gaji yang cukup fantastis, yaitu sebesar Rp 15-17 juta/bulan.

2. Guru

teacher

Selain dokter, guru juga merupakan pekerjaan yang mulia. Profesi guru sangatlah vital, kenapa? Karena di tangan merekalah generasi muda yang cerdas dapat tercipta. Tetapi sangat disayangkan kalau profesi ini masih kurang dihargai di tanah air.

Berbeda dengan negara-negara lain. Indonesia sendiri menempati posisi paling buncit dengan gaji guru rata-rata hanya US$ 2.830 atau sekitar Rp 34,4 juta per tahun. Misalnya saja untuk wilayah DKI Jakarta, guru dengan status PNS yang telah memiliki masa kerja diatas 2 tahun bisa memperoleh gaji Rp 6 juta per bulan.

Tetapi lain halnya dengan guru di daerah terpencil atau guru honorer sudah sangat beruntung jika bisa memperoleh gaji sebesar Rp 2 juta per bulan. Jika dibandingkan dengan negara-negara lain kesejahteraaan guru sangat jauh berbeda, untuk itu mengapa profesi ini kurang peminat.

3. Wartawan

reporter journalist

Jam kerja yang tidak menentu tidak sebanding dengan pemasukan yang diterima oleh seorang wartawan. Bukan rahasia lagi bahwa sejumlah wartawan lokal menerima gaji tidak sesuai dengan seberapa banyak tenaga yang mereka keluarkan.

Pada tahun 2013 saja upah wartawan di Indonesia tergolong paling rendah dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Khusus untuk wartawan pemula gajinya saja hanya sekitar Rp 2 juta per bulan dengan jam kerja yang tidak fleksibel.

Tahun 2015, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta kini berusaha untuk menetapkan standar gaji reporter sebesar Rp 5.7 juta/bulan. Kabar baik ini dapat membuat hidup wartawan menjadi lebih baik lagi karena gaji mereka sudah diatas UMR.

4. Hakim

judge

Hakim adalah profesi yang paling rentan dengan kasus suap, pasalnya standar gaji hakim di Indonesia masih tergolong rendah. Padahal tugas yang diemban pun cukup penting bagi negara. Gaji pokok seorang hakim agung di Indonesia yang hanya sebesar Rp10-15 juta/bulan.

Angka tersebut masih tergolong rendah jika dibandingkan negara lain. Di negara-negara seperti AS, Jepang dan Singapura, hakim betul-betul diperlakukan seperti "Yang Mulia". Jaminan finansial hakim bahkan dijamin konstitusi‎. Jumlah gaji mereka mencapai miliaran rupiah per tahun (jika dirupiahkan). ‎

5. Perawat

nurse

Tidak hanya dokter yang bergaji kecil tetapi tenaga perawat pun memiliki nasib yang sama. Pengahasilan yang didapat tidak sebanding dengan pekerjaan yang dilakukan, tenaga dan jam kerja yang lebih banyak dari profesi lainnya.

Di daerah terpencil, bahkan gaji perawat ada yang hanya sebesar Rp 600,000/bulan. Yang lebih parah lagi ada juga yang tidak diberi gaji, dengan alasan atas dasar pengabdian kepada masyarakat. Sehingga kebanyakan perawat memilih bekerja di luar negeri.

Gaji perawat Indonesia yang bekerja di luar negeri bisa mencapai Rp 60 juta per bulan. di Kuwait perawat Indonesia yang berjumlah 700-an gajinya berkisar Rp 20 juta- Rp 22 juta dengan biaya hidup ditanggung.

Baca juga: 10 Profesi Bergaji Murah di Indonesia, Tapi Mahal di Luar Negeri

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama