Tergiur Bisnis Waralaba yang Menguntungkan

Ada beberapa alasan bisnis waralaba begitu menguntungkan. Faktor utama, modal yang dibutuhkan juga tak terlalu besar, bahkan sangat terjangkau. Namun, ada prinsip yang harus diperhatikan dalam memilih bisnis waralaba.

  1. Waralaba bisnis baru yang menguntungkan
  2. Grafik pertumbuhan waralaba
  3. Hal penting dalam memulai waralaba

Dalam beberapa tahun terakhir bisnis waralaba di Indonesia berkembang pesat. Sistem bisnis ini begitu digandrungi berbagai kalangan, mulai dari masyarakat bawah hingga masyarakat kelas atas. Jika dilihat dari sejarah, ini diawali dari salah satu restoran cepat saji dari Negeri Paman Sam, yang kemudian merambah Indonesia pada akhir tahun 90-an. Kini di tahun 2014, kemajuan bisnis waralaba turut mempengaruhi bisnis serupa di Indonesia yang kian hari makin menjamur.

Ada beberapa alasan bisnis ini begitu menguntungkan. Mengapa? Pertama, modal yang dibutuhkan juga tak terlalu besar dan sangat terjangkau. Bahkan, dengan modal lima juta rupiah pun Anda sudah bisa memiliki sebuah bisnis bersistem waralaba.

Tetapi sebelum memutuskan jenis waralaba apa yang tepat, ada baiknya Anda pertimbangkan hal berikut ini.

- Jenis usaha

Berbagai tawaran waralaba bakal Anda temukan di luar. Tidak percaya? Sambangi saja pameran waralaba yang belakangan banyak digelar. Ada banyak alasan untuk Anda memilih waralaba, mulai dari produk yang Anda sukai, sistem kerja sama yang menyenangkan, hingga sistem waralaba yang memiliki prospek keuntungan besar. Apa pun jenis yang Anda pilih, lakukan perhitungan matang.

- Hak cipta

Ini merupakan salah satu elemen penting. Tanyakan kepada pemilik waralaba, apakah produk yang mereka miliki sudah memiliki hak cipta atau belum. Jangan sampai Anda memiliki masalah ketika menjalankan bisnis itu karena pemasalahan hak cipta. Tidak dipungkiri, investasi pun bisa ikut terganggu.

- Fasilitas

Sebagai orang yang menerima waralaba (Indonesia–terwaralaba, Inggris–franchisee), Anda berhak menerima berbagai fasilitas dari pemberi waralaba (Indonesia–pewaralaba, Inggris–franchisor). Mulai dari pelatihan manajemen, alur logistik, sistem penyimpanan, teknis produksi, hingga strategi pemasaran.

- Perjanjian

Umumnya waralaba memiliki perjanjian standar. Kalau Anda merasa tidak nyaman, berikan draf perjanjian tersebut ke kuasa hukum Anda untuk dipelajari. Intinya, isi perjanjian tersebut harus masuk akal, tidak berat sebelah, dan baik bagi para pihak. Pelajari pula klausul tentang penghentian kerja sama sebelum dan sewaktu kontrak berakhir, serta soal perpanjangan masa kerja sama.

Setelah mendapatkan penjelasan diatas, apakah Anda sekarang sudah mantap untuk berwiraswasta? Bila membutuhkan pinjaman pribadi, jangan sungkan untuk bertanya kepada kami. Dan untuk mendapatkan pinjaman dengan bunga menarik, serta persetujuan cepat, Anda dapat menghubungi SMS Finance Sobat.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama