Masa Sih, Anak Petani Miskin Bisa Jadi Miliarder?

Amerika memang dirundung krisis. Tapi, tahu tidak, ada anak petani miskin di sana yang ternyata berhasil menjadi miliarder. Ingin tahu siapa?

Sejak krisis di Amerika dimulai pada 2008, tingkat pengangguran semakin meningkat. Sebelum krisis di tahun 2008, pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat stabil. Itu memberi dampak positif, dengan tingkat pengangguran dan inflasi di Amerika Serikat rendah. Pada awal tahun 2007, tingkat pengangguran di Amerika Serikat sebesar 4,4 persen dengan tingkat inflasi 2,1 persen. Namun ketika masuk krisis di 2008, berdasar data International Financial Statistics IMF, tingkat pengangguran di Amerika mencapai angka 6,8 persen dan tingkat inflasi mencapai angka 5,6 persen. Namun, perekonomian Amerika masih akan menunjukkan tanda-tanda membaik. Membaiknya perekonomian Amerika Serikat salah satunya ditandai dengan pemangkasan paket stimulus moneter Amerika Serikat sebesar 10 miliar dollar AS, menjadi 65 miliar dollar AS.

Membaiknya perekonomian Amerika, juga ditandai dengan lahirnya miliarder baru. Harry Stine contohnya. Ia adalah seorang bapak yang lahir dari keluarga petani miskin. Menurut laman Forbes, Harry Stine mengumpulkan kekayaannya dengan merevolusi industri pertanian. Revolusi industri pertanian yang dia rintis, mengantar sang bapak menjadi pemilik perusahaan penyedia bibit unggul pertanian terbesar di dunia, Stine Seed. Perusahaan ini telah mengembangkan bibit-bibit unggul produk pertanian yang paling dibutuhkan di dunia.

Saat ini, sang pemilik perusahaan masih terus melakukan penelitian untuk menghasilkan bibit unggul tanaman pertanian. Salah satu produk bibit unggul yang ia hasilkan adalah bibit jagung yang bisa membantu petani melipatgandakan hasil panennya. Selain itu, ia juga mengembangkan bibit kedelai yang bisa menghasilkan tanama kedelai lebih panjang dari kedelai biasanya.

Harry Stine dibesarkan dalam kemiskinan di sebuah ladang pertanian, yang kini juga tempat yang sama ia tinggal. Bedanya, ia sekarang menjadi bos dari kerajaan bisnis yang ia bangun sendiri. Jiwa kewirausahaan dankeinginan menghasilkan produk yang inovatif membuat ia menjadi miliarder dunia di bidang pertanian.

Karena sering menjadi pembicara di berbagai forum bisnis dan diskusi, ia berbagi apa saja yang menjadi modal utama calon pewirausaha/pengusaha.

Stine mendapat gelar diploma di bidang seni

Sang bapak pemilik Stine Seed ini menamatkan studi di McPherson College, sekolah seni yang tidak terlalu terpandang di kotanya di Kansas. Disiplin ilmu yang ia dapatkan tidak ia gunakan selama dia berkutat di bisnis pertanian. Tapi, beberapa pelatihan yang ia ikuti sangat bermanfaat bagi perkembangan bisnisnya. Contoh pelatihan itu adalah pelatihan terkait hukum bisnis. Harry Stine adalah orang pertama di bisnis pertanian yang mematenkan temuan bibit unggulnya.

Memiliki jiwa pengusaha

Bagi Stein, meneliti untuk menemukan bibit unggul membuat dirinya menyadari satu hal, yakni jika seseorang berhasil menjadi seorang pengusaha, ia pertama-tama harus memiliki hasrat (passion) atau kecenderungan di bidang itu. Keyakinan untuk menjadi pengusaha itu murni muncul dari dalam dirinya. Tapi, bukan berarti jiwa pengusaha (entrepreneurshipship) hanya berlaku bagi orang-orang yang dari lahirnya sudah begitu. Kewirausahaan bisa dilatih. Bahkan, bisa ditularkan. Coba baca tentang kewirausahaan lainnya di sini.

Mampu beradaptasi

Menurut Stine, setiap industri berubah. Dan karena itu pun, setiap industri mengalami perubahan. Seorang pengusaha harus mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut, dan bergerak terus maju. Jika tidak, disarankan pengusaha tersebut keluar dari apa yang sudah ditekuninya selama ini.

Bapak ini mengaku terus meneliti bibit yang telah ia temukan, terus berinovasi, dan meningkatkan jaringan ritel pemasaran yang telah ia bangun. Ia juga membangun laboratorium bioteknologi yang sangat kompetitif.

Jangan membuat alasan

Pada masa mudanya, Stine harus berjuang matia-matian agar bisa sekolah. Kenapa? Itu harus ia lakukan karena ia menderita autis. Pada 1940-an, Stine didiagnosa menderita high-fuctioning autism. Namun, ia tidak pernah merasa kasihan pada dirinya sendiri akibat autisme itu. Kekurangan yang ada padanya tidak pernah ia gunakan sebagai alasan untuk dirinya tidak ambisius. Maka, ia maju terus apa pun kesulitannya.

Cintai apa yang dikerjakan

Setiap hari, Stine selalu tiba di kantor pukul 06.15 pagi. Tujuh hari dalam sepekan. Ia sendiri tidak pernah absen datang ke kantor. Di kantor, ia selalu bekerja selama berjam-jam. Apa hasilnya? Bibit unggul yang ditemukannya mendominasi industri pertanian. Perusahaannya mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan besar sejenis lainnya, seperti Monsanto MON, Syngenta, dan DuPont.

Keterampilan melakukan negosiasi

Menurut dia, hal keterampilan bernegosiasi menjadi salah satu kunci sukses seorang pengusaha. Seorang pewirausaha harus mampu mengendalikan emosinya saat melakukan kesepatakan. Harry Stine juga mengatakan, jika seseorang sangat membutuhkan suatu hal, biasanya akan sulit mengendalikan emosinya. Menurut dia, dalam bernegosiasi, sangat penting untuk tidak peduli, sehingga Anda mampu mengendalikan sikap dan emosi dalam mengambil keputusan.

kutipan Harry Stine

Memperlakukan karyawan dengan baik

Harry Stine tidak ragu-ragu memberikan hadiah kepada karyawannya. Sekadar info, Stine memberikan bonus tahunan dengan nilai mencapai 1.000 dollar AS kepada setiap karyawannya yang loyal bekerja bersama dia bertahun-tahun. Pada musim Natal 2013 lalu, Stine memberikan tambahan gaji 1 dollar AS per jam, kepada setiap karyawannya. 

Kepada Forbes, ia hanya berkata, “We don’t do things like that to be nice, we do it because it’s good business. I just know as a company it’s better for us to have our people feeling good.” Asyik ya bekerja di perusahaannya.

Nah bagi Anda yang merasa dirundung krisis keuangan, jangan pernah kalah. Di masa krisis pasti ada solusi. Tangguhlah di setiap kondisi. Ketika krisis berlalu, kondisi keuangan juga pasti akan membaik. Dan ketika usaha/bisnis Anda semakin membaik, jangan lupa perhatikan karyawan yang selalu loyal pada Anda.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama