Depok Dikepung Apartemen Baru dan Murah!

Sejumlah apartemen baru tengah dibangun di Depok dengan beragam konsep dan tema. Inilah sunrise properti 2017 yang kian diburu.

Ingin membeli rumah atau unit apartemen? Mengapa tak melirik kawasan Depok. Sebagai kota penyangga Ibu Kota, Depok berkembang jadi sebuah kota dengan infrastrukur yang lengkap.

Tak heran, bila kawasan sub-urban yang menyimpan kantong-kantong pemukiman strategis para pekerja di Jakarta tersebut menjadi incaran investasi dan bisnis properti.

Perkembangan pembangunan properti yang pesat, membuat kota dengan 11 Kecamatan dan 63 Kelurahan ini cukup diperhitungkan.

Yang menarik lagi, Depok dikelilingi banyak universitas terkenal. Mulai dari Universitas Indonesia, Institut Ilmu Sosial Ilmu Politik (IISIP), Universitas Gunadarma, dan Universitas Pancasila.

Ini pula yang menyebabkan Depok kian menarik minat banyak orang untuk memiliki hunian sebagai tempat tinggal maupun investasi.

Direktur Utama PT PP Properti Tbk Taufik Hidayat menyebutkawasan Depok sangat menjanjikan. Apalagi, sebagai satu wilayah yang perbatasan langsung dengan Jakarta Selatan, Depok turut kecipratan hoki dari banyaknya pergerakan menuju ibu kota.

Depok pun menjadi wilayah yang sangat potensial bagi pembangunan properti. Prospek tersebut juga dibuktikan dengan terus meningkatnya harga rumah di kawasan Depok hingga 20%.

Harga tersebut semakin melambung tinggi setelah hadirnya pembangunan Tol JOR 2 yang menghubungkan Jalan Raya Bogor – Margonda.

Apartemen Peduli Pencegahan Narkoba

Siapa sajakah para pengembang yang menjadikan Depok sebagai ladang proyeknya? Salah satunya, PT PP Properti.

PP menyiapkan proyek premium student apartment dengan nama Evencio Margonda di Margonda, Depok. Apartemen ini khusus membidik segmen mahasiswa, keluarga mahasiswa dan investor.

PP menyiapkan investasi sekitar Rp600 miliar untuk pembangunan dua menara Evencio yang masing-masing terdiri dari 580 unit. Evencio berdiri di atas lahan seluas 5.500 meter persegi dengan tinggi 38 lantai.

Periode pertama peluncurannya pada Agustus 2016 lalu, harga unitnya hanya Rp14.5 juta per meter persegi. Kini, pada fase empat, harga Evencio sudah menyentuh Rp18 juta per m2. Penjualan Evencio sudah mencapai 70% dari total 550 unit yang ditawarkan pada menara pertama.

Yang menarik apartemen tersebut membawa konsep peduli pencegahan terhadap narkoba. Nantinya, di apartemen tersebut telah disiapkan sistem keamanan terpadu.

Personel keamanan dilatih agar mampu mendeteksi pengguna dan pengedar narkoba yang menyusupkan narkoba ke dalam apartemen.

CCTV juga akan dipasang di setiap lorong, area publik, pintu keluar masuk penghuni dan pengunjung, sehingga para penghuni dan pengunjung yang datang dapat terdeteksi.

Selain itu, apartemen ini dilengkapi dengan fasilitas free wifi, gym di dalam dan luar ruangan, infinity pool, halaman hijau, ruang belajar, ruang rapat, kafe, studio musik, dan aula serbaguna.

Apartemen Khusus Wanita

Sementara itu, PT Graha Loka Pangestu (GLP) juga membawa konsep unik dalam membangun apartemennya. GLP membangun Apartemen Adhigrya Pangestu atau Female Apartment. Inilah hunian vertikal pertama di tanah air yang akan dihuni khusus oleh para wanita.

Para pria harus bersiap gigit jari, karena tak boleh masuk, apalagi tinggal di apartemen itu. Bagi para pria yang berkunjung disediakan ruang pertemuan khusus. Sementara bila ingin menginap, dapat menggunakan guest house.

Menurut Direktur Komersial PT GLP, M. Ghaffani, alasan dibangunnya apartemen wanita ini adalah karena ada kekhawatiran dari orang tua mahasiswi terhadap tingkat kriminalitas di Depok yang cukup tinggi, terutama kejahatan terhadap wanita.

Para orang tua ini menuntut adanya apartemen yang aman bagi wanita. Kebutuhan ini yang dipenuhi oleh GLP.

Female Apartment dibangun di atas lahan 2.112 meter persegi di Jalan Margonda Raya. Bangunan apartemennya hanya satu tower, tetapi meliputi 21 lantai dengan 551 unit dan difasilitasi ruang pertemuan, sky lounge, guest house, dan satu lantai penthouse.

Menurut Direktur Komersial PT GLP, M. Ghaffani, apartemen ini dipasarkan dengan harga mulai Rp500 juta atau Rp 21.5 juta per meter persegi. Saat ini sudah terjual 40%.

Apartemen Ramah Lingkungan

PT Agung Multi Berjaya (AMB) sejak Mei 2016 lalu sudah membangun apartemen premium di Margonda, Depok yakni Atlanta Residence. Proyek satu menara ini dibangun di area seluas 1 hektare dan menelan investasi senilai Rp350 miliar.

Beberapa waktu lalu, Joeneza Bachtiar, Direktur Utama PT Agung Multi Berjaya, menyebutkan jika Atlanta Residence yang dibangun setinggi 28 lantai, terdiri dari 448 unit apartemen, 112 unit kondotel, serta 48 lot untuk perkantoran sewa.

Dana untuk membangun apartemen itu sebanyak 60% bersumber dari internal perusahaan. Sedangkan 40%, sisanya berasal dari pinjaman perbankan.

Apartemen ini mengusung konsep eco-green yang membuatnya ramah lingkungan hijau. Atlanta juga menggabungkan unit hunian berkelas dengan area perkantoran.

Dipasarkan mulai dari harga Rp495,5 juta untuk tipe Suite (satu kamar tidur) hingga tipe Mansion (dua kamar tidur) seharga Rp800 juta-an. Bagaimana, tertarik? Tahan dulu, masih ada satu pilihan untuk Anda.

Sunrise Properti 2017

Tak cuma kawasan Margonda yang menjadi sasaran pengembang. Kawasan Cimanggis, Depok juga dilirik.

Agung Podomoro Land menempatkan pembangunan apartemen murah Podomoro Golf View (PGV) dengan memilih kawasan Cimanggis.

Proyek seluas 100 hektar ini diharapkan mampu mendukung pemerintah dalam menyediakan satu juta rumah bagi masyarakat. Di sini, akan berdiri 25 tower apartemen, dengan 37.000 unit hunian.

Saat ini, tahap pertama sedang dibangun 3 unit tower dengan kapasitas lebih dari 3.000 unit.

Nantinya, PGV akan dikembangkan menjadi sebuah superblok baru yang dilengkapi berbagai sarana modern meliputi mall, sport center, LRT station, hotel, rumah sakit, taman kota, pasar modern, tempat ibadah, shuttle bis, dan sarana pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi

Dalam rilisnya, Agung Wirajaya, AVP Strategic Marketing Agung Podomoro menyebut Podomoro Land menatap 2017 dengan keyakinan bahwa industri properti akan membaik. Mereka percaya, PGV bakal diserbu peminat, khususnya di segmen keluarga muda yang memerlukan kepemilikan hunian di lokasi strategis.

Buktinya, dari 3 unit tower apartemen yang sedang dibangun, yakni Tower Dahoma, Tower Balsa, dan Tower Cordia, 85% sudah ludes dibeli.

Dengan mengusung konsep Transit Oriented Development (OTD), PGV pun akan dikembangkan menjadi sunrise properti tahun 2017 di Jabodetabek. PGV menawarkan tiga tipe apartemen, yakni tipe studio seharga Rp198 juta, tipe 2 kamar seharga Rp330 juta, dan tipe 3 kamar seharga Rp470 juta.

Cara Membeli Apartemen dengan Kredit

Tertarik untuk membeli apartemen tersebut? Jika ya, Anda bisa membelinya melalui pembayaran tunai, diangsur sesuai kesepakatan dengan developer (cash bertahap), atau melalui Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

Bila membeli apartemen dengan fasilitas KPA, ada beberapa persyaratan yang perlu dipersiapkan, agar proses bisa berjalan lancar. Antara lain, KTP, NPWP, slip gaji, dan sebagainya.

Umumnya pihak pengembang sudah bekerja sama dengan perbankan. Tetapi Anda bisa memilih bank sesuai dengan kebutuhan Anda melalui situs KreditGoGo. Di sini banyak daftar bank yang menawarkan produk KPR/KPA terbaik di Indonesia, seperti dari BTN, Bank Niaga, UOB, ANZ, dan sebagainya.

Menariknya, Anda dapat mendaftar secara online di sinitanpa harus mendatangi bank-bank tersebut.

Selain itu, pilih pembayaran DP yang bisa diangsur, karena akan sangat meringankan 'cash flow'.

Biasanya developer memperhitungkan panjang angsuran DP berdasarkan progres konstruksi bangunan. Progres konstruksi 20% setara dengan nilai DP 20%. Panjang angsuran DP bervariasi, ada yang 3 kali ada pula sampai 12 kali.

Jadi, sudah putuskan pilihan apartemen untuk investasi berikutnya?

#ApartemenDepok

Baca juga:
Gaji Pas-pasan? Simak Panduan Berburu Rumah!
Properti, Investasi Prospektif Pada 2017

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama