Cara Berinvestasi Bagi Fresh Graduate yang Baru Bekerja

Selagi masih muda tidak ada salahnya untuk mulai berinvestasi sedikit demi sedikit. Inilah beberapa tips, cara berinvestasi bagi fresh graduate yang baru bekerja yang bisa Anda contoh, dan pilihan investasinya.

Bagi fresh graduate yang baru bekerja, biasanya belum memiliki bayangan mengapa harus berinvestasi.

Terkadang memang anak muda masih belum memiliki tujuan investasi pasti. Apakah untuk membeli rumah, modal nikah, atau hanya sekadar menaruh sebagian uangnya selain di bank.

Padahal dengan berinvestasi, jika kelak ada kebutuhan dana yang cukup besar dan mendadak, mereka dapat terbantu dari hasil investasi tersebut.

Investasi fresh graduate

Sebagai seorang fresh graduate, tentu penghasilan yang didapat belum berjumlah besar. Tetapi, jangan sampai gaji yang didapat tersebut hanya sekadar ‘numpang lewat’ di dompet saja.

Tentu Anda ingin memiliki rumah atau hidup sejahtera di masa tua, bukan? Oleh karena itu, selagi masih muda tidak ada salahnya jika Anda mulai berinvestasi sedikit demi sedikit.

Cara Berinvestasi Bagi Fresh Graduate yang Baru Bekerja

Untuk Anda fresh graduate yang baru bekerja, inilah beberapa tips cara berinvestasi bagi fresh graduate yang baru bekerja yang bisa Anda contoh.

1. Sisihkan Gaji Anda

Tidak perlu banyak-banyak, Anda bisa memulai menyisihkan 10% dari total penghasilan Anda setiap bulannya.

Seiring berjalannya waktu, kelak Anda bisa menambah porsi investasi Anda hingga 30% dari penghasilan jika sudah terbiasa menyisihkan uang untuk berinvestasi.

2. Tentukan Tujuan

Apa tujuan Anda berinvestasi? Untuk membeli rumah, mobil, atau modal menikah? Anda harus menentukan tujuan investasi Anda terlebih dahulu.

Dengan demikian, Anda pun akan bisa menghitung perkiraan biaya serta jangka waktu yang Anda butuhkan untuk mencapai rencana investasi Anda di masa depan.

Investasi yang aman

3. Pilih Produk Investasi yang Aman

Untuk Anda fresh graduate yang baru bekerja, produk investasi yang aman adalah investasi emas atau reksadana.

Nah, untuk investasi emas, sebaiknya pilih emas batangan karena harganya akan lebih stabil dibanding emas perhiasan.

Nilai jual emas perhiasan biasanya akan lebih rendah dari nilai belinya karena ongkos produksi emas perhiasan tidak akan dihitung saat dijual.

4. Disiplin dalam Berinvestasi

Investasi adalah program jangka panjang. Oleh karena itu, Anda harus memiliki komitmen dan disiplin untuk berinvestasi.

Jangan sampai alokasi dana yang Anda siapkan untuk investasi digunakan untuk keperluan yang lainnya.

Pilihan Investasi untuk Fresh Graduateyang Baru Bekerja

Selanjutnya, bagi Anda yang belum terbiasa berinvestasi, berikut ada beberapa pilihan investasi untuk fresh graduate yang baru bekerja yang bisa Anda coba.

1. Investasi Asuransi Kesehatan

Banyak yang mengatakan bahwa sehat itu mahal. Orang baru menyadarinya ketika sakit, mereka harus berobat ke dokter dan mengeluarkan biaya berobat maupun biaya rumah sakit yang tidak murah.

Disitu orang-orang baru akan tersadar bahwa sehat itu mahal. Lalu bagaimana bila kita mencegah kemungkinan sakit tersebut?

Kesehatan tubuh merupakan salah satu investasi Anda yang harus dijaga dengan baik. Anda harus memberinya nutrisi yang baik, merawat kebugaran dengan berolahraga, atau menjaga kesehatan dengan memberi perlindungan berupa investasi asuransi kesehatan.

Dengan mendaftarkan diri Anda pada asuransi kesehatan, maka Anda pun sudah berinvestasi untuk masa depan Anda di bidang kesehatan.

2. Investasi Tabungan Bank dan Investasi Deposito

Daftar Investasi deposito

Investasi tabungan bank adalah jenis investasi jangka pendek yang tergolong cukup mudah dalam perputaran uangnya. Semua orang bisa melakukan investasi dengan cara menabung di bank, termasuk Anda yang baru bekerja.

Sayangnya, menabung dengan cara ini memiliki bunga yang relatif kecil dibandingkan dengan pilihan jenis investasi lainnya, yaitu investasi deposito.

Berbeda dengan investasi tabungan bank, investasi deposito tidak bisa diambil sewaktu-waktu, tergantung jangka waktu pengambilan yang sudah disepakati. Namun begitu, suku bunga yang cukup besar menjadikan investasi deposito menjadi cukup diminati.

3. Investasi Emas

Investasi emas menjadi salah satu jenis investasi yang banyak dilakukan oleh masyarakat. Sebab harga emas yang cenderung stabil, bahkan naik, sehingga investasi ini banyak digemari oleh masyarakat.

Tidak hanya itu investasi emas tergolong sangat cepat dan mudah, Anda bisa memilih membeli emas dalam bentuk perhiasan atau batangan, bahkan dalam bentuk voucher emas.

Dalam kurun waktu 3 atau 5 tahun kemudian, bisa saja nilai emas yang Anda miliki lebih besar dibandingkan dengan nilai emas saat pertama kali Anda membeli. Jual beli emas juga sangat umum dan mudah dilakukan semua orang.

4. Investasi Reksadana

Cara investasi reksadana

Selanjutnya, investasi reksadana. Investasi reksadana sendiri memiliki beberapa jenis pilihan, seperti invetsasi reksadana pasar uang, reksadana obligasi, reksadana saham dan lain-lain.

Namun pilihan investasi reksadana yang cocok untuk fresh graduate yang baru bekerja adalah investasi reksadana pasar uang.

Untuk memilih investasi reksadana, ada baiknya Anda tentukan terlebih dahulu jangka waktu investasi Anda. Pasalnya, jangka waktu juga akan turut menentukan jenis reksadana yang disarankan untuk dipilih.

Merencanakan keuangan yang baik memang harus diawali sejak dini. Walaupun hanya memiliki karir fresh graduate, jangan biarkan keuangan Anda terbuang sia-sia hanya untuk gaya hidup yang lebih besar pasak daripada tiang.

Nah, setuju tidak? Yuk mulai budayakan investasi! Temukan informasi terkait investasi lainnya hanya di KreditGoGo.com.

#TipsInvestasi

Baca Juga: Beragam Keuntungan Investasi Emas yang Harus Anda Coba
Keuntungan Arisan, dari Menabung Hingga Investasi Modern

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama