Beli Emas Perhiasan, Batangan, atau Koin Ya?

Tahukah Anda kalau investasi emas terbagi menjadi 3 jenis? Masing-masing dari jenis tersebut, memiliki keunggulan dan kerugian yang berbeda-beda. Apa saja itu? Ini dia pembahasannya.

Tertarik untuk berinvestasi emas? Sudah banyak orang yang ingin melakukan itu. Karena mereka yakin logam ini merupakan sarana investasi jangka panjang.

Emas ini nantinya akan disimpan sebagai pengganti uang, namun ketika harga jualnya naik, Anda bisa menjualnya kembali untuk mendapatkan laba ataupun hanya disimpan sebagai cadangan uang.

Berbeda dengan instrument investasi lain seperti saham yang sangat berfluktuatif, harga emas cenderung stabil mengikuti perkembangan pasar.

Emas Sebagai instrumen Investasi

Di Indonesia, pergerakan harga emas sangat tergantung pada nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Harga logam ini sendiri dinyatakan dalam satuan USD, berdasarkan harga

pasaran yang ditentukan di London Metal Exchange. Jadi, bila harga mata uang dolar AS naik terhadap rupiah, maka harganya juga akan semakin meroket. Selain itu, harga emas juga tergantung pada perkembangan permintaan dan penawaran di seluruh dunia.

Terkait dengan investasi ini, tahukah Anda emas yang dijual di pasaran memiliki 3 buah bentuk, yaitu, perhiasan, batangan, dan koin? Mungkin masih belum banyak yang mengetahuinya. Dari ketiganya, rata-rata penduduk Indonesia paling banyak membeli dalam bentuk perhiasan.

Pertanyaannya, apakah ketiga bentuk tersebut memiliki keunggulan dan kekurangan yang berbeda-beda? Jelas iya. Seperti apa perbedaannya, berikut penjelasannya.

1. Perhiasan

Investasi emas dalam bentuk ini memiliki dua kelebihan, yaitu bisa disimpan untuk digunakan sebagai sarana investasi dan bisa dipakai untuk aksesoris tubuh. Khusus keunggulan yang terakhir, perhiasan digunakan untuk meningkatkan derajat atau prestise seseorang.

Dengan alasan itu, di kota seperti Jakarta, begitu banyak toko-toko yang menjual perhiasan. Sangat mudah untuk membeli bentuk emas ini, karena dijual di pusat-pusat perbelanjaan seperti pasar tradisional dan mal.

Tetapi, investasi perhiasan juga mempunyai kekurangan, yaitu mengenai harga yang lebih mahal. Karena jenis ini membutuhkan biaya pembuatan, hal inilah yang membuat harga emas perhiasan per-gram menjadi lebih mahal. Semakin rumit bentuk perhiasannya, maka harga yang dibanderol juga semakin mahal.

Selain mahal, harga emas perhiasan juga cenderung menurun, meski tidak banyak. Karena ketika dijual kembali, para pedagangnya sudah tidak memperhitungkan biaya pembuatannya lagi, melainkan hanya berdasarkan berat dan kadarnya saja.

Karena itu, bila tidak memikirkan masalah prestise, ada baiknya investasi emas perhiasan tidak dilakukan.

http://cdn2.tstatic.net/suryamalang/foto/bank/images/ilustrasi-perhiasan-emas_20150724_185214.jpg

2. Batangan

Jenis investasi emas ini dianggap mampu memberikan tingkat keuntungan dan rasa aman yang lebih baik dari perhiasan. Mengapa begitu, karena bila membeli emas batangan (bar), Anda akan mendapatkan sertifikat keaslian yang berisi informasi mengenai nomor id, berat, ukuran, dan tingkat kadarnya.

Dengan begitu, produk ini lebih terjamin. Karena itu, sudah banyak investor yang lebih memilih untuk berinvestasi emas batangan.

Namun, kekurangan emas batangan adalah tidak banyak pihak yang menjualnya. Namun, bila mau membeli produk ini, Anda bisa datang langsung ke PT. Aneka Tambang, Tbk (Antam). Sebab, umumnya, logam mulia yang diperdagangkan di Indonesia berasal dari perusahaan BUMN itu.

Di Antam, tersedia emas batangan dalam berbagai ukuran, yaitu 1, 2, 2.5, 3, 5, 10, 25, 50, 100, 250, 1000 gram dengan kadar mencapai 999,9 persen.

Emas Batangan

3. Koin

Emas dalam bentuk koin memiliki keunggulan yang berbeda, yaitu akan mempermudah perencanaan jangka panjang keluarga. Di Indonesia, investasi koin biasa dilakukan untuk mempersiapkan ibadah naik haji ke Mekah, Arab Saudi.

Lalu kekurangannya adalah, emas jenis ini juga sering digunakan sebagai koleksi barang antik. Sebab, harga koin antik harganya akan lebih tinggi dibandingkan dengan yang biasa dan baru. Karena koin baru hanya dinilai berdasarkan tingkat kemurnian dan karatnya saja.

Oleh sebab itu, jenis investasi emas ini akan sangat cocok bagi orang yang tertarik mengoleksi barang-barang antik.

Koin Emas

Apapun jenis emas yang ingin Anda beli, semuanya kembali kepada Anda. Karena setiap bentuk memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Sebagai contoh, bagi Anda laki-laki yang ingin memberi hadiah kepada istri atau pacar, maka perhiasan adalah pilihan tepat dibandingkan emas batangan yang benar-benar ditujukan sebagai alat investasi.

Namun, jika benar-benar berminat berinvestasi emas, ada baiknya Anda memahami masalah kadar kandungannya. Sebagai informasi awal, kandungan kadar emas dinilai berdasarkan standar internasional dalam satuan karat.

Sebab, kadar kandungan emas, terutama dalam bentuk perhiasan sering dicampur oleh logam lain seperti tembaga dan perak. Karena itu, sebelum membeli tanyakan dulu mengenai kadar karat dan sertifikat keasliannya ya. Jadi, selamat berinvestasi sobat.

0 komentar

Anda setuju atau tidak setuju dengan artikel ini? Ada pertanyaan? Jadilah komentator pertama